Manfaat Serai, Dari Detox Hingga Menurunkan Kolesterol

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Apa saja manfaat serai selain untuk bumbu penyedap masakan? Pada masakan khas Indonesia, serai tentunya punya posisi tersendiri di kalangan chef atau ibu-ibu rumah tangga. Selain menambah wangi, menambah cita rasa, rasanya kurang lengkap jika sejumlah makanan atau minuman hangat dihidangkan tanpa serai. Serai pada dasarnya mempunyai manfaat kesehatan selain untuk masakan. Lebih lanjutnya silakan simak penjelasan di bawah ini.

Apa saja kandungan gizi dan manfaat serai untuk tubuh?

Serai sebetulnya memiliki sumber-sumber vitamin dan gizi seperti vitamin A dan C, asam folat, magnesium, zat besi, kalium, fosfor, dan kalsium. Tidak hanya vitamin dan energi saja, serai juga memiliki sifat antibakterial yang menguntungkan, antara lain analgesik, anti-inflamasi, antidepresan, antipiretik, antiseptik, antibakteri, antijamur, zat karminatif, diuretik, dan insektisida. Daun, batang dan umbi serai semua bagian dari tumbuhannya bisa digunakan menjadi khasiat kesehatan tubuh seperti contoh di bawah ini:

1. Menangkal penyakit

Aktivitas antioksidan yang terdapat pada ramuan serai dapat melindungi terhadap antibiotik membantu dalam menjaga kadar kolesterol tetap seimbang serta meningkatkan kekebalan tubuh. Mengonsumi teh atau minuman mengandung serai juga efektif dalam mengobati diabetes tipe 2, kanker, dan obesitas.

2. Sebagai aromaterapi pengusir nyamuk

Serai juga juga diketahui dan dimanfaatkan sebagai aromaterapi oleh bangsa India dan Timur Tengah. Di Indonesia sendiri batang serai ditumbuk dan didiamkan beberapa saat setelah tidur, untuk membantu mengusir nyamuk yang menyebabkan gatal dan demam berdarah.

3. Mencegah naiknya kolesterol

Daun dan akar serai memiliki sifat anti-hiperlipidemia dan sifat anti-hiperkolesterolemia yang membantu menghasilkan kadar kolesterol yang sehat. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi rutin teh serai, telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam mempertahankan tingkat trigliserida dan mengurangi kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

4. Detoksifikasi

Manfaat serai lainnya adalah dapat membantu membersihkan zat-zat beracun berbahaya yang masuk ke dalam tubuh. Detoksifikasi dengan tanaman serai membantu membantu melancarkan fungsi berbagai organ tubuh, termasuk fungsi hati dan ginjal. Mengonsumsi teh serai juga dapat berkhasiat melancarkan buang air kecil.

5. Mengobati insomnia

Serai didapuk berkhasiat membantu untuk menenangkan otot-otot dan saraf yang membantu Anda lebih nyenyak saat tidur. Penelitian telah menunjukkan bahwa teh serai memiliki obat penenang dan zat hipnotis yang bisa membantu dalam meningkatkan waktu dan kualitas tidur.

6. Mengobati infeksi dan penyakit kulit

Sereh dapat bekerja sebagai antiseptik dan efektif dalam mengobati infeksi kulit  seperti kurap, luka, kudis, dan infeksi saluran kencing karena mengandung sifat anti-mikrobanya yang mampu membasmi jamur pada tubuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak serai menimbulkan efek baik pada infeksi kulit. Jamur patogen pada kulit akan lenyap jika Anda rajin mengoleskan ekstrak serai pada kulit yang bermasalah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ketagihan Mie Instan? Ini 6 Trik Jitu Mengatasinya

Bagi Anda yang ketagihan mie instan, sekadar diingatkan apa bahaya kebanyakan mie instan saja tak akan mempan. Lebih baik coba pakai cara ampuh ini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 28/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Untuk Apa Cuci Darah, dan Siapa yang Harus Rutin Cuci Darah?

Mendengar istilah cuci darah dapat membuat bulu kuduk merinding. Tapi satu hal yang pasti, prosedur medis ini bertujuan untuk menyelamatkan nyawa.

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Hidup Sehat, Tips Sehat 28/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Masturbasi Bisa Memengaruhi Nafsu Seks?

Benar tidak, bahwa masturbasi memengaruhi nafsu seks seseorang? Apa benar masturbasi lebih baik dilakukan sebelum berhubungan seks?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 27/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Bahayakah Tidur dengan Rambut Basah?

Sering tidur dengan kondisi rambut masih basah? Kebiasaan tersebut ternyata bisa menyebabkan masalah kesehatan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 27/08/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minum obat setelah makan atau sebelum makan

Apa Bedanya Obat yang Diminum Setelah Makan dan Sebelum Makan?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 02/09/2020 . Waktu baca 4 menit
fantasi threesome; seks threesome

Kenapa Banyak Pria Punya Fantasi Seks Bercinta Bertiga (Threesome)?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 01/09/2020 . Waktu baca 5 menit
bernafas dalam kandungan

Bagaimana Cara Bayi Bernapas Saat Masih dalam Kandungan?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 01/09/2020 . Waktu baca 3 menit
alergi kulit

Alergi Pada Kulit: Jenis, Gejala, Cara Mengatasi, dll.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 31/08/2020 . Waktu baca 10 menit