6 Khasiat Kunyit Putih untuk Kesehatan yang Sayang untuk Dilewatkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kunyit merupakan salah satu rempah yang termasuk ke dalam keluarga jahe-jahean. Kunyit oranye, yang lebih umum ditemukan dan diolah menjadi masakan sehari-hari sudah terbukti banyak manfaatnya. Nah, saudara kandung dari kunyit oranye, si kunyit putih, ternyata punya kandungan yang berbeda namun sama-sama ampuh mengobati berbagai jenis penyakit. Yuk, simak untuk lebih lengkapnya.

Sekilas informasi tentang kunyit putih

Kunyit putih atau sering juga disebut dengan Zedoaria (Curcuma Zedoaria) merupakan jenis tanaman yang hampir semua bagiannya bisa digunakan untuk obat, seperti akar, minyak dan daunnya. Tanaman ini adalah asli dari India dan Indonesia, namun juga telah dibudidayakan di Eropa, Amerika Serikat, dan berbagai wilayah Asia lainnya. Tanaman ini banyak dijumpai di beberapa negara seperti Bangladesh, Sri Lanka, India, Tiongkok, Jepang, Brazil, Nepal, dan Thailand.

Kunyit ini memiliki daging yang lebih lunak dan rasanya sangat mirip dengan jahe, meski meninggalkan jejak rasa pahit di akhir. Kunyit putih saat ini sudah jarang digunakan sebagai bumbu masak dan sering digantikan oleh jahe. Namun, di beberapa masakan Asia, kunyit ini masih digunakan. Di Indonesia, bubuk kunyit putih sering ditambahkan ke masakan kari. Di Thailand, irisan kunyit putih digunakan sebagai penyegar rasa salad.

Tanaman ini juga mengandung minyak esensial, pati, dan curcumin. Minyak esensial dari kunyit putih dipercaya dapat mengurangi dampak dari radikal bebas tertentu. Di India, tanaman ini digunakan secara tradisional untuk pengobatan nyeri menstruasi, maag, muntah, dan kanker.

Manfaat kunyit putih untuk kesehatan

1. Antimikroba dan antijamur

Kunyit putih menunjukkan aktivitas antimikroba dan antijamur yang ampuh. Penelitian telah membuktikan bahwa ekstrak kunyit putih dapat melawan beberapa spesies bakteri yang dapat menyebabkan penyakit, seperti E. coli penyebab banyak gangguan pencernaan seperti diare dan keracunan makanan, serta dan Staphylococcus aureus penyebab bisul, impetigo, selulitis, sepsis, dan osteomielitis.

Ekstrak kunyit putih juga dapat melawan infeksi jamur Candida dan Aspergillus. Kunyit putih juga dapat mengurangi jumlah bakteri jahat di mulut dengan hasil yang setara produk obat kumur di pasaran.

2. Obat alergi alami

Kunyit putih mengandung senyawa curcuminoids yang bermanfaat sebagai anti-alergi dan terbukti dapat mengatasi gejala reaksi alergi pada kulit. Kunyit ini bekerja layaknya antihistamin untuk menghambat aktivitas protein penyebab peradangan dan mencegah pelepasan histamin, zat kimia yang memicu reaksi alergi.

3. Anti kanker

Kunyit putih diyakini dapat menghambat metastasis kanker atau penyebaran kanker dari suatu organ ke organ tubuh lain. Tapi, keefektifannya untuk mengatasi kanker masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

4. Menjaga kesehatan pencernaan

Selama ribuan tahun, kunyit putih telah digunakan untuk mengobati masalah pencernaan. Minyak esensial kunyit pucat ini dilaporkan bermanfaat dalam pengobatan kolik, kejang otot, penurunan nafsu makan, cacingan, perut kembung, jarang buang air besar, dan lidah yang terasa pahit. Ini juga merupakan bantuan alami dalam mencegah peradangan usus akibat stres.

5. Penawar racun gigitan ular

Kunyit putih juga bisa menjadi penawar racun gigitan ular karena ekstraknya bekerja menghambat aktivitas bisa ular.

6. Penghilang rasa sakit

Kunyit bersifat analgesik yang lebih baik daripada aspirin karena mengandung senyawa alami yang dapat membantu menghilangkan rasa sakit. Rempah asli Indonesia ini digunakan sejak zaman nenek moyang kita untuk mengobati penyakit radang usus (ulcerative colitis). Ini juga digunakan untuk melindungi paru-paru pasien asma dengan menekan peradangan di bronkus yang dapat menyebabkan penyempitan saluran udara selama terapi jangka pendek.

Manfaat kunyit lainnya adalah sebagai antiperadangan, berkat kandungan diuretiknya. Oleh karena itu, rempah ini dipercaya mampu mengatasi nyeri sendi akibat rematik dan arthritis. Sifat diuretik zedoary mendukung penghapusan zat beracun tubuh dan cairan berlebih, terutama pada persendian. Jika tidak ada detoksifikasi, hal itu bisa menyebabkan peradangan dan nyeri pada kasus artritis dan rematik. Kunyit putih juga mengurangi suhu tubuh saat demam dengan melawan infeksi dan mempromosikan keringat.

Dan seperti yang telah disebutkan di atas, zedoaria dapat digunakan untuk meredakan nyeri menstruasi. Namun begitu, beberapa ahli menyarankan agar kunyit ini tidak digunakan oleh wanita yang mengalami perdarahan menstruasi berat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Kurkumin dalam Temulawak Bisa Cegah Penyebaran COVID-19?

Rempah jenis kurkumin dipercaya dapat menghambat penyebaran virus corona. Benarkah demikian? Cari tahu penjelasannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
COVID-19, Penyakit Infeksi 19 Februari 2020 . Waktu baca 6 menit

Manfaat Kunyit untuk Memperlambat Pertumbuhan Sel Kanker

Kunyit untuk kanker dapat menjadi obat alami dalam menghambat pertumbuhan sel kanker didukung oleh kandungan kurkumin pada kunyit yang bersifat antikanker.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Nutrisi, Hidup Sehat 5 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

Selain Membuat Makanan Lebih Lezat, Kapulaga Juga Baik untuk Kesehatan Anda

Sebagai jenis rempah yang membuat masakan lebih lezat, ternyata kapulaga mempunyai manfaat yang baik untuk kesehatan Anda. Apa saja khasiatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Fakta Gizi, Nutrisi 26 November 2019 . Waktu baca 5 menit

Mengenal Enzim Bromelain dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Anda mungkin asing dengan bromelain, tapi bagaimana dengan nanas? Nanas memiliki kandungan bromelain yang tinggi. Lantas, apa manfaat enzim bromelain?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Debora Takaliuang
Fakta Gizi, Nutrisi 13 Mei 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat kunyit untuk pencernaan kunyit putih, manfaat kunyit asam, manfaat jamu kunyit, masker kunyit, manfaat kunyit untuk wajah, khasiat kunyit

Berbagai Manfaat Menakjubkan Kunyit untuk Kecantikan dan Kesehatan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
manfaat temulawak untuk kesehatan obat

9 Manfaat Temulawak Sebagai Obat Alami

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 3 November 2020 . Waktu baca 13 menit
jahe untuk ibu hamil

Manfaat dan Efek Samping Jahe untuk Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 6 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
empon-empon

Manfaat Empon-empon untuk Kesehatan dan Cara Membuatnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 30 April 2020 . Waktu baca 5 menit