9 Makanan Penambah Energi Kalau Anda Sedang Lesu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 September 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda mudah merasa lelah? Mungkin, Anda kekurangan energi. Sering kali ketika Anda mengantuk, Anda tidak berpikir bahwa sedang kekurangan energi. Solusi yang dilakukan pun salah satunya dengan meminum kopi. Tentunya hal ini tidak menyehatkan untuk tubuh, karena kafein yang terkadung di dalam kopi dapat meningkatkan kewaspadaan, dan menimbulkan efek berdebar-debar. Lalu, apa solusinya? Ketika kekurangan energi, yang harus Anda perhatikan adalah asupan makan. Ingin tahu apa saja makanan penambah energi yang bisa Anda konsumsi?

BACA JUGA: Minuman Energi, Apakah Baik untuk Dikonsumsi?

Daftar makanan penambah energi

Berikut ini daftar beberapa makanan yang dapat memberikan energi yang diperlukan oleh tubuh Anda:

1. Almond

Anda suka ngemil? Nah, ini dia camilan yang cocok untuk untuk meningkatkan energi. Almond mengandung nutrisi yang penting, yaitu magnesium, dan vitamin B. Kedua nutrisi tersebut dapat diubah menjadi energi. Menurut Rachel Berman, RD, CDN, penulis buku Boosting Your Metabolism for Dummies, yang dikutip oleh Everyday Health, mengungkapkan bahwa level magnesium yang rendah dapat membuat Anda mudah capek ketika dipakai berolahraga. Hal ini disebabkan karena magnesium memiliki peran yang penting dalam metabolisme tubuh, contohnya dalam mengontrol gula darah, dan mengatur tekanan darah. Sedangkan kekurangan vitamin B dapat memicu rasa lemah, kurangnya konsentrasi, dan mudah marah. Anda bisa menyajikannya sekitar 1 ons almond, atau 23 butir kacang.

2. Salmon

Salmon memang sering disebut-sebut sebagai salah satu makanan yang banyak manfaatnya. Masih menurut Berman, nutrisi yang berupa omega-3 asam lemak ini diduga dapat meningkatkan memori, mengurangi depresi, membangkitkan energi, dan memperbaiki suasana hati. Apakah Anda tahu bahwa omega-3 asam lemak juga baik untuk kesehatan jantung? Ya, ikan yang satu ini memang dapat menurunkan tekanan darah dan kolesterol jahat, sehingga risiko terkena sakit kardiovaskular pun menurun.

Ada lagi manfaat yang ditunggu-tunggu, yaitu dapat membantu menurunkan berat badan. Salmon bisa menjadi menu andalan saat makan malam agar Anda tak perlu makan berlebihan pada malam hari, sebab protein yang ada di dalamnya mampu membuat Anda merasa kenyang. Jadi, Anda tetap bisa menurunkan berat badan, dan energi pun tetap ada.

BACA JUGA: Ingin Turun Berat Badan? Coba Makan Lebih dari 3 Kali Sehari

3. Pisang

Apakah Anda tidak menyukai pisang? Saatnya berpikir ulang, sebab buah yang satu ini bisa dijadikan penambah energi. Saat terburu-buru di pagi hari, jangan melewatkan sarapan, tubuh Anda perlu asupan nutrisi untuk menjalani hari. Nah, Anda bisa menjadikan pisang sebagai menu sarapan ditambah susu rendah lemak, atau segelas yogurt. Makanan tersebut kombinasi dari lemak dan protein, fungsinya dapat mencegah Anda kelaparan sebelum jam makan siang. Pisang mengandung kalium, serat, vitamin B, masih menurut Berman, nutrisi tersebut dapat meningkatkan fungsi otot.

4. Oatmeal

Oatmeal alias gandum, pasti Anda semua sudah tahu bukan makanan yang satu ini sangat direkomendasikan. Biasanya kita memakannya sebagai menu sarapan, namun Anda juga bisa menjadikannya sebagai camilan. Serat memerlukan waktu lama untuk dicerna oleh sistem pencernaan,  selain itu gandum juga dapat menyeimbangkan gula darah, dan membuat Anda lebih fokus. Menurut Melinda Johnson, MS, RD, pimpinan The Arizona Academy of Nutrition and Dietetics, yang dikutip situs Everyday Health, memakan oatmeal dapat meningkatkan energi sepanjang pagi dibanding sarapan hanya dengan roti tawar.

BACA JUGA: 7 Resep Oatmeal Sehat untuk Sarapan

5. Makanan yang mengandung zat besi dari tanaman

Zat besi juga dapat membuat seseorang lebih berenergi. Sebuah survei yang dikutip situs Health, menunjukkan bahwa 10% perempuan yang berusia 20 hingga 49 tahun mengalami defisiensi zat besi, atau kekurangan zat besi, hal ini menyebabkan berkurangnya ketahanan fisik serta mental, dan rasa lemah. Mengapa tubuh perlu zat besi? Sebab nutrisi ini berfungsi untuk menyalurkan oksigen pada sel, jadi ketika hanya ada sedikit zat besi, imunitas pun bisa menurun. Perempuan sangat dianjurkan menambah asupan zat besi saat PMS. Anda bisa menemukan zat besi pada kacang, bayam, dan biji wijen. Cara lainnya, Anda bisa memakan makanan yang mengandung vitamin C yang tinggi, sebab vitamin tersebut dapat meningkatkan penyerapan zat besi oleh tubuh.

6. Pilih makanan beku

Percaya, atau tidak, makanan beku mengandung sumber nuturisi yang kaya. Menurut Cynthia Sass, RD , ahli nutrisi Health, “Pembekuan dapat mengunci nutrisi, jadi buah beku tanpa ditambah bahan-bahan lain akan sama, atau bahkan  lebih nutrisi yang terkandung di dalamnya dibandingkan buah segar, kecuali buah segar tersebut baru saja dipetik.” Ketika buah dipanen, nutrisi yang ada di dalamnya pun mulai berkurang. Kaya akan nutrisi artinya baik untuk meningkatkan energi Anda.

7. Variasikan buah-buahan Anda

Memang, pisang bagus untuk menu sarapan, namun lebih baik lagi jika Anda mengonsumsi berbagai macam buah super – seperti apel, berry, dan tomat. Mungkin Anda ingin berat badan tetap terkendali, namun membatasi diri pada buah yang sama dapat membatasi asupan antioksidan dan nutrisi juga, energi dan imunitas Anda akan menurun.

BACA JUGA: 5 Buah-buahan yang Bikin Kita Kenyang Lebih Lama

8. Makan-makanan yang ‘nyata’

Nyata di sini artinya adalah yang dekat dengan ‘alami’, misalnya pilih biji-bijian dibandingkan dengan kentang yang diproses (keripik kentang), buah utuh dibandingkan jus. Menurut Sass, ada beberapa orang yang mengganti makanan yang diproses dengan makanan yang ‘nyata’, energi mereka tetap terjadai, bahkan ada yang kehilangan berat badannya.

9. Greek yogurt

Yogurt yang satu ini kaya akan protein, sehingga membuat Anda menjadi cepat kenyang. Makanan yang satu ini baik untuk sarapan, makan siang, atau camilan. Anda bisa mencampurkan berry dan potongan kacang untuk menambah nutrisinya. Pastikan Anda tetap memilih Greek yogurt yang rendah lemak.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Sebenarnya Pengaruh Alkohol untuk Kesehatan Jantung?

Konsumsi alkohol ternyata memengaruhi kondisi jantung Anda. Lantas, apa pengaruh baik dan buruk minum alkohol untuk kesehatan jantung?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Jantung, Kesehatan Jantung 1 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Ini Alasannya Kenapa Nasi Merah Jauh Lebih Sehat dari Nasi Putih

Apa yang membuat beras merah selalu diyakini lebih baik dari beras putih? Dan apakah benar beras merah dapat membantu menurunkan berat badan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Nutrisi, Hidup Sehat, Fakta Unik 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Panduan Diet Tinggi Serat, Cara Sehat untuk Turunkan Berat Badan

Salah satu diet yang dipercaya mampu menurunkan berat badan dengan aman dan sehat adalah diet tinggi serat. Seperti apa aturannya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Nutrisi, Hidup Sehat 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Cara Menghitung Porsi Makan Ideal untuk Anda

Apakah selama ini Anda asal menyendokkan makanan ke piring? Jangan salah. Begini cara tepat untuk menghitung porsi makan ideal untuk orang dewasa.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk penderita thalasemia

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
makanan untuk yang kurang tidur

Berbagai Makanan yang Perlu Dikonsumsi Jika Anda Kurang Tidur

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
yoghurt untuk anak bayi

Sebelum Memberikan Yoghurt untuk Bayi, Ini Panduan yang Perlu Dipahami

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
sumber karbohidrat paling sehat

Nasi, Mie, Pasta, dan Roti: Sumber Karbohidrat Mana yang Paling Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit