Anda pasti sudah tahu kalau vitamin adalah nutrisi yang penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Akan tetapi, apa yang membuat vitamin begitu penting? Sebenarnya apa itu vitamin? Apa saja jenis-jenisnya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa itu vitamin?

Vitamin adalah zat organik yang banyak ditemukan pada makanan. Nah, vitamin adalah zat yang sangat penting dalam membantu perkembangan fisik dan mental manusia, meski dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang sedikit. Karena dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit, vitamin tergolong sebagai zat gizi mikro.

Sayangnya, tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin sendiri. Maka sangat penting bagi Anda untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung vitamin.

Jenis-jenis vitamin dan perbedaannya

Vitamin adalah jenis zat gizi mikro yang masih terbagi-bagi lagi dalam kelompok dan jenis yang berbeda. Ada 6 jenis vitamin yang berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh manusia. Sedangkan dua kelompok vitamin yaitu vitamin yang larut dalam lemak dan vitamin yang larut dalam air.

Vitamin yang larut dalam lemak tersimpan pada sel-sel lemak dan memerlukan lemak agar dapat diserap. Yang termasuk vitamin larut lemak adalah vitamin A, D, E, dan K. Mirip seperti lemak, vitamin yang larut dalam lemak akan disimpan jika jumlahnya sudah berlebih dan akan digunakan untuk proses selanjutnya. Oleh karena itu, pastikan Anda hanya mengonsumsi suplemen vitamin-vitamin ini secukupnya saja. Bila dikonsumsi berlebihan, vitamin ini tidak dibuang oleh tubuh sehingga dapat berbahaya bagi kesehatan Anda.

Kebalikannya, vitamin yang larut dalam air tidak dapat disimpan dalam tubuh. Oleh karena itu, tubuh manusia perlu mengonsumsi vitamin larut air setiap hari dalam jumlah yang sesuai. Keunggulannya, vitamin jenis ini dapat diserap kapan pun tanpa harus membutuhkan lemak.

Manfaat masing-masing vitamin

Mengetahui manfaat dan efek kesehatan dari masing-masing vitamin adalah hal yang penting. Hal ini bisa membantu Anda menyeimbangkan pola makan dan mengetahui gejala-gejala defisiensi atau kekurangan vitamin tertentu.

Vitamin yang larut dalam lemak

  • Vitamin A berfungsi untuk memelihara kesehatan mata dan fungsi imun, menjadi salah satu faktor utama yang membantu pertumbuhan sel, serta berperan dalam proses pembentukan gen dan protein. Gejala kekurangan vitamin A adalah gangguan penglihatan dan rentan terkena infeksi.
  • Vitamin K membantu proses pembekuan darah. Gejala kekurangannya antara lain jadi mudah lebam, darah berwarna hitam pekat, dan ada bekuan darah kecil di bawah kuku.
  • Vitamin D mampu membantu penyerapan kalsium dan fosfor yang penting bagi kesehatan tulang serta memelihara sistem saraf. Gejala kekurangan vitamin D adalah rakitis pada anak-anak dan osteomalacia pada orang dewasa.
  • Vitamin E melindungi membran sel, mencegah pembekuan darah yang berlebihan, serta memasok oksigen ke dalam darah. Gejala kekurangan vitamin E antara lain cemas, masalah pada sistem peredaran darah, dan sistem reproduksi.

Vitamin yang larut dalam air

  • Vitamin B bisa menyediakan cadangan energi (vitamin B6) dan melepaskan energi (vitamin B12), memelihara sistem saraf dan visual. Gejala kekurangan vitamin B adalah anemia, peradangan, lemas, paranoid, parestesia, nyeri, diare, dan lain-lain.
  • Vitamin C berfungsi untuk membantu pembentukan kolagen sekaligus melawan radikal bebas yang dapat merusak DNA. Maka, gejala kekurangan vitamin C di antaranya adalah badan lemas, nyeri otot dan sendi, kulit kering, lidah pucat, mimisan, luka lama sembuhnya, dan lain-lain.

Hello Health Group tidak menyediakan saran, diagnosis, maupun perawatan medis.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca