Multivitamin Gummy untuk Dewasa, Benarkah Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Semasa kecil, Anda mungkin pernah minum suplemen multivitamin kunyah yang berwarna-warni dan bentuknya menarik. Rasanya manis seperti buah-buahan sehingga Anda jadi lupa bahwa Anda sedang mengonsumsi suplemen, bukan permen. Namun, akhir-akhir ini mulai marak beredar suplemen multivitamin gummy untuk orang dewasa. Meskipun ditujukan bagi orang dewasa, suplemen ini berbentuk seperti permen jelly yang kenyal dan rasanya enak seperti multivitamin untuk anak-anak. Tertarik mencobanya? Simak dulu informasi penting berikut.  

Apakah orang dewasa masih butuh suplemen multivitamin?

Pada dasarnya, orang di segala usia masih membutuhkan asupan vitamin yang lengkap. Begitu juga dengan orang dewasa. Vitamin memang sejatinya bisa ditemukan dalam sumber pangan seperti sayur, buah, dan kacang. Akan tetapi, orang dewasa yang sibuk atau pilihan makanannya terbatas mungkin tidak bisa mendapatkan asupan vitamin yang cukup dari makanannya sehari-hari.

Oleh karenanya, suplemen multivitamin bisa jadi pendamping makanan Anda. Namun, bukan berarti suplemen yang Anda konsumsi bisa menggantikan seluruh kebutuhan nutrisi dan vitamin Anda sehari-hari. Anda tetap dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin, mineral, dan nutrisi penting lainnya.

Apa bedanya suplemen multivitamin gummy dan multivitamin biasa?

Tak seperti multivitamin lain yang bentuknya kapsul atau tablet, multivitamin gummy bisa dikunyah dan diisap sampai larut di mulut. Multivitamin gummy memang diproduksi khusus supaya orang dewasa bisa dengan mudah mengonsumsi suplemen tanpa terasa seperti minum obat.

Selain itu, beberapa produk suplemen tinggi multivitamin memang ukurannya cukup besar sehingga sulit ditelan meskipun dengan bantuan air. Sementara itu, multivitamin gummy cukup mudah dikonsumsi kapan saja. Anda bahkan tak perlu minum air sesudah mengonsumsi suplemen khusus orang dewasa ini.

Multivitamin bentuk gummy, nutrisinya lebih mudah dicerna

Menurut lembaga ilmu gizi di Amerika Serikat, Academy of Nutrition and Dietetics, vitamin serta mineral dalam suplemen bentuk gummy lebih mudah diserap tubuh. Ini karena suplemen gummy harus dikunyah sampai larut di mulut. Saat mengunyah, mulut memproduksi enzim yang membantu mencerna sekaligus menyerap nutrisi. Sistem pencernaan pun tak perlu bekerja dua kali lebih keras untuk melumatkan dan mengambil nutrisinya. Maka, tak ada nutrisi yang akan terbuang begitu saja.

Manfaat multivitamin gummy untuk orang dewasa

Meskipun bentuknya mirip permen gummy, multivitamin yang sedang naik daun ini biasanya mengandung berbagai jenis vitamin serta mineral yang dibutuhkan tubuh dalam kadar yang tinggi. Dalam sebutir suplemen multivitamin gummy, ada lebih dari sepuluh jenis vitamin penting. Mulai dari vitamin A, C, D, E hingga vitamin B kompleks seperti B3, B5, B6, B7, B9, dan B12. Biasanya suplemen bentuk gummy juga kaya akan kandungan mineral yaitu selenium dan yodium.

Vitamin-vitamin tersebut dibutuhkan untuk merawat sel-sel serta jaringan tubuh Anda. Vitamin C dan E juga kaya antioksidan yang mampu melawan radikal bebas penyebab penuaan dini dan kerusakan sel. Selain itu, sistem daya tahan tubuh Anda sangat bergantung pada vitamin C dan E untuk melawan bakteri dan virus penyebab penyakit.

Sedangkan vitamin B kompleks dan mineral baik untuk menjaga keseimbangan hormon dan metabolisme, meningkatkan daya ingat, dan mencegah penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung.

Bagaimana dengan kadar gulanya?

Karena suplemen multivitamin gummy biasanya menawarkan rasa buah yang manis, banyak orang jadi khawatir soal kadar gulanya. Dalam sebutir suplemen biasanya mengandung 2 gram gula (setara dengan setengah sendok teh). Sedangkan dalam sehari orang dewasa boleh mengonsumsi hingga 6-9 sendok teh gula.

Dosis yang dianjurkan setiap produk suplemen berbeda-beda, tetapi biasanya Anda hanya perlu mengonsumsi sebutir suplemen per hari. Maka, selama Anda tidak melebihi dosis yang dianjurkan, tak perlu khawatir dengan kadar gula berlebih.

Namun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mulai mengonsumsi suplemen vitamin. Apalagi jika Anda punya kondisi khusus seperti diabetes, sedang hamil, atau sedang menyusui.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    9 Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat

    Sebelum terburu-buru mengambil obat, ikutilah tips-tips berikut untuk mengurangi nyeri haid Anda.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Kesehatan Wanita, Menstruasi 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

    5 Khasiat Minyak Daun Basil untuk Kesehatan Tubuh

    Selain digunakan sebagai bumbu masak rica-rica, daun basil juga bisa diekstrak menjadi minyak yang baik untuk kesehatan tubuh Anda.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Herbal A-Z 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

    Tips Membedakan Sakit Perut Karena Gas dan Karena Penyakit Lain

    Sakit perut merupakan gejala dari masalah pencernaan yang sering muncul. Namun, apa bedanya sakit perut karena gas dan karena penyakit lain?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Monika Nanda
    Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

    Begini Cara Memilih Multivitamin yang Aman dan Sesuai untuk Anda

    Banyak jenis multivitamin yang ada di pasaran. Tapi yang manakah yang sesuai dengan Anda? Berikut cara memilih multivitamin yang tepat.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Fakta Gizi, Nutrisi 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    tanaman untuk kamar

    Selain Mempercantik Kamar, 7 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Tidur Nyenyak

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
    mulut bayi berjamur

    Ciri-ciri Infeksi Jamur (Oral Thrush) di Mulut Anda

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
    Bekas luka

    Cara Menghilangkan Bekas Luka dengan Langkah yang Tepat

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
    terapi oksigen pengobatan ppok

    Terapi Oksigen untuk Mengatasi Masalah Sesak Napas

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Shylma Na'imah
    Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit