Kita Memang Perlu Vitamin D, Tapi Ini Akibatnya Kalau Sampai Kelebihan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Vitamin D merupakan zat gizi penting yang berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan sel tubuh agar berfungsi sebagaimana mestinya. Sumber utama vitamin D yang didapatkan secara alami ialah sinar ultraviolet B (UVB) dari pancaran sinar matahari. Namun, Anda juga bisa memperolehnya dari beberapa jenis makanan dan suplemen tambahan.

Mungkin selama ini Anda hanya berfokus pada informasi mengenai kekurangan vitamin D saja, tetapi ternyata kelebihan vitamin D juga bisa menimbulkan efek samping yang negatif bagi tubuh. Biasanya hal ini terjadi karena Anda terlalu banyak mengonsumsi suplemen vitamin D dalam jangka panjang.

Berapa dosis vitamin D yang dianjurkan?

Dosis vitamin D yang dianjurkan berdasarkan Angka Kecukupan Gizi dari Kementerian Kesehatan adalah 15 μg (mikrogram) per hari untuk anak-anak dan orang dewasa, baik perempuan maupun laki-laki. Sedangkan orang lanjut usia perlu mencukupi kebutuhan vitamin D harian sebesar 20 μg.

Untuk memastikan keamanannya, Anda tidak boleh mengonsumsi lebih dari 100 μg vitamin D atau 4.000 unit internasional per hari.

Efek samping kelebihan vitamin D

Kondisi keracunan karena kelebihan vitamin D disebut hipervitaminosis D. Walaupun kasusnya sangat jarang, biasanya Anda berisiko mengalami hal ini karena mengonsumsi suplemen dalam jumlah besar. Sehingga, berada di bawah paparan sinar matahari terlalu lama atau mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D bukanlah penyebab dari kondisi tersebut.

1. Mual, muntah, dan kehilangan nafsu makan

Jika tubuh kelebihan vitamin D, Anda bisa mengalami mual, muntah, dan kehilangan nafsu makan. Sebuah studi yang diikuti oleh 10 orang yang mengonsumsi vitamin D dengan dosis yang tinggi mengalami gejala ini.

Empat orang mengalami mual dan muntah serta tiga orang lainnya kehilangan nafsu makan. Penelitian lain yang serupa juga menemukan bahwa seorang perempuan mengalami mual dan penurunan berat badan setelah mendapat suplemen yang ternyata mengandung vitamin D sebanyak 78 kali lipat dari yang tercantum di label.

2. Gagal ginjal

Asupan vitamin D yang berlebih bisa menyebabkan gagal ginjal. Dalam sebuah kasus ditemukan seorang pria dirawat di rumah sakit karena gagal ginjal. Setelah diperiksa ternyata ia mengalami peningkatan kadar kalsium dalam darah dan gejala lainnya yang terjadi setelah mendapatkan suntikan vitamin D oleh dokternya.

Sebagian besar penelitian juga melaporkan adanya kegagalan ginjal dari kasus sedang hingga berat pada orang-orang yang mengalami kelebihan vitamin D dalam tubuhnya.

3. Sakit perut, sembelit, dan diare

Selain dikaitkan dengan masalah pencernaan secara umum, sakit perut, sembelit, dan diare bisa menjadi pertanda hipervitaminosis D dalam tubuh. Sebuah studi menyatakan bahwa anak berusia 18 bulan mengalami diare, sakit perut, dan gejala lainnya setelah diberikan vitamin D3 sebanyak 50.000 IU.

Gejala ini hilang setelah dilakukan penghentian pemberian suplemen tersebut. Studi lainnya menyatakan bahwa seorang anak laki-laki menderita sakit perut dan sembelit setelah mengonsumsi suplemen vitamin D tanpa aturan yang jelas.

4. Peningkatan kalsium dalam darah

Peningkatan konsumsi vitamin D berbanding lurus dengan peningkatan kalsium dalam darah. Hal ini karena tubuh menyerap kalsium dari makanan yang Anda konsumsi. Jika asupan vitamin D berlebih, maka tingkat kalsium dalam darah pun berlebih yang bisa mengakibatkan beberapa efek negatif seperti gangguan pencernaan, keletihan, pusing, haus yang berlebih, dan peningkatan intensitas buang air kecil.

Sebuah studi kasus memperlihatkan adanya peningkatan kadar kalsium pada dua pria yang mengonsumsi suplemen vitamin D dengan dosis yang tidak sesuai. Kalsium dalam darahnya mencapai 13,2-15 mg/dl padahal normalnya hanya sekitar 8,5-10,2 mg/dl. Akibatnya, butuh waktu setahun setelah menghentikan konsumsi suplemen untuk menormalkan lagi kadar kalsium dalam darah.

5. Tulang keropos

Walaupun vitamin D berperan penting dalam penyerapan kalsium dan metabolisme tulang, terlalu banyak vitamin D juga bisa mengakibatkan kekeroposan pada tulang. Beberapa peneliti menyatakan bahwa kelebihan vitamin D bisa menyebabkan penurunan kadar vitamin K2 dalam darah.

Salah satu fungsi terpenting dari vitamin K2 yakni menjaga kadar kalsium di dalam tulang dan darah. Para peneliti percaya bahwa kadar vitamin D yang cukup tinggi mampu menghambat fungsi vitamin K2. Untuk itu, hindari konsumsi suplemen vitamin D yang berlebihan dan perbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin K2 seperti produk susu untuk menyeimbangkannya.

Meskipun hipervitamonis D jarang terjadi, Anda tetap perlu berhati-hati dalam mengonsumsi suplemen ini. Konsultasikan kepada dokter sebelum memutuskan untuk mengonsumsinya untuk mengetahui dosis yang tepat bagi tubuh Anda.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Nekat Bikin Tato di Mata

Tertarik ingin mata Anda berwarna tidak hanya warna putih saja? Tato mata bisa jadi jawabannya. Sebelum lakukan, cari tahu dulu bahayanya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

Berhenti merokok memang bukan perkara mudah. Mulailah dengan 5 langkah berikut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Apakah Produk Pembersih di Rumah Anda Sebabkan Masalah Pernapasan?

Kandungan dalam berbagai produk pembersih rumah bisa menimbulkan masalah kesehatan. Bagaimana cara memilih dan mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 3 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Selain Mempercantik Kamar, 7 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Tidur Nyenyak

Beberapa jenis tanaman untuk kamar membawa efek menenangkan dan mampu membersihkan udara dari polusi, bau, dan jamur. Apa saja jenisnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berhenti minum pil kb

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
mudah dihipnotis

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat buah mangga

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit