3 Kiat Memilih Skin Care yang Tepat untuk Kulit Kombinasi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 12 November 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Area dahi, hidung, dan dagu kembali berminyak setelah Anda mencuci muka tapi area pipi dan bawah mata terlihat lebih kering? Jika ini keluhan Anda, kemungkinan besar Anda memiliki kulit kombinasi. Kulit kombinasi adalah perpaduan kulit berminyak dan kulit kering. Merawat jenis kulit seperti ini pasti jadi tantangan bagi Anda. Apalagi dalam memilih produk perawatan kulit. Jangan bingung, ikuti panduannya berikut ini untuk membantu Anda menentukan produk skin care untuk kulit kombinasi yang paling baik.

Tips memilih produk skin care untuk kulit kombinasi

Kulit kombinasi menandakan bahwa area kulit tertentu lebih kering dan area lainnya sebaliknya, terlalu berminyak. Area kulit yang biasanya berminyak adalah hidung, dahi, dan dagu. Area ini dikenal dengan T-zone. Selain area kulit tertentu yang lebih berminyak atau kering, kulit kombinasi kadang membuat pori-pori terlihat besar dan berkomedo.

Untuk merawat kulit kombinasi, langkah-langkah untuk mendapatkan produk skin care yang tepat, antara lain:

1. Pilih produk khusus kulit kombinasi

memilih sampo

Ada banyak produk perawatan wajah yang dibuat khusus untuk jenis kulit tertentu. Jika Anda memiliki kulit kombinasi, Anda tidak boleh asal memilih sabun pembersih, toner, dan produk skin care yang diformulasikan untuk kulit kering, kulit normal, atau kulit berminyak.

Menggunakan produk skin care yang tidak sesuai dengan jenis kulit akan memperburuk kondisi kulit sehingga jadi lebih sensitif dan rentan iritasi.

2. Baca kandungan bahan aktifnya

memilih pelembap

Apa saja produk skin care untuk kulit kombinasi yang Anda butuhkan? Banyak, bukan hanya sabun pembersih, lho. Anda perlu memakai pelembap, toner, krim tabir surya, dan produk lainnya supaya kelembapan dan keseimbangan minyak di wajah tetap terjaga. Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk produk skin care Anda, antara lain:

Pembersih wajah

Untuk kulit kombinasi, sebaiknya Anda memilih produk pembersih yang berbasis air, bukan minyak. Kemudian, pilih tekstur pembersih yang lembut seperti berbentuk gel atau krim. Pembersih yang berbasis air lebih efekif menghilangkan kotoran dan mencegah terjadinya penyumbatan minyak di pori-pori.

Tabir surya

Tabir surya bebas minyak cukup aman untuk orang dengan kulit kombinasi saat berada di luar ruangan. Tabur surya ini mencegah pembentukan jerawat di area kulit yang berminyak.

Pelembap

Bahan aktif pelembap yang baik untuk kulit kombinasi adalah gliserin, niaciamide, asam hialuronat, vitamin A, vitamin B, vitamin, C, vitamin D. Semua bahan tersebut dapat menjaga kelembapan kulit, mengurangi peradangan, dan meningkatkan produksi sel baru dan kolagen. Pelembap harus bebas dari minyak untuk mencegah terbentuknya jerawat akibat penyumbatan minyak.

Toner

Meski astringent juga bahan pembersih, toner dianggap lebih aman untuk kulit kombinasi. Astringent umumnya mengandung alkohol yang cenderung membuat kulit kering. Jika Anda menggunakan pembersih ini, kemungkinan area kulit yang kering akan semakin kering dan menimbulkan iritasi.

Sementara untuk toner, Anda bisa pilih yang bebas alkohol. Kandungan toner yang baik untuk kulit berbasis air, dan antioksidan dari teh hijau, lidah buaya, jamur white jelly, stroberi, anggur, cendana, serta pantenosida.

3. Lakukan uji sensitivitas lebih dulu, ya

pelembap untuk psoriasis

Meski skin care diformulasikan untuk kulit kombinasi, Anda belum tentu cocok dengan produk ini. Jadi, setiap mencoba produk baru, sebaiknya lakukan uji sensitivitas lebih dulu. Beli produk ukuran kecil dan pakailah sedikit pada area kulit tertentu.

Jika dalam beberapa jam Anda merasa tidak nyaman seperti muncul rasa gatal atau kemerahan, sebaiknya hentikan pemakaian. Bila produk yang akan Anda pakai lebih dari satu, maka uji produknya satu-satu, jangan langsung bersamaan. Menggunakan dua produk baru secara bersamaan membuat Anda susah menilai efektivitas produk.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bolehkah Ibu Hamil Pakai Produk yang Mengandung Retinol?

Kehamilan bukan penghalang bagi Anda iyang ngin merawat diri dengan serangkaian produk skin care. Namun, bolehkah pakai krim retinol untuk ibu hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 23 September 2019 . Waktu baca 4 menit

4 Bahan Alami dari Dapur Anda yang Ampuh Melembapkan Kulit Kering

Jangan buru-buru beli pelembap. Ada sejumlah bahan alami yang efektif untuk mengatasi kulit kering. Ssst.. Bahan alami ini sebagian besar ada di dapur, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dermatologi, Health Centers 22 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit

Tadinya Berminyak Jadi Kering, Kok, Tipe Kulit Wajah Saya Berubah, Ya?

Jenis kulit wajah merupakan penentu skincare apa yang sesuai dnegan kondisi kulit. Namun, katatanya jenis kulit wajah bisa berubah. Apa benar?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dermatologi, Health Centers 13 November 2018 . Waktu baca 5 menit

Masker Alami Buatan Sendiri, Benarkah Lebih Ampuh Perbaiki Masalah Kulit Daripada Produk Komersil?

Selain diklaim ampuh meredakan berbagai masalah kulit, racikan masker alami wajah juga dinilai lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping. Benarkah?

Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dermatologi, Health Centers 31 Oktober 2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Skin care dengan asam aktif

Manfaat dan Cara Aman Pakai Skin Care yang Mengandung Asam Aktif

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 8 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
sabun muka kulit kombinasi

5 Kiat Memilih Sabun Cuci Muka yang Cocok untuk Kulit Kombinasi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 3 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit
Perempuan senang menggunakan skin care alami

Skin Care Alami Belum Tentu Aman, Ini Alasannya Menurut Ahli

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 27 November 2019 . Waktu baca 4 menit
bahaya silikon

Adakah Bahaya yang Muncul Saat Pakai Skin Care dengan Kandungan Silikon?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 22 November 2019 . Waktu baca 4 menit