home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Jenis dan Fungsi Serum untuk Kulit Anda

Jenis dan Fungsi Serum untuk Kulit Anda

Anda sudah rajin cuci muka, scrubbing beberapa kali seminggu, dan tidak melupakan pelembab pagi dan malam serta tabir surya? Ternyata itu saja belum cukup untuk kulit. Anda perlu menambahkan satu produk skincare lagi yaitu serum. Simak fungsi serum berikut ini.

Apa fungsi serum untuk kulit dan wajah?

perawatan kulit untuk kanker kulit

Serum wajah adalah sebotol kecil larutan gel berwarna jernih, bertekstur ringan, dan bebas minyak. Sebotol serum mengandung sejumlah bahan aktif, dari mulai berbagai vitamin dan asam, retinol untuk kulit, hingga antioksidan.

Bisa dibilang, produk ini adalah pelembap dengan tekstur yang lebih ringan. Namun, bahan-bahannya memiliki konsentrasi yang lebih tinggi sehingga dapat menembus ke bagian dalam kulit dengan lebih cepat, mudah, dan merata daripada pelembap biasa.

Produk kecantikan ini khusus menargetkan isu-isu kulit yang lebih spesifik, misalnya mendorong peremajaan kulit, mencerahkan kulit, serta menyamarkan keriput, jerawat, noda hitam dan hiperpigmentasi, atau rona wajah yang tidak merata.

Berdasarkan fungsi, serum wajah dibagi menjadi:

  • serum sebagai produk anti-aging,
  • serum pencerah wajah,
  • serum pelembap wajah,
  • serum penangkal radikal bebas,
  • serum untuk kulit sensitif dan rentan berjerawat, dan
  • serum untuk memperbaiki tekstur wajah.

Apa bedanya serum dengan pelembap biasa?

cara membuat serum wajah

Anda mungkin menyadari bahwa sebotol serum berukuran jauh lebih kecil dari sebuah pelembap wajah biasa. Zat-zat aktif di dalamnya berperan besar dalam menentukan perbedaan ukuran sebuah serum wajah dengan pelembap wajah pada umumnya.

Bahan-bahan aktif yang terkandung dalam sebotol kecil serum lebih kaya dan sangat terkonsentrasi dibandingkan kandungan bahan aktif dalam pelembap. Ini karena serum tidak ditambahkan bahan-bahan ‘berat’ yang sering ditambahkan ke dalam pelembap.

Serum wajah yang bagus hanya berisikan bahan-bahan inti yang diperlukan. Produk ini tidak mengandung bahan-bahan pelembap oklusif alias kedap udara, misalnya petrolatum atau minyak mineral yang melindungi kandungan air dari penguapan.

Sebotol serum juga mengandung lebih sedikit agen pelumas dan pengental, seperti kacang atau minyak biji-bijian. Oleh karena konsentrasinya yang tinggi, ini juga alasan mengapa harga sebotol serum tergolong di atas rata-rata sebuah pelembap wajah.

Dibandingkan dengan pelembap, sebagian besar produk serum wajah juga berbahan dasar air. Hal ini menghilangkan unsur minyak sama sekali yang dapat menyumbat pori-pori dan menjadi penyebab jerawat pada sejumlah orang.

Tips memilih serum wajah terbaik

essence dan serum

Serum dan pelembap membantu kulit dengan cara yang berbeda. Ada yang cukup dengan menggunakan serum saja untuk menyediakan suplai nutrisi, sedangkan yang lainnya membutuhkan pertolongan serum serta pelembap sekaligus.

Berikut kebutuhan serum untuk masing-masing tipe kulit wajah.

1. Kulit berminyak

Bagi pemilik kulit berminyak, serum wajah dapat menyediakan segala kebaikannya demi kulit sehat tanpa campur tangan minyak yang umum ditemukan pada pelembap wajah. Ini artinya pemakaian serum bisa memberikan cukup kelembapan tanpa harus menambahkan pelembap lagi.

Dengan menggunakan serum, Anda juga bisa memfokuskan perawatan spesifik untuk area yang bermasalah akibat noda hitam, melakukan eksfoliasi pada wajah, serta mengatasi isu-isu kulit umum lain tanpa harus mencemaskan kelebihan minyak.

Serum terbaik untuk kulit berminyak sebaiknya mengandung setidaknya satu di antara bahan-bahan aktif umum, seperti vitamin C, hyaluronic acid, salicylic acid, gliserin, niacinamide, dan asam laktat.

2. Kulit kering dan sensitif

Serum memiliki fungsi penting dalam melembapkan kulit sehingga pemakaiannya pun diperlukan bagi orang dengan kulit wajah yang kering dan sensitif. Akan tetapi, pemilik jenis kulit ini sebaiknya menunggu 15 menit setelah mencuci muka sebelum memakai serum.

Hal ini bertujuan agar serum tidak terlalu cepat masuk ke dalam kulit sehingga tidak terjadi iritasi. Orang-orang dengan kondisi kulit seperti eksim dan rosacea pun perlu berdiskusi dengan dokter sebelum memakai produk ini karena konsentrasi zat aktif yang tinggi mungkin dapat memperparah kondisi kulit.

Pemilik kulit kering dan sensitif perlu lebih hati-hati dalam memilih kandungan serum. Secara umum, berikut bahan-bahan aktif yang disarankan adalah hyaluronic acid, gliserin, panthenol, niacinamide, dan minyak atau ekstrak tumbuhan.

https://wp.hellosehat.com/pusat-kesehatan/dermatologi/mengatasi-kulit-kering-bersisik/

3. Kulit normal dan kombinasi

Jika kulit Anda baik-baik saja hanya dengan memakai pelembap biasa, Anda tak perlu memaksakan diri untuk menggunakan serum. Meski begitu, bukan berarti Anda yang berkulit normal atau kombinasi tidak bisa atau tidak boleh menggunakan serum.

Bagi pemilik kulit kombinasi, pemakaian serum dapat memberikan kelembapan pada area wajah yang paling berminyak seperti dahi, hidung, dan dagu. Serum juga dapat mengatasi masalah kulit pada pemilik kulit normal sekalipun.

Serum wajah yang bagus untuk kulit normal dan kombinasi sebenarnya mirip dengan serum untuk kulit berminyak. Akan tetapi, Anda mungkin harus mencoba beberapa produk sebelum menemukan yang paling cocok untuk kulit Anda.

4. Kulit yang mengalami penuaan

Hampir setiap orang dapat menuai manfaat dari serum, termasuk mereka yang mengalami penuaan kulit. Anda hanya butuh mencari jenis serum yang sesuai dengan kondisi kulit Anda.

Jika Anda memiliki masalah kulit yang benar-benar ingin diperbaiki, seperti noda hitam akibat penuaan dini, atau keriput dan garis halus, menambahkan serum pada ritual kecantikan harian Anda dapat membantu meningkatkan penampilan kulit Anda.

Carilah serum yang memberikan manfaat dari kandungan ceramide, kolagen, retinol, dan niacinamide. Anda juga bisa mencari serum yang kaya akan kandungan asam berupa asam glikolat, asam laktat, dan hyaluronic acid.

Bagaimana cara memakai serum wajah?

Untuk menggunakan serum, Anda hanya perlu menggunakan 1 – 2 tetes kecil cairan dan ratakan pada seluruh wajah dan leher, terutama area kulit yang bermasalah sebanyak dua kali sehari setiap pagi dan malam.

Begini cara memakai serum yang benar dan sesuai fungsi.

  1. Cuci muka seperti biasa, bilas dengan air hangat, dan keringkan. Tunggu satu menit sebelum pindah ke langkah berikutnya.
  2. Bersihkan wajah dengan produk toner untuk mengangkat kotoran dan kulit mati yang membandel, serta menyeimbangkan pH kulit. Tunggu 1 – 2 menit sampai kulit dalam keadaan masih lembap, namun tidak terlalu basah dari toner.
  3. Segera oleskan serum pada wajah. Kulit lembap akan lebih mudah ditembus daripada dalam kondisi kering.
  4. Oleskan toner dengan pijatan telapak tangan terbuka, bukan dengan jari, untuk lebih efisien melepaskan bahan-bahan aktif serum ke dalam kulit.
  5. Tunggu 2 – 3 menit. Jika serum meninggalkan sisa lengket atau berminyak di kulit, artinya serm tidak bekerja dengan baik.
  6. Setelah itu, baru lanjutkan rutinitas perawatan wajah Anda seperti krim mata, tabir surya, dan/atau pelembap.
  7. Hangatkan pelembap dengan kedua tangan Anda untuk mengaktifkan bahan di dalamnya, kemudian pijat dengan gerakan ke atas, dimulai dari bagian tengah wajah menuju garis rambut.

Kesalahan penggunaan serum yang menyalahi fungsi

cara memakai serum wajah

Kesalahan dalam memilih serta mengikuti langkah-langkah penggunaan serum bisa mengurangi fungsi pada kulit. Maka dari itu, pastikan Anda menghindari kesalahan berikut saat menggunakan serum.

1. Tidak menggunakan pelembap

Serum memang mengandung bahan-bahan aktif yang melembapkan kulit wajah, tetapi bukan berarti Anda boleh meninggalkan pelembap sama sekali. Pasalnya, produk pelembap membantu penyerapan skincare berikutnya, termasuk serum.

2. Menggunakan pelembap sebelum serum

Jika Anda menggunakan pelembap sebelum serum, akan lebih sulit bagi bahan aktif serum untuk menembus kulit Anda. Jadi, ikutilah urutan pemakaian produk skincare dengan serum terlebih dulu. Selalu gunakan pelembap pada akhir perawatan.

3. Hanya menggunakan serum yang mahal

Serum mahal belum tentu yang terbaik bagi Anda. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa serum yang mahal mengandung bahan yang berkualitas tinggi. Daripada melihat harga, ada baiknya Anda fokus dengan bahan aktif yang diperlukan.

4. Menggunakannya pada kulit yang terdampak penyakit

Pemakaian serum pada kulit yang terdampak eksim, rosacea, dan sebagainya dapat memperparah gejala. Anda mungkin harus berdiskusi dahulu dengan dokter atau tidak menggunakan serum sama sekali.

5. Menggunakannya terlalu banyak

Serum memang mempunyai fungsi penting bagi kulit, tapi bukan berarti Anda harus menggunakannya dalam jumlah banyak. Cukup gunakan beberapa tetes pada malam hari dan pijat secara merata ke seluruh bagian wajah.

Terlepas dari berapa banyak langkah skincare yang hendak Anda terapkan, serum wajah adalah salah satu produk dasar yang sebaiknya tidak dilewatkan. Penggunaan serum untuk tipe kulit dan masalahnya yang tepat bisa memberikan hasil lebih optimal.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Skin serum: What it can and can’t do. (2020). Retrieved 3 November 2020, from https://www.health.harvard.edu/blog/skin-serum-what-it-can-and-cant-do-2018061214029

Papakonstantinou, E., Roth, M., & Karakiulakis, G. (2012). Hyaluronic acid: A key molecule in skin aging. Dermato-endocrinology, 4(3), 253–258.

Understanding the Ingredients in Skin Care Products. (2020). Retrieved 3 November 2020, from https://my.clevelandclinic.org/health/articles/10980-understanding-the-ingredients-in-skin-care-products

Retinoid topical. (2020). Retrieved 3 November 2020, from https://www.aocd.org/page/Retinoidstopical

Niacinamide. (2020). Retrieved 19 October 2020, from https://ww5.komen.org/BreastCancer/Niacinamide/

Werschler, W. P., Trookman, N. S., Rizer, R. L., Ho, E. T., & Mehta, R. (2011). Enhanced efficacy of a facial hydrating serum in subjects with normal or self-perceived dry skin. The Journal of clinical and aesthetic dermatology, 4(2), 51–55.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Tanggal diperbarui 09/12/2020
x