home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengenal Alpha Arbutin, Bahan Andalan untuk Produk Perawatan Kulit

Mengenal Alpha Arbutin, Bahan Andalan untuk Produk Perawatan Kulit

Apakah Anda bermasalah dengan warna kulit tidak merata, atau ingin memiliki wajah yang terlihat lebih sehat dan cerah? Produk skincare berbahan zat ini mungkin bisa menjadi alternatif bagi Anda yang tidak mau menggunakan bahan keras hingga membuat kulit kering.

Apa itu alpha arbutin?

penggunaan essence untuk kulit

Beragam produk skincare yang tersedia di pasaran terkadang tidak sepenuhnya aman. Salah satu alternatif yang dapat Anda coba adalah alpha arbutin yang dinilai lebih aman untuk mencerahkan kulit, terutama jika Anda memiliki kulit sensitif.

Alpha arbutin, atau yang juga ditulis sebagai α-arbutin, adalah zat turunan yang dibuat dari hydroquinone. Atau dengan kata lain, kandungan yang terdapat di dalam senyawa ini merupakan versi sintentik dari hydroquinone.

Meski begitu, ada pula alpha arbutin alami yang ditemukan dalam berbagai tanaman dan buah-buahan. Sumber utamanya antara lain tanaman bearberry, blueberry, cranberry, kulit pir, serta gandum.

Zat ini merupakan salah satu bentuk dari zat yang disebut arbutin. Fungsinya sama-sama mencerahkan kulit. Namun, alpha arbutin memiliki kandungan yang lebih stabil dan efektif dibandingkan arbutin ataupun zat turunan lainnya.

Oleh karena itulah, manfaat yang terkandung dalam zat ini lebih cepat diserap oleh kulit.

Apa saja manfaat alpha arbutin untuk kulit wajah?

memperbaiki tekstur kulit wajah

Berbagai manfaat di bawah ini bisa Anda peroleh dengan menggunakan alpha arbutin untuk kulit.

1. Mencerahkan wajah tanpa menyebabkan kulit iritasi

Salah satu manfaat alpha arbutin yang paling terkenal adalah membuat kulit wajah terlihat lebih cerah. Manfaat ini berasal dari suatu agen yang dapat memperlambat produksi tirosinase.

Tirosinase adalah enzim yang terdapat dalam melanosit. Melanosit merupakan sel-sel yang memproduksi melanin, yakni pigmen yang berperan dalam menentukan warna kulit Anda. Semakin banyak jumlah melanin, semakin gelap warna kulit.

Produksi tirosinase bisa meningkat bila kulit terpapar sinar ultraviolet dari matahari. Apabila produksi tirosinase meningkat, jumlah melanin pun akan bertambah banyak. Kondisi inilah yang menyebabkan kulit terlihat kusam dan bertambah gelap.

Oleh karena zat ini memperlambat produksi tirosinase, melanin yang dihasilkan pun menjadi lebih sedikit. Kulit yang kusam pun terlihat lebih cerah.

Tidak seperti hydroquinone yang membunuh langsung melanosit, alpha arbutin hanya akan memperlambat produksi melanin. Itu sebabnya Anda dapat merasakan manfaat zat ini tanpa mengalami efek samping seperti kulit kering atau iritasi.

2. Mengurangi hiperpigmentasi dan flek hitam

cara menghilangkan flek hitam bekas jerawat

Hiperpigmentasi adalah kondisi ketika kulit memproduksi melanin secara berlebihan sehingga timbul noda atau flek-flek hitam. Kondisi ini sangat umum ditemukan pada kulit wajah orang-orang beretnis Asia dibandingkan dengan etnis-etnis lainnya.

Berdasarkan sebuah studi dalam Journal of Investigative Dermatology, penggunaan alpha arbutin selama 12 minggu menunjukkan perubahan yang drastis pada kulit. Flek hitam memudar serta tampilan kulit pun terlihat lebih cerah dan merata.

Dengan rutin menggunakannya pada kulit wajah setiap hari, Anda akan melihat sendiri manfaat dari alpha arbutin pada warna kulit Anda.

3. Memudarkan bekas jerawat

Sering kali jerawat yang sudah kempis meninggalkan bekas berwarna hitam atau kecokelatan pada kulit. Hal ini tentunya cukup mengganggu dan dapat memengaruhi kepercayaan diri Anda.

Manfaat lain dari zat ini adalah bantu menghilangkan bekas jerawat berupa noda hitam. Cara kerjanya pun serupa dengan memudarkan flek hitam yang diakibatkan oleh paparan sinar matahari, yaitu dengan menghambat produksi melanin berlebih pada kulit.

Zat ini merupakan bahan aktif yang umum ditemukan dalam produk pencerah kulit. Senyawa ini bekerja dengan menghambat produksi melanin sehingga kulit tampak lebih cerah dan bercahaya.

Sebagai bahan aktif, alpha arbutin tergolong aman dengan risiko iritasi yang lebih kecil dari zat pendahulunya, yakni hydroquinone. Bahan ini juga dapat digunakan bersama pencerah kulit lain seperti niacinamide dan kojic acid.

Selalu ikuti anjuran pemakaian agar Anda mendapatkan hasil terbaik. Meskipun minim efek samping, hentikan pemakaian produk bila kulit Anda menunjukkan reaksi negatif. Sebaiknya, gunakan produk lain yang pernah Anda coba dan terbukti keamanannya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Garcia-Jimenez, A., Teruel-Puche, J. A., Berna, J., Rodriguez-Lopez, J. N., Tudela, J., & Garcia-Canovas, F. (2017). Action of tyrosinase on alpha and beta-arbutin: A kinetic study. PloS one, 12(5), e0177330.

Bang, S. H., Han, S. J., & Kim, D. H. (2008). Hydrolysis of arbutin to hydroquinone by human skin bacteria and its effect on antioxidant activity. Journal of cosmetic dermatology, 7(3), 189–193.

Zhu, W. and Gao, J., 2008. The Use of Botanical Extracts as Topical Skin-Lightening Agents for the Improvement of Skin Pigmentation Disorders. Journal of Investigative Dermatology Symposium Proceedings, 13(1), pp.20-24.

Tisserand, R. and Young, R. (2014). Essential Oil Safety (Second Edition). https://doi.org/10.1016/B978-0-443-06241-4.00005-9.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Shylma Na'imah
Tanggal diperbarui 09/12/2020
x