4 Olahraga Terbaik Buat Anda yang Punya Napas Pendek

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Napas pendek biasanya merupakan keluhan yang dimiliki oleh orang yang punya masalah dengan paru-parunya. Contohnya asma, emfisema, bronkitis kronis, kelainan otot dada, dan sebagainya. Beberapa orang yang mengalami hal ini biasanya menghindari aktivitas fisik atau olahraga agar tidak semakin sesak. Padahal bukan berarti orang yang bernapas pendek tidak bisa olahraga. Ada beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan oleh orang dengan napas pendek.

Olahraga terbaik untuk orang dengan napas pendek

olahraga jalan kaki

Jika Anda memiliki napas pendek, sebelum memulai olahraga sebaiknya konsultasikan dahulu kondisi kesehatan Anda ke dokter. Jika sudah mendapatkan lampu hijau untuk melakukan olahraga, jangan ragu lagi.

Prinsipnya, jangan paksakan diri Anda jadi semakin terengah-engah. Jika napas jadi semakin sesak, segera hentikan lalu duduk dan atur napas kembali.

Ini beberapa olahraga yang bisa Anda lakukan:

1. Yoga

Yoga adalah latihan yang tidak memerlukan banyak kapasitas jantung dan pembuluh darah. Yoga dapat dengan mudah disesuaikan dengan gerakannya agar sesuai dengan kapasitas pernapasan masing-masing.

Peregangannya yang dinamis sangat bagus untuk bergerak tanpa menaikkan detak jantung. Gerakan seperti ini sangat aman untuk menghindari terjadinya napas yang semakin pendek.

2. Jalan kaki

Berjalan adalah aktivitas fisik paling sederhana yang bisa dilakukan kapan saja, di mana saja, dan oleh siapa saja. Baik itu lansia, dewasa, dan anak-anak. Berjalan kaki adalah olahraga yang baik untuk menyesuaikan dengan pola pernapasan.

Dengan menyesuaikan pola pernapasan, lama-lama Anda membangun kapasitas bernapas yang lebih baik. Pastikan untuk tidak memaksakan diri terlalu cepat berjalan. Berikan kesempatan pada tubuh Anda untuk berjalan secara teratur dalam seminggu.

3. Berenang atau aerobik di air

Setiap jenis gerakan dalam air, entah itu berenang atau melakukan senam di dalam air, adalah aktivitas yang baik untuk orang dengan napas pendek. Bahkan hanya berjalan di kolam renang sambil menggerakan lengan juga dapat membantu Anda membentuk tingkat kebugaran semakin tinggi lagi sehingga Anda tidak mudah mengalami sesak napas.

4. Tai chi

Dengan olahraga tai chi, bukan hanya aktivitas fisik yang didapatkan, melainkan teknik napas Anda otomatis juga akan ikut terlatih. Dengan gerakan tai chi yang lambat dan anggun juga dapat membantu untuk rileks, menenangkan pikiran, memperbaiki postur, dan menjaga keseimbangan tubuh.

Selain olahraga, lakukan latihan pernapasan juga

latihan pernapasan

Latihan pernapasan juga termasuk penting untuk memperkuat otot pernapasan, mendapatkan lebih banyak oksigen, sehingga Anda tidak merasa terlalu sesak. Berikut 2 contoh latihan pernapasan yang bisa Anda lakukan selama 3-4 kali sehari dengan kondisi napas pendek Anda.

Pursed-lip breathing:

  • Lemaskan otot leher dan bahu Anda.
  • Tarik napas selama 2 detik melalui hidung Anda, dengan kondisi mulut tertutup/
  • Embuskan napas selama 4 detik melalui bibir yang mengerucut. Jika ini terlalu lama menurut Anda, cukup embuskan napas sekuat yang Anda bisa.
  • Gunakan pernapasan dengan mengerucutkan bibir ini juga saat berolahraga. Jika Anda mengalami sesak napas, pertama-tama cobalah memperlambat laju pernapasan dan fokus untuk mengeluarkan napas melalui mulut, bukan hidung.

Pernapasan diafragma

  • Berbaring telentang dengan lutut ditekuk.
  • Letakan satu tangan di atas dada, dan satu tangan lagi di atas perut.
  • Tarik napas dalam-dalam melalui hidung Anda selama 3 detik. Perut dan tulang rusuk bagian bawah harus naik, tetapi bagian dada harus tetap diam.
  • Kemudian, pastikan otot-otot perut Anda kencang atau berkontraksi lalu embuskan napas selama 6 detik melalui bibir yang sedikit mengerucut.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca