Awas! Olahraga Berlebihan Bisa Menyebabkan Kematian

Oleh

Seperti yang Anda tahu, manusia yang rajin berolahraga pastinya akan memiliki tubuh yang sehat, bugar dan bahkan didapuk bisa memiliki usia yang panjang. Tak jarang, banyak orang berlomba-lomba untuk rajin berolahraga, dari mulai olahraga yang ringan hingga yang berat. Namun, apa Anda pernah mendengar olahraga berlebihan dapat menyebabkan kematian? Ya, nyatanya olahraga yang Anda jalani jika dilakukan secara berlebihan dapat menyebabkan kematian. Penasaran? Yuk, simak beberapa penyebab kematian dari olahraga berlebihan.

Olahraga berlebihan dapat menyebabkan rhabdomyolysis

Apa itu rhabdomyolysis? Rhabdomyolysis adalah sebuah kondisi yang terjadi saat otot mengalami kerusakan. Kerusakan ini melepaskan pigmen mioglobin dari otot ke dalam darah. Ginjal dalam kondisi normal biasanya menyaring pigmen dari darah. Namun zat dari kerusakan otot dapat membahayakan ginjal karena menghalangi struktur penyaringan mereka. Terjadilah gagal ginjal dan ginjal akan mengeluarkan zat limbah beracun ke dalam darah.

Dengan olahraga berlebihan, otot Anda bisa mengalami stress, dan dapat membawa otot Anda ke titik di mana otot benar-benar mulai mati rasa terhadap kondisi medis yang serius ini. Cara mengobati rhabdomyolysis adalah dengan melakukan hidrasi intravena untuk mencairkan kadar kalium darah dan untuk menyiram gumpalan myoglobin dari ginjal. Pada tahap akut, jantung Anda akan berisiko terkena serangan jantung mendadak.

Kematian akibat serangan jantung saat berolahraga

Pada dasarnya olahraga sangat baik untuk kesehatan jantung. Tapi sering kali, banyak orang yang tidak memerhatikan kesehatan jantungnya, ditambah orang tersebut sering melakukan olahraga secara berlebihan dan bisa menyebabkan aritmita pada jantung.

Harvard Alumni Health Study menemukan, risiko penyakit jantung mulai turun ketika Anda berolahraga mengeluarkan lebih dari 500 kalori seminggu dan terus menurun sampai Anda mendapatkan 2.000 kalori seminggu. Maka lebih olahraga berlebihan tidak menawarkan perlindungan yang lebih pada kesehatan jantung.

Ketika seseorang berolahraga dengan ekstra, baik di treadmill, atau tempat olahraga lainnya, ini malaj dapat meningkatkan risiko terhadap serangan jantung mendadak pada beberapa orang tertentu. Mayoritas orang yang mengalami kematian akibat serangan jantung akibat olahraga berlebih adalah orang yang berusia di atas 35 tahun, atau bisa dibilang sudah tidak muda lagi. Mengapa demikian? Pada dasarnya, mereka melakukan olahraga hanya baru-baru saja, atau hanya ketika mereka sadar usia mereka butuh olahraga.

Nah, ketika mereka terlambat sadar akan pentingnya olahraga, mereka juga lupa akan memeriksa kondisi kesehatan, jantung, tekanan darah maupun kolesterol dalam tubuh sehingga tidak mengetahui bahwa mereka memiliki bibit penyakit jantung yang berbahaya jika melakukan olahraga berlebihan.

Beberapa tips olahraga yang benar

1. Jangan berlebihan saat melakukan olahraga

Olahraga pada dasarnya sangat baik untuk kesehatan, bahkan dapat berdampak baik bagi jantung. Namun sebaiknya tidak perlu berolahraga terlalu berlebih. Menambah frekuensi seringnya berolahraga mungkin akan lebih bermanfaat daripada menambah risiko terkena serangan jantung saat berolahraga terlalu keras, termasuk olahraga angkat beban atau aktivitas berat yang dapat mencederai otot.

2. Jangan meremehkan kondisi kesehatan

Jika sehabis olahraga Anda merasa mual, pusing, sesak napas, dada sakit bahkan muntah, baiknya Anda segera mencari pertolongan pertama ke klinik atau puskemas terdekat. Gejala tersebut bisa jadi merupakan tanda serangan jantung mendadak, yang pastinya dapat mengakibatkan kematian. Perlu diingat karena jantung juga tersusun dari otot, kerusakan yang terjadi pada jantung dapat menjadi permanen bila tidak segera ditangan.

Anda juga dapat mengunyah aspirin sembari menunggu penanganan datang. Aspirin berfungsi untuk memecah gumpalan darah yang menghambat pemompaan darah ke jantung.

3. Lebih baik berolahraga di pagi hari

Mengapa lebih baik di pagi hari? Selain udara masih sejuk dan bebas polusi, berolahraga pada pagi hari dapat  menjaga ritme untuk istirahat pada malam hari. Manfaat olahraga pada pagi hari juga akan menjadikan pikiran manusia lebih tajam selama 4 hingga 10 jam, dan lebih segar. Bahkan melakukan olahraga pada pagi hari akan meningkatkan kualitas tidur yang juga akan mempengaruhi berat badan anda. Selain itu, memilih jadwal olahraga yang benar pada pagi hari juga akan meningkatkan mood serta mengendalikan nafsu makan.

Itulah mengapa berolahraga pada pagi hari merupakan waktu yang baik untuk membakar kalori menurunkan berat badan. Hindari berolahraga malam hari, karena akan menyebabkan kelelahan hebat usai beraktivitas seharian, dan tidak jarang menimbulkan serangan jantung mendadak.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca