Setelah Olahraga Malam, Sebaiknya Makan Lagi Atau Tidak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sibuknya aktivitas atau mungkin memang merasa lebih bertenaga di malam hari, membuat beberapa orang memilih untuk melakukan olahraga di malam hari. Daripada tidak melakukan olahraga sama sekali, olahraga di malam hari bisa dijadikan pilihan yang tetap aman kok. Tetapi pertanyaannya sekarang, apa boleh makan setelah olahraga malam hari? Bukankah itu waktunya tidur? Sebaiknya seperti apa? Simak ulasannya berikut ini.

Jangan sampai kelaparan setelah olahraga malam

Dilansir dalam laman Health, seorang ahli gizi Chyntia SASS, MPH, RD mengingatkan bahwa Anda sebaiknya tidak membiarkan perut kelaparan setelah olahraga malam. Anda perlu makan sesuatu untuk mengisi beragam zat gizi yang hilang karena sudah digunakan pada saat olahraga.

Membiarkan tubuh Anda untuk tidak diisi kembali membuat Anda menjadi lebih lemah, rentan terhadap cedera, dan rentan mengalami masalah tidur.

Apa yang terjadi pada tubuh setelah berolahraga?

Setelah berolahraga tubuh akan menghabiskan persediaan glikogen, yakni bahan bakar yang digunakan untuk beraktivitas. Selain itu,  juga terjadi kerusakan serabut-serabut otot setelah melakukan gerakan-gerakan olahraga.

Saat kondisi tersebut terjadi, tubuh berusaha kembali untuk membangun simpanan glikogen dan memperbaiki serta menumbuhkan kembali protein dalam serat otot. Mengonsumsi makanan setelah berolahraga akan membantu tubuh Anda menyelesaikan semua pekerjaan pemulihan tersebut cepat selesai dengan optimal. Sehingga tubuh bisa dengan cepat bertenaga kembali, bukannya malah tambah lesu setelah berolahraga.

Apa yang sebaiknya dimakan setelah olahraga malam?

Jika Anda belum makan malam dan masih lapar

Pilih menu makan malam yang tinggi karbohidrat sebagai penyedia energi utama yang dibutuhkan tubuh setelah olahraga. Tak lupa protein sebagai zat yang membantu memperbaiki jaringan otot yang rusak setelah berolahraga. Contohnya,

  • Roti tawar gandum dengan isi telur mata sapi, selada, dan tomat.
  • Semangkuk pasta dengan potongan dada ayam dengan sausnya, dan kukusan sayuran seperti buncis dan wortel yang nikmat dipadukan dengan saus toping pasta Anda.
  • Sepiring nasi merah dengan sepotong ikan, beserta selada, timun, dan kacang panjang.

Jika sudah makan malam dan tidak sanggup makan lagi

Jika Anda tidak makan malam dalam dua jam ke depan, atau Anda sudah makan malam sebelum berolahraga, setelah berolahraga Anda masih perlu ngemil. 

Setelah pulang dari tempat olahraga, segera ambil makanan yang mudah dan praktis bagi Anda. Tentunya makanan yang mengandung karbohidrat dan protein. Atau, jika Anda berolahraga di luar rumah, persiapkan makanan atau minuman yang praktis untuk dimakan nanti setelah berolahraga. Makanan-makanan ini bisa dijadikan salah satu makanan ringan Anda setelah selesai berolahraga:

  • Roti dengan olesan selai kacang
  • Kacang-kacangan (contohnya, kacang mete, almond, kacang kenari) dan minum susu cokelat atau susu kedelai
  • Smoothie atau protein shake
  • Yogurt dengan buah

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Manfaat Menakjubkan Kunyit untuk Kecantikan dan Kesehatan Tubuh

Anda mungkin cukup familier dengan manfaat kunyit untuk meredakan mual. Nah, ternyata masih ada khasiat lain dari kunyit yang mungkin belum Anda tahu!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 25 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Wabah Kesepian, Fenomena Kekinian yang Menghantui Kesehatan Masyarakat

Rasa kesepian banyak dialami oleh masyarakat modern. Bahkan, kondisi psikologis ini bisa dianggap sebagai salah satu ancaman kesehatan yang serius.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Perbedaan Mentega dan Margarin: Mana yang Lebih Sehat?

Tahukah Anda bahwa mentega dan margarin tidaklah sama? Salah satunya ternyata berisiko bagi jantung, kolesterol, dan berat badan Anda. Yang mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Penyakit pada Kuku yang Perlu Diwaspadai

Penyakit kuku, mulai dari penampakannya yang aneh atau sekadar mudah patah, bisa berarti ada masalah juga pada kesehatan Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Tiara Putri
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 23 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengusir semut

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
lidah terasa pahit saat sakit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Seks setelah haid

Berhubungan Seks Sehari Setelah Haid, Apakah Bisa Hamil?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit
menguji keperawanan wanita

Bisakah Mengetahui Keperawanan Wanita Lewat Ciri Fisiknya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit