Tantangan konsisten olahraga: Posting olahraga yang kamu lakukan & dapatkan hadiah menarik.

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Setelah Olahraga Malam, Sebaiknya Makan Lagi Atau Tidak?

Setelah Olahraga Malam, Sebaiknya Makan Lagi Atau Tidak?

Sibuknya aktivitas atau mungkin memang merasa lebih bertenaga di malam hari, membuat beberapa orang memilih untuk melakukan olahraga di malam hari. Daripada tidak melakukan olahraga sama sekali, olahraga di malam hari bisa dijadikan pilihan yang tetap aman kok. Tetapi pertanyaannya sekarang, apa boleh makan setelah olahraga malam hari? Bukankah itu waktunya tidur? Sebaiknya seperti apa? Simak ulasannya berikut ini.

Jangan sampai kelaparan setelah olahraga malam

Dilansir dalam laman Health, seorang ahli gizi Chyntia SASS, MPH, RD mengingatkan bahwa Anda sebaiknya tidak membiarkan perut kelaparan setelah olahraga malam. Anda perlu makan sesuatu untuk mengisi beragam zat gizi yang hilang karena sudah digunakan pada saat olahraga.

Membiarkan tubuh Anda untuk tidak diisi kembali membuat Anda menjadi lebih lemah, rentan terhadap cedera, dan rentan mengalami masalah tidur.

Apa yang terjadi pada tubuh setelah berolahraga?

Setelah berolahraga tubuh akan menghabiskan persediaan glikogen, yakni bahan bakar yang digunakan untuk beraktivitas. Selain itu, juga terjadi kerusakan serabut-serabut otot setelah melakukan gerakan-gerakan olahraga.

Saat kondisi tersebut terjadi, tubuh berusaha kembali untuk membangun simpanan glikogen dan memperbaiki serta menumbuhkan kembali protein dalam serat otot. Mengonsumsi makanan setelah berolahraga akan membantu tubuh Anda menyelesaikan semua pekerjaan pemulihan tersebut cepat selesai dengan optimal. Sehingga tubuh bisa dengan cepat bertenaga kembali, bukannya malah tambah lesu setelah berolahraga.

Apa yang sebaiknya dimakan setelah olahraga malam?

Jika Anda belum makan malam dan masih lapar

Pilih menu makan malam yang tinggi karbohidrat sebagai penyedia energi utama yang dibutuhkan tubuh setelah olahraga. Tak lupa protein sebagai zat yang membantu memperbaiki jaringan otot yang rusak setelah berolahraga. Contohnya,

  • Roti tawar gandum dengan isi telur mata sapi, selada, dan tomat.
  • Semangkuk pasta dengan potongan dada ayam dengan sausnya, dan kukusan sayuran seperti buncis dan wortel yang nikmat dipadukan dengan saus toping pasta Anda.
  • Sepiring nasi merah dengan sepotong ikan, beserta selada, timun, dan kacang panjang.

Jika sudah makan malam dan tidak sanggup makan lagi

Jika Anda tidak makan malam dalam dua jam ke depan, atau Anda sudah makan malam sebelum berolahraga, setelah berolahraga Anda masih perlu ngemil.

Setelah pulang dari tempat olahraga, segera ambil makanan yang mudah dan praktis bagi Anda. Tentunya makanan yang mengandung karbohidrat dan protein. Atau, jika Anda berolahraga di luar rumah, persiapkan makanan atau minuman yang praktis untuk dimakan nanti setelah berolahraga. Makanan-makanan ini bisa dijadikan salah satu makanan ringan Anda setelah selesai berolahraga:

  • Roti dengan olesan selai kacang
  • Kacang-kacangan (contohnya, kacang mete, almond, kacang kenari) dan minum susu cokelat atau susu kedelai
  • Smoothie atau protein shake
  • Yogurt dengan buah

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Smith Megan. 2017. Should You Eat After an Evening Workout. [Online] Tersedia pada: https://www.livestrong.com/article/532188-what-are-you-supposed-to-eat-after-the-gym-at-night/ (Diakses 14 Febuari 2018)

Health. What to Eat After a Late-Night Workout. [Online] Tersedia pada: http://www.health.com/nutrition/night-workout-nutrition (Diakses 14 Febuari 2018)

Semeco Arlene. 2016. Post-Workout Nutrition: What to Eat After a Workout. [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/nutrition/eat-after-workout#section1 (Diakses 14 Febuari 2018)

Foto Penulis
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji Diperbarui 21/12/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus