Mendeteksi Kesehatan Tubuh dari Warna dan Rupa Air Liur

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update April 20, 2020
Bagikan sekarang

Tahukah Anda jika selain untuk memudahkan proses pencernaan, air liur juga bisa memprediksi seberapa baik kesehatan tubuh Anda? Penelitian saat ini menunjukkan bahwa kanker dan penyakit serius lainnya dapat meninggalkan jejak kehadiran mereka pada air liur seseorang. Jadi lain kali Anda ngiler selama tidur, mungkin ada baiknya untuk menyelidiki warna dan baunya karena tampilan ludah bisa membuka banyak rahasia lebih dari sekadar apa yang Anda makan sebelumnya.

Mendeteksi kesehatan tubuh dan risiko penyakit dari rupa air liur

Coba cek, apakah liur Anda…

1. Tebal atau berserabut

Tekstur ludah yang kental, tebal, atau berserabut bisa menunjukkan Anda mungkin mengalami kesulitan memproduksi air liur. Hal ini bisa terjadi karena konsumsi obat atau kondisi medis tertentu, seperti alergi, nyeri, sialolithuasis (penyumbatan kelenjar ludah oleh batu kalsium), atau lainnya.

Beragam faktor tersebut tersebut bisa mengubah jumlah aliran liur yang masuk dan keluar dari kelenjar ludah, dan jika tidak diobati, hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan gigi, penyakit gusi, dan infeksi ragi oral.

2. Air liur sedikit

Produksi air liur yang terlalu sedikit bisa menandakan mulut kering, atau disebut dengan xerostomia. Mulut kering juga bisa terjadi ketika Anda gugup, marah, atau sedang stres. Untuk meningkatkan produksi air liur, Anda bisa memperbanyak konsumsi air putih atau mengunyah permen karet.

Namun, jika produksi ludah Anda terus menerus sedikit tanpa ada perubahan setelahnya, sebaiknya konsultasikan pada dokter. Dalam jangka panjang, hal ini bisa menyebabkan Anda kesulitan mencicipi, mengunyah, menelan, dan bahkan berbicara.

3. Air liur terlalu banyak

Ludah yang keluar terus dan berlebihan bisa dialami oleh wanita hamil, karena adanya perubahan hormon atau sekedar efek samping dari rasa mual yang dialami. Kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan, karena produksi liur berlebihan hanya akan membuat Anda lebih sering meludah atau berhati-hati saat berbicara agar air liur tidak keluar saat Anda berbicara.

4. Rasa liur terlalu asam

Liur yang terasa asam membuat bakteri bisa berkembang biak di sudut dan celah gigi Anda. Ludah asam juga bisa mengikis gigi dan menyebabkan rongga pada gigi.

Mengonsumsi makanan yang kaya arginin, seperti daging merah atau unggas, bisa menurunkan keasaman air liur Anda.

5. Rasa liur pahit atau asam

Air liur pahit atau asam bisa mengindikasikan bahwa Anda mengalami gangguan lambung atau refluks asam lambung. Gejala lain dari gangguan lambung adalah mulas, mual, atau bau mulut.

6. Ludah berwarna pucat

Jika ludah Anda berwarna pucat, ada kemungkinan Anda menderita anemia defisiensi zat besi. Tanpa asupan zat besi yang cukup, tubuh Anda tidak bisa membuat hemoglobin, pigmen dalam sel darah merah yang memberi lidah Anda warna merah muda yang cantik.

Untuk mendapatkan asupan zat besi, Anda bisa mengonsumsi sayuran berwarna hijau, daing, seafood, dan kacang. Zat besi yang cukup juga bisa memberikan Anda energi dan membantu menjaga sistem kekebalan tubuh Anda.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips Menjaga Mulut Tetap Segar Saat Puasa di Bulan Ramadan

Kondisi mulut saat puasa mungkin terasa kurang segar. Untuk menghindari hal ini, berikut tips yang dapat Anda lakukan agar mulut tetap segar saat puasa!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Roby Rizki

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan Mei 9, 2020

Kenapa Kita Sering Ngantuk Saat Puasa?

Penelitian menunjukkan bahwa pukul 14.00 sampai 16.00 adalah waktunya kantuk menyerang saat kita berpuasa. Kenapa sering ngantuk saat puasa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh dr. Angga Maulana
Hari Raya, Ramadan Mei 7, 2020

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Puasa menjadi tantangan tersendiri untuk Anda yang memiliki maag. Namun, jangan khawatir, berikut tips-tips mencegah maag saat puasa.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan Mei 7, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Tanggal tayang Mei 19, 2020
Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Tanggal tayang Mei 17, 2020
3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Monika Nanda
Tanggal tayang Mei 14, 2020
5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Willyson Eveiro
Tanggal tayang Mei 12, 2020