home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mulut Saya Terasa Seperti Logam, Apa Saja Penyebabnya?

Mulut Saya Terasa Seperti Logam, Apa Saja Penyebabnya?

Pernahkah Anda merasakan sensasi mulut seperti sedang mengulum koin atau logam? Ya, kondisi ini disebuat juga dengan parageusia atau mulut terasa logam. Lidah Anda dikendalikan oleh saraf sensorik yang ada di papil lidah (indra pengecapan) dan di hidung. Saat parageusia terjadi, ujung saraf mengirimkan informasi berupa “rasa logam” ke otak Anda.

Berbagai penyebab mulut terasa logam yang perlu Anda ketahui

Ada beberapa hal yang bisa menimbulkan atau menyebabkan lidah Anda terasa seperti ada logamnya, antara lain:

1. Efek samping obat

Gangguan rasa pada lidah dapat terjadi akibat efek samping obat-obatan tertentu, di antaranya:

  • Antibiotik seperti claritromisin, tetrasiklin, atau metronidazole
  • Obat tekanan darah seperti captopril
  • Obat glaukoma seperti methazolamide
  • Antidepresan seperti lithium
  • Obat batu ginjal atau asam urat seperti allopurinol

Selain mengandung logam, obat-obatan tersebut juga menyebabkan gejala mulut kering sehingga bisa menganggu nafsu makan.

2. Periodontitis atau gingivitis

Jarang menyikat gigi bisa menyebabkan napas bau dan gigi berlubang, Seiring waktu, Anda bisa terkena gingivitis dan periodontitis, yaitu peradangan dan infeksi pada gusi.

Kondisi tersebut dapat menghambat aliran darah ke lidah. Akibatnya, produksi air liur jadi terhambat dan tentunya indra pengecapan jadi berkurang kemampuannya dan menyebabkan rasa logam di mulut.

3. Kemoterapi atau terapi radiasi

Kedua pengobatan untuk kanker tersebut dapat mengubah indra pengecap. Ini terjadi saat obat-obatan kanker disuntikkan ke dalam aliran darah dan memengaruhi air liur yang diproduksi.

Studi menunjukkan bahwa suplemen vitamin D atau zink dapat membantu mencegah distorsi rasa pada pasien kanker selama menjalani terapi.

4. Terjadi masalah atau gangguan pada sinus

Indra pengecap berkaitan langsung indra penciuman. Ketika mulut terasa logam, bisa jadi ada masalah pada sinus, yaitu ruang udara yang ada di hidung. Sinus yang tersumbat, infeksi, atau membengkak dapat merusak aliran air liur sehingga bisa menyebabkan parageusia. Beberapa kondisi yang bisa mengganggu sinus, meliputi:

5. Kehamilan

Selain mual dan muntah, rasa logam di mulut juga sering dialami oleh wanita hamil. Penyebabnya tidak diketahui secara pasti, tapi banyak yang berpendapat bahwa kondisi ini berkaitan dengan perubahan hormon selama kehamilan.

6. Refluks asam lambung

Rasa panas dari asam lambung yang naik bisa mencapai mulut. Asam lambung tersebut dapat mengganggu reseptor yang ada pada lidah dan hidung sehingga menciptakan bau dan rasa logam di mulut.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What Causes a Metallic Taste in My Mouth? https://www.healthline.com/health/metallic-taste-in-mouth#see-a-healthcare-professional. Diakses pada 29 Agustus 2018.

Metallic Taste in Your Mouth? Here Are 9 Possible Reasons Why. https://www.prevention.com/health/a22663898/metallic-taste-in-mouth/. Diakses pada 29 Agustus 2018.


Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 21/06/2019
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x