Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

9 Penyakit pada Lidah yang Perlu Diwaspadai

9 Penyakit pada Lidah yang Perlu Diwaspadai

Penyakit lidah atau gangguan lidah memang bisa menimbulkan rasa sakit yang dapat membuat Anda kesulitan untuk makan, menelan, bahkan berbicara. Ada banyak jenis penyakit lidah yang membuat lidah terasa sakit. Berikut ini adalah ulasan lengkapnya.

Beragam penyakit lidah yang perlu diperiksakan

Perubahan pada lidah bisa mendeteksi kondisi kesehatan kita secara keseluruhan. Namun sejumlah gangguan pada lidah perlu pemeriksaan lebih lanjut.

Mengutip dari penelitian American Family Physician, meskipun mudah diperiksa, penyakit lidah juga terkadang menimbulkan dilema diagnostik dan terapeutik bagi dokter.

Diagnosis memerlukan riwayat kesehatan menyeluruh, termasuk durasi, gejala awal, dan penggunaan tembakau serta alkohol. Pemeriksaan morfologi lidah dan penilaian yang cermat pada limfadenopati juga penting. Sejumlah penyakit lidah yang perlu untuk diketahui adalah sebagai berikut.

1. Cedera lidah

cedera lidah

Biasanya rasa sakit di lidah muncul akibat tidak sengaja tergigit. Hal ini sangat mungkin terjadi, apalagi saat sedang mengunyah makanan.

Selain itu, lidah juga kadang terasa sakit saat mengalami cedera, misalnya ketika terjepit oleh gigi saat Anda terkena benturan seperti kecelakaan atau jatuh. Gangguan kejang seperti epilepsi juga bisa menyebabkan lidah mengalami cedera akibat tergigit tanpa sadar.

Berkumur dengan air garam bisa membantu meringankan rasa sakit dan mempercepat penyembuhan cedera ringan. Akan tetapi, jika Anda mengalami cedera parah, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

2. Penyakit lidah glositis

glositis

Glositis adalah kondisi saat lidah mengalami peradangan. Glositis terdiri dari beberapa jenis, tetapi tidak semuanya menyebabkan lidah menjadi sakit. Mengutip dari penelitian American Family Physician, lidah geografis termasuk salah satu kondisi yang bisa membuat lidah terasa sakit pada sebagian orang.

Kondisi ini terjadi saat papila (benjolan kecil di lidah) rata justru digantikan dengan lesi merah dan halus yang dikelilingi oleh garis putih. Hal ini membuat lidah terlihat seperti kumpulan pulau di peta.

Lidah geografis tak jarang menimbulkan sensasi terbakar atau menyakitkan di lidah. Selain lidah geografis, reaksi alergi, penyakit Celiac, dan kekurangan zat besi serta vitamin B12 juga bisa membuat lidah mengalami peradangan.

Untuk mengobatinya, Anda bisa memeriksakannya ke dokter agar tahu penyebab pastinya. Setelah itu, barulah dokter akan memberikan perawatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

3. Sindrom mulut terbakar

mengatasi lidah terbakar

Sindrom mulut terbakar adalah kondisi saat mulut terasa panas secara terus-terusan tanpa sebab yang jelas. Dikutip dari Mayo Clinic, kondisi ini memengaruhi semua bagian mulut termasuk lidah, gusi, bibir, pipi bagian dalam, dan langit-langit mulut.

Sensasi terbakar yang dirasakan biasanya cukup parah hingga terasa seperti melepuh. Selain rasa sakit dan sensasi terbakar, kondisi ini juga biasanya disertai dengan gejala lain.

Seperti mulut kering dan haus terus-terusan hingga adanya rasa-rasa aneh di lidah seperti pahit atau logam. Segera kunjungi dokter terdekat jika Anda mengalami kondisi penyakit lidah satu ini.

4. Tumor lidah

benjolan di bawah lidah

Rasa sakit pada lidah terkadang bisa muncul saat seseorang mengidap tumor di indera pengecapnya tersebut. Tumor lidah umumnya muncul dengan gejala seperti rasa sakit, adanya benjolan, bercak merah atau putih pada lidah, sakit saat menelan, dan mati rasa.

Segera konsultasikan ke dokter jika merasa ada yang tidak beres dengan lidah Anda, terutama ketika menemui gejala penyakit lidah tadi.

5. Canker sores

canker sores

Canker sores atau aphthous ulcers adalah lesi kecil yang terbentuk di jaringan lunak pada mulut atau dasar gusi. Lesinya biasanya berbentuk bulat atau oval dengan bagian tengah berwarna putih atau kuning dan pinggirannya yang memerah.

Mengutip dari Mayo Clinic, lesi ini bisa muncul atas atau bawah lidah, pipi atau bibir bagian dalam, dasar gusi, hingga langit-langit mulut.

Saat mengalami aphthous ulcers, Anda akan mengalami sensasi kesemutan, atau terbakar satu hingga dua hari sebelum luka benar-benar muncul dan terlihat.

Ada banyak hal yang bisa menjadi pemicu penyakit lidah yang satu ini. Contoh pemicunya yakni cedera kecil pada mulut, pasta gigi atau obat kumur yang mengandung sodium lauryl sulfate (SLS), penyakit radang usus, sampai penyakit Celiac.

Selain itu, penyakit ini juga lebih rentan menyerang wanita dibandingkan dengan pria. Saat lidah sakit dan rasanya tak kunjung hilang bahkan semakin parah, segera konsultasikan ke dokter untuk mencari tahu penyebab pastinya.

6. Kandidiasis mulut

kandidiasis mulut

Ini merupakan infeksi jamur yang umum disebabkan oleh jamur Candida albicans. Penyakit ini dapat hadir di banyak area tubuh tetapi sangat umum pada mukosa mulut dan alat kelamin.

Ada sejumlah faktor yang mendasari perkembangan jamur, termasuk penggunaan antibiotik, imunosupresi, dan obat HIV. Penyebab lainnya termasuk gigi palsu, merokok, kortikosteroid, mulut kering, dan diabetes.

Segera konsultasikan ke dokter agar Anda bisa mendapatkan antijamur untuk mengobati penyakit kandidiasis mulut ini.

7. Penyakit lidah lichen planus

lichen planus

Lichen planus adalah kondisi imunologis yang mempengaruhi kulit atau permukaan mukosa, seperti mulut dan lidah. Jamur Candida albicans dapat hidup berdampingan dengan lichen planus dan memerlukan pengobatan dengan antijamur.

Gejala lichen planus ditunjukkan dengan gejala warna putih pada lidah, pola berenda yang mempengaruhi mukosa lidah, dan terjadinya erosi di lidah.

8. Leukoplakia dan eritroplakia

Leukoplakia

Leukoplakia adalah bercak putih atau plak yang dapat terjadi pada lidah. Eritroplakia adalah lesi yang tampak merah yang terdapat di lidah.

Lesi yang disertai dengan tampilan bintik-bintik putih dan merah yang digabungkan disebut sebagai eritroleukoplakia. Mengutip dalam Independent Nurse, lesi ini memiliki potensi menjadi ganas, oleh karena itu, biopsi dan analisis mikroskopis direkomendasikan.

9. Lidah stroberi

lidah stroberi

Lidah stroberi merupakan gejala demam berdarah, dalam beberapa hari pertama akan muncul lapisan putih tebal di lidah, dengan kemunculan papila merah cerah.

Kondisi ini juga mengonfirmasi diagnosis ketika pasien datang dengan gejala seperti demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, muntah dan sakit perut.

Pada hari kedua, ruam bintik-bintik merah di dasar eritematosa menyebar dimulai di leher dan dada sebelum menyebar ke bagian lain. Dua hari kemudian, lapisan putih pada lidah terkelupas, meninggalkan warna merah, tetapi masih dengan papila yang menonjol.

Segera konsultasikan ke dokter jika merasa ada yang tidak beres dengan kondisi kesehatan Anda, terutama ketika menemui gejala penyakit lidah ini.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Reamy, B. V., Derby, R., & Bunt, C. W. (2010). Common Tongue Conditions in Primary Care. Am Fam Physician , 1(81), 627–634. 

Watkins, Jean (2014). Tongue problems, in images. Independent Nurse, 2014(15), 36–37. doi:10.12968/indn.2014.15.36

Burning Mouth Syndrome. (2019). Mayo Clinic. Retrieved 12 January 2022, from, https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/burning-mouth-syndrome/symptoms-causes/syc-20350911 

Canker Sores. (2018). Mayo Clinic. Retrieved 12 January 2022, from, https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/canker-sore/symptoms-causes/syc-20370615 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ilham Fariq Maulana Diperbarui Jan 31
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.