Kanker Lidah Stadium 4: Gejala, Harapan Hidup, dan Cara Mengobatinya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Kanker lidah bisa menyerang siapa saja tanpa pandang bulu. Pria dan wanita yang tua maupun muda sama-sama berisiko. Sayangnya, sering kali pasien kanker lidah baru terdiagnosis ketika sudah memasuki stadium 4. Lantas, apa yang terjadi ketika seseorang terkena kanker lidah stadium 4, dan berapa besar peluangnya untuk sembuh total?

Apa artinya kanker lidah stadium 4?

sariawan setelah cabut gigi

Stadium adalah istilah untuk menggambarkan ukuran, kondisi, dan lokasi kanker. Dengan mengetahui stadium kanker, dokter dapat merencanakan perawatan dan memperkirakan seberapa besar peluang hidup pasien.

Stadium kanker lidah terbagi menjadi 4. Pada stadium awal kanker lidah, sel kanker masih belum menyebar sama sekali. Ukuran tumor di tahap ini juga cenderung kecil, sekitar kurang dari 2 centimeter.

Sementara saat sudah memasuki stadium 4, sel kanker biasanya telah menyebar ke jaringan sekitar dan bagian tubuh lainnya seperti ke kelenjar getah bening, paru-paru, hati, dan tulang.

Kanker lidah yang sudah memasuki stadium 4 juga dinamakan kanker stadium lanjut atau kanker bermetastasis (menyebar).

Angka harapan hidup pasien kanker lidah stadium 4

lidah berwarna hijau

American Cancer Society menyebutkan peluang keberlangsungan hidup pasien kanker lidah stadium akhir dalam 5 tahun setelah didiagnosis adalah sekitar 39 persen. Artinya, 39 dari 100 orang yang terkena kanker lidah stadium 4 bisa hidup selama 5 tahun setelah didiagnosis.

Penting dipahami bahwa angka ini bukan patokan seberapa lama pasien bisa bertahan hidup. Angka ini hanya sebuah gambaran tentang seberapa besar kemungkinan pengobatan kanker berhasil.

Kenyataannya, peluang harapan hidup setiap orang dapat berbeda-beda. Hal ini bergantung pada usia, kondisi kesehatan fisik dan mental secara umum, jaringan yang terpengaruh, hingga metode pengobatannya.

Untuk meningkatkan peluang hidup, pasien kanker stadium akhir perlu mengikuti pengobatan dengan disiplin guna mengurangi gejala dan mencegah perkembangan kanker semakin meluas.

Pilihan pengobatan kanker lidah stadium 4

Penyakit kanker lidah yang sudah menyebar jauh ke bagian tubuh lain sebetulnya tidak bisa lagi disembuhkan total.

Meski begitu, ada sejumlah perawatan yang bisa dilakukan untuk membantu meringankan gejala sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien.

Selain operasi pengangkatan tumor, berikut pilihan pengobatan kanker lidah stadium 4 yang perlu Anda ketahui.

1. Kemoterapi

mual setelah kemoterapi

Kemoterapi adalah metode pengobatan yang paling populer untuk mengatasi kanker lidah stadium akhir. Pasien akan diberikan sejumlah obat-obatan dengan dosis tinggi untuk menghentikan dan membunuh sel kanker yang ada di lidah. Obat dapat diberikan lewat suntikan/ infus maupun diminum langsung lewat mulut.

Ada banyak jenis obat kemoterapi. Hanya dokter yang dapat menentukan mana obat kemoterapi yang paling cocok untuk Anda. Dokter dapat memberikan satu atau beberapa jenis obat kemoterapi.

Sama seperti perawatan medis lainnya, kemoterapi juga memiliki potensi efek samping. Beberapa efek samping kemoterapi yang paling sering dialami pasien kanker adalah:

  • Rambut rontok
  • Mual dan muntah
  • Badan lemas, lesu, dan tidak bertenaga
  • Nafsu makan menurun sehingga berat badan turun secara drastis

Kabar baiknya, kebanyakan efek samping kemoterapi akan hilang setelah pasien selesai melakukan pengobatan.

2. Terapi radiasi

tes medis diagnosis kanker usus besar

Pilihan pengobatan untuk kanker lidah stadium 4 lainnya adalah terapi radiasi atau radioterapi. Hampir setengah dari pasien kanker disarankan untuk melakukan terapi radiasi dalam pengobatannya.

Pengobatan ini dilakukan dengan menggunakan gelombang energi tinggi seperti sinar X, proton, gama, dan elektron. Paparan gelombang tinggi tersebut akan merusak DNA yang mengatur pembelahan diri sel kanker. Alhasil, pertumbuhan sel kanker akan terhenti atau bahkan mati.

Ketimbang kemoterapi, pengobatan satu ini dinilai lebih minim efek samping. Sebab, radioterapi dapat menurunkan jumlah sel kanker tanpa harus merusak jaringan sehat di sekitarnya.

3. Terapi target

obat kemoterapi minum

Terapi target adalah jenis pengobatan kanker yang dilakukan melalui obat-obatan. Namun, berbeda dengan kemoterapi, terapi target tidak memengaruhi jaringan sehat di sekitar sel kanker.

Sejumlah obat-obatan yang biasanya digunakan untuk terapi target adalah Cetuximab. Bila kanker lidah sudah masuk stadium 4, maka Anda harus lebih disiplin dalam minum obat. Terapi ini bisa dilakukan secara tunggal atau digabungkan dengan pengobatan kanker lainnya.

Kebanyakan pasien umumnya akan diberikan satu jenis perawatan terfokus sampai terlihat ada kemajuan kondisi. Jika dibutuhkan, dokter dapat mengombinasikan pilihat pengobatan lainnya. Misalnya operasi pengangkatan tumor dengan kemoterapi atau kemoterapi yang dikombinasi dengan terapi radiasi.

Perawatan di rumah untuk pasien kanker lidah stadium 4

Selain cara-cara yang sudah disebutkan di atas, penting pula bagi pasien kanker lidah stadium 4 untuk melakukan sejumlah perawatan rumahan seperti:

1. Tetap makan makanan bernutrisi tinggi

Sesekali menuntaskan ngidam makan sesuatu yang kurang sehat boleh. Namun, pasien kanker stadium akhir tetap harus mengimbanginya dengan makan makanan bernutrisi tinggi.

Menjaga pola makan sehat bertujuan untuk menguatkan stamina tubuh yang seringnya melemah setelah pengobatan. Di sisi lain, gejala kanker lidah di stadium akhir juga seringkali membuat pasien sulit untuk mengunyah makanan sehingga rentan mengalami kekurangan gizi.

Itu sebabnya, pastikan pasien yang tengah menjalani pengobatan kanker mendapatkan cukup asupan lemak baik, serat, protein, dan karbohidrat. Selain memperbanyak makan sehat, pasien kanker juga harus menghindari:

  • Makanan kemasan yang tinggi garam, gula, dan lemak.
  • Makanan olahan yang dibuat dengan perasa buatan dan bahan pengawet.
  • Makan serba digoreng dan berlemak karena jenis makanan ini dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh. Di sisi lain, makanan ini pun dapat menghambat perawatan medis yang sedang dijalani pasien.

2. Meditasi

Penyakit kanker tak hanya menggerogoti fisik pasien, tapi juga kondisi psikologisnya. Pasien kanker lidah stadium 4 sangat rentan mengalami depresi selama menjalani proses pengobatan. Itu sebabnya, kesehatan mental pasien juga perlu mendapatkan perhatian lebih.

Salah satu cara menjaga kesehatan mental pasien adalah dengan rutin meditasi. Meditasi dapat membuat pikiran pasien lebih tenang dan bahagia. Dengan begitu, pasien akan lebih nyaman ketika menjalani pengobatan kanker.

3. Konseling ke psikolog

Selain meditasi, konseling ke psikolog juga dapat membantu mengurangi tekanan yang dialami pasien saat pengobatan kanker. Anda mungkin bertanya-tanya, kenapa harus ke psikolog kalau bisa curhat dengan orang terdekat?

Memang tidak ada salahnya curhat dengan orang terdekat, tapi psikolog bisa membantu Anda lebih cepat dan efektif. Seorang psikolog sudah terlatih dan berpengalaman untuk benar-benar mendengarkan kliennya. Mereka telah dibekali kemampuan untuk menggali akar masalah sekaligus mencari jalan keluarnya yang tepat sasaran.

Maka itu, konseling ke psikolog bisa jadi pilihan yang tepat untuk membantu meningkatkan kualitas hidup pasien kanker lidah stadium 4.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca