Malam Begadang, Bolehkah ‘Balas Dendam’ Bayar Utang Tidur di Siang Hari?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 12/10/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sebagian besar orang pasti pernah begadang. Entah itu untuk mengejar deadline kantor atau tugas kuliah, ada acara keluarga, dan kegiatan lainnya. Ketika waktu tidur tidak tercukupi, kebanyakan orang menggampangkan masalah ini, “Besok bisa tidur siang ini” atau “Besok lanjut tidur di bus saja pas ke kantor”. Namun, apakah boleh Anda malam begadang dan membayar tidur yang kurang di siang hari seperti ini?

Bolehkah bayar utang tidur di siang hari karena malam begadang?

Malam hari adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk beristirahat. Pada istirahat inilah tubuh akan mempersiapkan diri untuk kembali beraktivitas di esok hari.

Namun, adanya aktivitas tertentu atau masalah kesehatan bisa mengganggu jam tidur Anda. Contohnya, sengaja tidak tidur untuk begadang atau susah tidur karena insomnia.

Kurangnya jam tidur jelas bisa membuat Anda mengantuk keesokan harinya. Tak jarang, mereka yang memiliki kegatan di pagi hari memilih akan ‘balas dendam’ tidur di siang hari. Bila tidak memungkinkan Anda akan memanfaatkan waktu-waktu tertentu untuk tidur, seperti di perjalanan menuju kantor.

Anda mungkin berpikir bahwa begadang di malam hari tidak akan jadi masalah selama Anda bisa membayar kekurangan tidur di siang hari. Padahal, sebenarnya tindakan ini tidak dianjurkan.

Alasannya, membayar utang dengan cara ini memungkinkan Anda tidur siang lebih lama. Padahal, tidur siang lebih lama bisa membuat Anda kembali tidak bisa tidur malam harinya. Akibatnya, Anda akan tidur lebih larut dan mengantuk esok harinya. Lambat laun, kebiasaan ini bisa merusak siklus tidur Anda.

Dampak siklus tidur yang berantakan

mengatasi insomnia

Sering begadang di malam hari dan tidur di siang hari lebih lama, membuat siklus tidur Anda berantakan. Siklus yang kacau ini bisa membuat sistem di tubuh Anda juga ikut terganggu sehingga menimbulkan berbagai masalah, seperti sulit berpikir jernih, sulit fokus, mengantuk, keseimbangan tubuh terganggu, dan kadang linglung.

Semua efek tersebut bisa menurunkan produktivitas, bahkan menempatkan Anda dalam bahaya, seperti kecelakaan ketika mengemudikan kendaraan.

Menurut National Health Service, kurang tidur akibat siklus tidur yang berantakan dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti obesitas, jantung, dan diabetes tipe 2.

Tenang saja, utang tidur bisa dibayar, kok

mitos kebiasaan tidur

Walaupun Anda tidak disarankan untuk membayar utang tidur di siang hari, bukan berarti lebih baik Anda membiarkan utang tidur menumpuk begitu saja.

Utang tidur masih bisa Anda bayar dengan cara yang aman, yaitu memperpanjang waktu tidur di malam hari.

Contohnya, bila Anda biasanya tidur pukul 10 malam, tapi hari itu Anda harus begadang sampai pukul 12 malam, artinya jam tidur Anda berkurang 2 jam.

Keesokan malamnya, cobalah tidur 1 jam lebih awal dan bangun pada jam yang sama seperti biasa. Kemudian, ulangi lagi hingga utang tidur Anda terbayar.

Namun, bagaimana dengan orang yang punya utang tidur menumpuk? Utang tidur yang bukan karena begadang, misalnya karena masalah insomnia di malam hari, tidak boleh dibiarkan menumpuk ataupun diganti dengan tidur siang.

Cara membayar utang tidur Anda juga tetap sama seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, yakni tidur lebih awal dan bangun pagi di waktu yang sama. Lakukan pembayaran utang tidur dengan cara mencicil, misalnya hari ini tidur malam 2 jam lebih awal dan esoknya pun begitu seterusnya.

Dengan membiasakan diri tidur dan bangun pada jam yang sama, siklus tidur Anda yang terganggu bisa kembali normal. Anda mungkin butuh bantuan dari dokter, psikolog, atau terapis untuk memperbaiki kualitas tidur terkait insomnia.

Meski tidak boleh membayar utang tidur dengan tidur siang, bukan berarti Anda sama sekali tidak dibolehkan untuk tidur siang. Anda tetap boleh tidur siang, idealnya cukup 20 menit di saat Anda mengantuk atau kelelahan.

Sumber foto: Best Life.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Kita Sering Ngantuk Saat Puasa?

Penelitian menunjukkan bahwa pukul 14.00 sampai 16.00 adalah waktunya kantuk menyerang saat kita berpuasa. Kenapa sering ngantuk saat puasa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Benarkah Ada Hubungan Psoriasis dengan Insomnia?

Psoriasis adalah penyakit perandangan kulit. Kondisi ini disebut-sebut dapat memicu insomnia. Bagaimana sebenarnya hubungan psoriasis dengan insomnia?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Penyakit Kulit, Health Centers 18/03/2020 . Waktu baca 4 menit

Posisi Tidur Menggambarkan Kondisi Hubungan Anda dengan Pasangan

Pergerakan saat tidur memang tidak dilakukan dengan tak sadar, tapi ternyata posisi tidur bisa menggambarkan hubungan Anda dengan pasangan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14/03/2020 . Waktu baca 5 menit

Tidur Siang Bikin Kita Mengingat Hal yang Sebenarnya Tidak Terjadi

Penelitian mengatakan bahwa tidur siang ternyata bisa memicu otak untuk memunculkan kenangan palsu yang tak pernah terjadi.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Fakta Unik 03/03/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mimpi buruk saat demam

Mimpi Buruk Saat Demam Tinggi? Inilah Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020 . Waktu baca 5 menit
diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020 . Waktu baca 6 menit
Mengubah pola tidur

Kiat Jitu Menyesuaikan Waktu Tidur Dengan Perubahan Jadwal Kerja yang Baru

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 08/05/2020 . Waktu baca 4 menit