Sendawa biasanya terjadi setelah Anda makan atau minum terlalu cepat, atau sambil mengobrol, sehingga lambung ikut terisi oleh udara yang masuk ke mulut. Ini merupakan reaksi normal dan wajar terjadi pada siapapun. Namun biasanya, sendawa hanyalah sementara. Jika Anda justru jadi sendawa terus padahal tidak habis makan, ini mungkin pertanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres pada tubuh Anda.

Masalah kesehatan yang bisa menyebabkan Anda sendawa terus tanpa henti

Bhavesh Shah, MD, direktur medis gastroenterologi di Long Beach Memorial Medical Center California memaparkan bahwa jika sendawa terus berlanjut dalam jangka waktu lama dan bahkan memburuk, tandanya Anda perlu pergi ke dokter.

Ada sejumlah kondisi serius yang bisa menyebabkan Anda sering sendawa. Beberapa di antaranya ialah:

1. Refluks asam lambung (GERD)

Refluks asam lambung atau juga dikenal sebagai refluks gastroesofagus (GERD) adalah aliran balik asam lambung, atau naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Lambung bertugas memecah makanan yang masuk agar dapat diserap tubuh. Untuk memudahkan tugasnya ini, lambung memproduksi asam dan enzim. Jadi, asam memang sengaja dihasilkan oleh lambung. Tetapi jika jumlah asam yang dihasilkan terlalu banyak, maka ini dapat menyebabkan masalah lambung, seperti refluks asam lambung. Jika Anda sudah sangat sering mengalami refluks asam lambung, setidaknya lebih dari dua kali per minggu, maka refluks asam lambung sudah berkembang menjadi GERD.

GERD ditandai dengan sensasi panas terbakar di ulu hati, perut kembung dan perih mulas, serta sering sendawa.  Makanan tertentu, obat-obatan, dan zat lainnya dapat memperparah GERD, termasuk kopi, soda, alkohol, serta saus tomat.

2. Infeksi H. pylori

Bakteri Heliobacter pylori atau disingkat H. pylori adalah penyebab utama dari tukak lambung. Bakteri ini hidup di lapisan lendir saluran pencernaan, sehingga menyebabkan peradangan dan luka iritas pada lambung dan usus halus.

Infeksi ini menyebabkan mual, perut terasa sakit dan perih, begah, berat badan turun drastis, kehilangan nafsu makan, sulit menelan, serta sering bersendawa. Infeksi H. pylori juga dapat menyebabkan gastritis dan kanker lambung.

Kasus infeksi yang ringan dapat didiagnosis lewat tes darah, napas atau tinja, dan ditangani lewat pemberian resep antibiotik untuk meredakan gejalanya.

3. Hernia hiatal

Hernia hiatal adalah kondisi di mana bagian atas lambung menonjol hingga ke bagian pembukaan diafragma. Diafragma adalah dinding otot yang memisahkan lambung dengan dada. Diafragma membantu agar asam tidak naik ke kerongkongan. Ketika Anda memiliki hernia hiatal, asam lebih mudah naik. Gejala hernia hiatal meliputi rasa panas dalam perut, sakit di dada, dan sendawa terus tanpa henti.

Penyakit ini sering disebabkan oleh adanya tekanan yang intens di sekeliling otot perut, seperti batuk yang kencang, refleks muntah, ngeden selama buang air besar, dan saat Anda mengangkat benda berat. Hernia hiatal lebih umum terjadi pada wanita, orang yang kelebihan berat badan, dan orang-orang yang berusia lebih dari 50 tahun.

4. Penyebab lainnya

Produksi gas berlebihan menyebabkan perut kembung sehingga dapat menimbulkan sendawa untuk melegakannya. Ada beberapa penyakit yang menyebabkan tubuh Anda memproduksi gas berlebih, seperti pankreatitis kronis atau penyakit celiac. Hal ini disebabkan oleh pencernaan atau penyerapan gula serta polisakarida yang buruk akibat dua kondisi tersebut.

Jika Anda masih sendawa terus tanpa penyebab yang jelas, segeralah konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis tepat dan langkah pengobatannya. Deteksi dini juga dapat menghindarkan Anda dari komplikasi berbahaya yang mungkin mengintai.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca