Bisakah Mengandalkan Obat Antivirus untuk Mengobati Flu?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Sesuai dengan namanya, obat antivirus atau antiviral adalah salah satu jenis obat-obatan yang dapat digunakan untuk menghambat perkembangan virus di dalam tubuh. Obat ini hadir dalam bentuk tablet, pil, sirup, maupun cairan infus atau intravena (IV), yang hanya bisa diperoleh melalui resep dokter. Lantas, apakah obat antiviral ini bisa dipakai untuk meredakan gejala flu (influenza)?

Bisakah obat antivirus mengatasi flu?

Meski tersedia dalam berbagai jenis yang ditujukan untuk berbagai penyakit berbeda, obat antivirus atau antiviral memang sering kali digunakan untuk membantu mencegah, mengatasi, sekaligus mempersingkat lama waktu virus dan gejala flu bertahan di tubuh Anda.

Berbeda dengan antibiotik yang khusus melawan serangan bakteri, obat antiviral ini bekerja lebih ampuh untuk menangkal virus yang masuk ke dalam tubuh. Ada berbagai jenis obat antivirus untuk mengatasi flu, seperti oseltamivir (Tamiflu®), zanamivir (Relenza®), peramivir (Rapivab®), amantadine, dan rimantadine.

Semua obat tersebut tidak bisa Anda dapatkan di warung atau supermarket, karena memang tidak dijual bebas dan hanya bisa diperoleh melalui resep dokter. Anda dianjurkan untuk segera minum obat antivirus setelah 48 jam kemunculan gejala flu. Ini karena proses kerja obat tersebut diyakini paling efektif di sekitar waktu tersebut.

Meski begitu, sebenarnya tubuh dapat menyembuhkan diri sendiri ketika terkena infeksi yang disebabkan oleh virus, seperti flu ini. Untuk pulih biasanya diperlukan obat-obatan pereda gejala serta asupan makan dan minum yang baik. Sementara, obat antivirus ini baru akan diperlukan jika virus sudah menimbulkan komplikasi serius.

Disopyramide adalah obat

Bagaimana aturan konsumsi obat antivirus?

Aturan, dosis, serta jangka waktu minum obat antiviral untuk mengatasi flu pada setiap orang tidak selalu sama, tergantung dari usia, jenis obat, serta tujuan konsumsi obat tersebut. Dengan kata lain, jenis obat yang digunakan pada fase pencegahan dan pengobatan penyakit flu bisa saja berbeda.

Selain itu, cara konsumsi obat antiviral untuk mengatasi flu pun berbagai macam. Ada yang bisa diminum langsung karena berbentuk sirup atau pil seperti Tamiflu®, harus dihirup karena berbentuk bubuk seperti Relenza®, maupun diberikan melalui cairan infus seperti Rapivab®.

Khasiat obat-obatan tersebut memang terbukti ampuh untuk membantu mengatasi flu, tapi tetap ada efek samping yang berbeda untuk masing-masing jenis obat antiviral. Entah itu berupa mual, muntah, diare, dan lain sebagainya. Pastikan selalu sampaikan semua keluhan yang Anda rasakan pada dokter selama mengonsumsi obat antivirus untuk mengatasi flu.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca