backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

2

Tanya Dokter
Simpan

7 Gejala Flu yang Tidak Boleh Disepelekan

Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H. · General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


Ditulis oleh Risky Candra Swari · Tanggal diperbarui 08/03/2024

7 Gejala Flu yang Tidak Boleh Disepelekan

Hampir setiap orang pernah sakit flu setidaknya sekali seumur hidup. Namun, biasanya sebelum benar-benar sakit, Anda akan terlebih dahulu mengalami beragam gejala flu. 

Mengenali tanda dan gejala di bawah ini sedari dini dapat membantu Anda lebih cepat sembuh.

Tanda dan gejala influenza yang paling sering muncul

Flu merupakan penyakit yang menyerang pernapasan, utamanya hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Meski begitu, gejala flu atau influenza juga dapat memengaruhi berbagai bagian tubuh lainnya.

Influenza tidak lagi tergolong penyakit mematikan sejak vaksin flu ditemukan. Namun, flu yang tidak ditangani dengan tepat masih berisiko merugikan kesehatan dalam jangka panjang.

Gejala-gejala influenza mungkin dapat bervariasi pada beberapa orang, tergantung pada jenis flu dan penyebab yang mendasarinya.

Dikutip dari Better Health, tubuh umumnya akan menunjukkan ciri-ciri flu mau sembuh pada hari ke-8 sejak Anda terjangkit penyakit, seperti berkurangnya keparahan gejala.

Berikut ini adalah beberapa tanda dan gejala influenza paling umum yang perlu Anda waspadai.

1. Badan pegal-pegal

salah diagnosis

Gejala flu biasanya datang tiba-tiba dan cepat, kurang-lebih 24–48 jam setelah Anda terpapar virus.

Badan pegal dan nyeri otot di sekujur tubuh atau yang lebih dikenal sebagai linu adalah salah satu gejala sakit flu yang paling pertama muncul.

Begitu gejala influenza yang lain mulai muncul, pegal-pegal yang Anda alami pun akan makin terasa parah hingga bisa menghambat aktivitas sehari-hari.

Segeralah beristirahat bila tubuh mulai terasa pegal dan linu tanpa sebab yang jelas. Perbanyak tidur dan minum air putih untuk membantu sistem imun melawan virus penyebab flu.

2. Demam

Demam adalah respons alami tubuh untuk memerangi infeksi. Ketika Anda demam, itu artinya tubuh Anda sedang “diserang” oleh sesuatu, entah itu bakteri maupun virus.

Pada sejumlah kasus, gejala flu bisa mengakibatkan demam tinggi hingga mencapai 38 derajat Celsius atau lebih. Meski begitu, tidak semua orang akan otomatis demam saat flu.

Anda bisa menurunkan demam dengan minum obat paracetamol yang dijual bebas tanpa resep dokter. Obat ini aman digunakan oleh anak-anak, orang dewasa, atau lansia.

Namun, sebelum menggunakannya, pastikan Anda membaca petunjuk pemakaian obat atau berkonsultasi dengan dokter bila memiliki kondisi medis tertentu.

3. Batuk

Batuk karena gejala flu biasanya disertai dengan mengi (napas berbunyi ngik-ngik) dan dada sesak. Anda juga mungkin akan mengalami batuk berdahak, meski tidak selalu demikian.

Supaya batuk cepat sembuh, Anda bisa meminum obat batuk yang dijual bebas di apotek.

Saat batuk atau bersin, jangan lupa menutup mulut Anda dengan tisu atau siku bagian dalam untuk menghindari penyebaran infeksi virus ke orang lain.

Bila perlu, gunakan masker penutup mulut saat Anda berinteraksi dengan orang lain. Ingat, flu adalah penyakit yang sangat menular.

fakta flu

4. Sakit tenggorokan

Batuk terus-terusan dapat membuat tenggorokan teriritasi dan terasa gatal. Meski begitu, Anda mungkin juga mengalami sakit tenggorokan tanpa disertai dengan batuk.

Jika tidak segera diobati, kondisi ini akan menyebabkan susah menelan saat makan dan minum. Sakit tenggorokan cenderung bertambah parah seiring dengan makin parahnya flu Anda.

Permen pelega tenggorokan (lozenges) dapat membantu meredakan sakit tenggorokan karena flu meski efeknya hanya sementara.

Cara tradisional, misalnya kumur air garam dan makan sup hangat, juga dapat membantu meringankan sakit tenggorokan akibat gejala penyakit influenza atau flu berat.

5. Badan menggigil

Menggigil adalah cara tubuh menghangatkan diri saat terkena udara dingin. Namun, Anda bisa saja menggigil saat kena flu meski suhu lingkungan terbilang normal atau bahkan panas.

Saat flu, Anda menggigil karena demam. Dalam kasus tertentu, Anda mungkin sudah merasa kedinginan dan ngilu sekujur tubuh bahkan sebelum demamnya muncul.

Menyelimuti tubuh dengan selimut tebal dapat membantu menghangatkan diri Anda lebih cepat dan mengurangi gejala flu yang satu ini.

Anda juga bisa meminum obat flu yang mengandung pereda nyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen, untuk membantu menurunkan demam.

6. Hidung tersumbat atau meler

Besar kemungkinan hidung Anda akan tersumbat atau malah meler saat terkena flu. Kondisi ini tentu tidak nyaman karena membuat Anda sulit bernapas lega.

Gejala hidung tersumbat karena flu terjadi akibat peradangan dan pembengkakan pada lapisan selaput lendir atau mukosa saluran hidung.

Anda bisa meredakan hidung tersumbat dengan minum obat dekongestan. Obat ini biasanya dijual secara bebas di apotek tanpa resep dokter.

Namun, Anda perlu hati-hati karena beberapa jenis obat flu dari kelompok ini dapat menimbulkan rasa kantuk.

7. Sakit kepala

Gejala flu yang paling terakhir muncul ialah sakit kepala. Kondisi ini terjadi bila influenza sudah mulai parah, terutama bila penyakit ini sampai membuat Anda demam.

Kunci utama mengobati sakit kepala karena flu yakni dengan memperbanyak tidur dan istirahat. 

Anda juga bisa memijat lembut bagian kepala yang terasa sakit menggunakan telunjuk dan ibu jari. Ulangi pijatan sampai sakit kepala yang Anda alami berkurang.

Penting juga untuk banyak minum air putih, terlebih bila gejala dehidrasi sudah muncul, seperti rasa haus berlebih, mulut kering, badan lemas, dan jarang buang air kecil.

Seperti apa gejala flu pada anak-anak?

Gejala flu pada anak-anak tidak jauh berbeda dengan orang dewasa. Beberapa gejala yang perlu diperhatikan orangtua adalah anak terus-terusan rewel tanpa sebab serta kurang nafsu makan. Gejala-gejala ini bisa bertahan seminggu atau bahkan lebih lama.

Kapan Anda harus segera periksa ke dokter?

Wanita konsultasi KB suntik dengan dokter

Gejala flu umumnya segera membaik dalam beberapa hari atau kurang dari dua minggu.

Namun, bila kondisi Anda tidak juga membaik setelah jangka waktu tersebut, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter untuk menghindari komplikasi flu.

Selain itu, beberapa gejala influenza yang perlu mendapatkan perhatian lebih antara lain:

  • sesak napas,
  • rasa sakit atau tertekan pada dada atau perut,
  • kepala pusing terus-menerus,
  • penurunan kesadaran,
  • kejang,
  • berkurangnya produksi urine atau bahkan tidak buang air kecil sama sekali,
  • nyeri otot parah,
  • melemahnya kondisi tubuh, dan
  • demam atau batuk yang membaik, tetapi kembali muncul dan makin parah.

Jika Anda merasa khawatir mengenai gejala influenza yang sedang Anda alami, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

Kesimpulan

  • Mengenali gejala flu secara dini dapat membantu mempercepat proses penyembuhan.
  • Tanda dan gejala penyakit influenza meliputi badan pegal, demam, menggigil, batuk, sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau meler, hingga sakit kepala.
  • Meski flu bisa sembuh dengan sendirinya, Anda bisa mengatasi gejalanya dengan lebih banyak beristirahat, minum air putih, dan minum obat yang dijual bebas.
  • Jika gejala tidak membaik lebih dari dua minggu dan disertai gejala parah, segeralah konsultasi dengan dokter.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


Ditulis oleh Risky Candra Swari · Tanggal diperbarui 08/03/2024

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan