Semua yang Perlu Anda Ketahui Seputar Metabolisme Tubuh (Beda, Loh, Dengan Sistem Imun!)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Apakah Anda pernah dengar kalau metabolisme adalah hal yang menentukan gemuk atau tidaknya seseorang? Atau, mungkin hal ini pernah sampai di telinga Anda ‘badan gemuk akibat metabolisme tubuhnya tidak baik’. Banyak yang menyalahkan metabolisme lambat atas kegemukan yang mereka alami. Tapi, sebenarnya apa sih arti metabolisme itu? Apakah sama dengan kegiatan mencerna makanan? Lalu, mengapa metabolisme sangat memengaruhi berat badan tubuh?

Metabolisme adalah proses pembentukan energi

Metabolisme adalah proses yang dilakukan tubuh untuk mendapatkan energi. Lalu apa bedanya dengan mencerna? Apakah metabolisme sama dengan mencerna?

Proses mencerna sebenarnya lebih diartikan sebagai proses yang dilakukan tubuh untuk mengolah dan memecah makanan menjadi zat gizi. Proses ini sepenuhnya terjadi di organ-organ pencernaan, seperti lambung dan usus. Sementara metabolisme adalah proses di mana tubuh mengubah zat gizi yang telah diserap oleh tubuh menjadi energi untuk digunakan dalam menjalani fungsi tubuh. Proses ini bisa terjadi di berbagai sel dalam tubuh. Energi ini yang selanjutnya digunakan untuk menunjang segala fungsi tubuh, dari bernapas, berpikir, hingga Anda melakukan berbagai aktivitas dalam satu hari.

Jadi kalau diurutkan, pertama-tama makanan akan masuk ke dalam tubuh melalui mulut. Kemudian makanan akan dilumatkan di mulut agar bisa dicerna dan diambil zat gizinya di dalam perut. Setelah itu, zat-zat gizi akan diserap ke dalam sel. Nah, di sini metabolisme terjadi, yaitu saat zat gizi – seperti karbohidrat – menjadi energi tubuh.

Tahapan proses metabolisme dalam tubuh

Metabolisme adalah proses dasar yang terjadi pada setiap orang – bahkan tiap makhluk hidup – agar fungsi tubuhnya dapat berjalan dengan normal. Dalam tubuh manusia, proses ini terjadi dalam dua cara, yaitu:

  • Anabolisme. Mudahnya, proses anabolisme adalah proses pembentukan. Berbagai zat yang Anda dapatkan dari makanan, akan dikumpulkan tubuh kemudian dibentuk menjadi suatu zat yang baru yang bisa digunakan tubuh untuk menjalani fungsinya. Proses ini terjadi ketika tubuh memperbaiki jaringan yang rusak, serta membangun dan menghasilkan berbagai hormon. Proses ini akan menghabiskan energi.
  • Katabolisme. Sebaliknya, proses katabolisme justru identik dengan memecah zat gizi menjadi lebih kecil agar bisa disimpan oleh tubuh. hal ini terjadi ketika pembentukan energi terjadi. Jadi, saat Anda mengonsumsi nasi atau makanan pokok lain kemudian diubah oleh tubuh untuk menjadi energi utama, maka saat itu katabolisme terjadi. Proses ini menghasilkan energi.

Metabolisme bukan penentu kurus-gemuknya seseorang

Apakah Anda salah satu orang yang percaya kalau seseorang yang gemuk disebabkan karena metabolismenya  yang lambat? Faktanya, hal ini tidak terbukti. Orang yang memiliki berat badan berlebih belum tentu mempunyai metabolisme lambat, begitu pun sebaliknya.

Tapi, bukan berarti metabolisme tidak berhubungan sama sekali dengan berat badan. Justru, berat badan yang terus naik terjadi akibat terlalu sering mengalami proses katabolisme – di mana energi dibentuk – dan tanpa anabolisme – di mana tubuh harusnya menggunakan energi untuk membangun sel dan jaringan. Sederhananya, hal ini membuat tubuh terus menumpuk energi tanpa dan sedikit menggunakannya.

Namun penyebab naiknya berat badan sebenarnya cukup rumit karena dipengaruhi oleh berbagai hal tak hanya kecepatan metabolisme seseorang saja. timbangan Anda naik bisa jadi disebabkan oleh lingkungan, masalah pada hormon, atau bahkan gangguan tubuh lainnya.

Jadi, kalau Anda ingin punya berat badan yang ideal, sebaiknya Anda menerapkan pola hidup sehat, melakukan olahraga rutin, dan memilih makanan yang sehat, rendah kalori, serta rendah lemak.

Baca Juga:

Sumber