6 Manfaat Sagu untuk Kesehatan: Dari Obat Demam Hingga Darah Tinggi

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017
Bagikan sekarang

Saat ini, sekitar 30 persen masyarakat Maluku dan Papua masih menggunakan sagu sebagai makanan pokok dalam menu sehari-harinya. Sagu bisa diolah dalam berbagai macam bentuk, mulai dari tepung, gula, bahkan beras sagu. Sebagai salah satu makanan pokok masyarakat di Indonesia, sagu memang memiliki nutrisi yang baik bagi tubuh. Jadi jangan heran jika manfaat sagu untuk kesehatan pun sangat berlimpah. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Kandungan nutrisi dalam sagu

Kandungan nutrisi terbanyak di dalam sagu adalah karbohidrat murni. Karbohidrat ini masuk dalam kategori makronutrien yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah banyak untuk bahan energi dan fungsi otak. Sebagai tolak ukur, dalam 100 gram sagu terdapat:

  • 86 gram karbohidrat
  • 1 gram serat
  • 0,5 gram protein
  • 350 kalori
  • 3 miligram sodium
  • 5 miligram potasium
  • 0,2 gram lemak total
  • 0,1 gram lemak jenuh

Sagu memang tidak mengandung banyak vitamin dan mineral, namun meski sedikit sagu masih memiliki beberapa kandungan vitamin dan mineral. Walaupun tergolong bukan makanan yang rendah kalori dan sumber protein serta serat yang baik, namun kandungan sagu mengandung lemak jenuh yang sangat sedikit. Nah, hal ini membuktikan jika secara keseluruhan nutrisi dalam sagu masih golongkan relatif lengkap walaupun jumlahnya tidak banyak.

Manfaat sagu untuk kesehatan

Setelah mengetahui kandungan nutrisi di dalam sagu, berikut beberapa manfaat sagu untuk kesehatan yang harus Anda ketahui.

1. Sumber energi

Kandungan karbohidrat dalam jumlah banyak di dalam sagu bisa menjadi alternatif yang sangat baik sebagai suplemen alami penambah energi di dalam tubuh. Tubuh kita membutuhkan banyak energi untuk rileksasi pasca melakukan olahraga yang berat.

Nah, sagu ini dapat membantu Anda mengisi kembali energi yang hilang. Hal ini diketahui jika sagu dapat meningkatkan produksi glukosamin alami dalam tubuh yang dapat memperbaiki keseluruhan pergerakan sendi dan pemulihan otot di sekitarnya.

2. Mencegah darah tinggi

Sejak zaman kuno akar tapioka telah digunakan untuk menyembuhkan stres, hipertensi, serta memegang peranan penting dalam perawatan alami untuk masalah kardiovaskular. 100 gram sagu mengandung sekitar lima miligram potasium. Kandungan potasium di dalam sagu dipercaya bisa meningkatkan sirkulasi darah dan keseluruhan sistem kardiovaskular. Jadi tidak heran, jika sagu menjadi salah satu pengobatan terkenal untuk masalah hipertensi.

3. Memperlancar sistem pencernaan

Sagu juga membantu dalam perbaikan keseluruhan sistem pencernaan. Sejak dulu, sagu digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit pencernaan seperti kembung, sembelit, asam lambung, maag, dan gangguan pencernaan lainnya.

Sagu meningkatkan produksi enzim pencernaan dan pergerakan usus secara keseluruhan dengan melindungi usus agar tidak kering. Itu sebabnya, biasanya sagu diresepkan untuk pasien penyakit gastroenteritis atau muntaber, karena mampu memberikan efek menenangkan dan mendinginkan perut dari rasa sakit.

4. Meningkatkan kesehatan tulang dan sendi

Sagu mengandung kalsium, zat besi dan mineral lainnya yang membantu dalam perbaikan tulang dan persendian. Selain itu, sagu meningkatkan produksi glukosamin, yang mempengaruhi kepadatan tulang, fleksibilitas dan gerakan sendi. Kadar glukosamin yang meningkat ini akan meningkatkan produksi cairan sinovial yang ditemukan dalam jumlah kecil antara selubung sendi dan selubung tendon sehingga berfungsi untuk fleksibilitas gerakan persendian.

5. Menjaga suhu tubuh agar tetap dingin

Sagu nyatanya bisa membantu meredakan panas akibat demam yang berlebih dari dalam tubuh. Biasanya saat Anda mengonsumsi antibiotik, maka efek sampingnya tubuh akan menghasilkan produksi panas yang berlebihan.

Nah, untuk meredakan panas tubuh secara efektif, Anda bisa mengonsumsi sagu. Pasalnya, sagu memiliki efek pendinginan yang menenangkan tubuh dengan mengendalikan kelebihan produksi empedu. Bahkan menurut “The New Oxford Book of Food Plants,” obat tradisional India menggunakan sagu yang dicampur dengan nasi untuk membantu mendinginkan tubuh. Karena itu, sagu bisa berfungsi sebagai obat herbal untuk mengobati penyakit akibat suhu panas yang terlalu tinggi di dalam tubuh seperti demam.

6. Masker wajah alami

Di Indonesia, manfaat sagu untuk kecantikan sudah tidak bisa diragukan lagi. Banyak produk kecantikan sejak dulu menjadikan sagu sebagai bedak dan masker wajah. Nyatanya sagu memang bisa bekerja sebagai exfoliator kulit yang sangat bagus. Anda bisa membuat masker wajah menggunakan tepung sagu atau sagu yang berbentuk mutiara yang dicampur dengan beberapa tetes susu untuk membuat pasta kental. Selain sebagai exfoliator alami, sagu juga bisa membantu mempercepat penyembuhan bekas luka dan menghaluskan kulit.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tak Hanya Nikmat Jadi Lalapan, Ini 5 Manfaat Daun Kemangi Bagi Kesehatan

Suka mengunyah kemangi saat makan lalapan di restoran Sunda? Nah ternyata, manfaat daun lalapan ini juga bisa buat mencegah DBD, lho!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Daun Binahong

%%title%% adalah tanaman herbal. Cari tahu kegunaan, efek samping, keamanan, dan interaksi herbal ini di Hello Sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Benarkah Kapur Sirih Bermanfaat Buat Kesehatan?

Masyarakat Indonesia mungkin sudah tak asing lagi dengan kapur sirih. Bubuk berwarna putih ini diklaim memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Benarkah?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Mengulik Manfaat Minyak Biji Rami (Flaxseed): Lancarkan Pencernaan Sampai Mencegah Kanker

Meski kurang familiar, minyak biji rami (flaxseed) ternyata berpotensi menurunkan risiko kanker yang tentunya sayang untuk dilewatkan. Apa lagi manfaatnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Direkomendasikan untuk Anda

vasodilator

Vasodilator, Obat untuk Memperlebar Pembuluh Darah

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 16/03/2020
selai kacang untuk diet

Makan Selai Kacang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Kok Bisa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 20/08/2019
manfaat buah sawo

4 Manfaat Memukau Buah Sawo yang Jarang Diketahui Orang

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 11/03/2019
kacang polong

Selain Enak, Ini 4 Manfaat Kacang Polong Bagi Kesehatan Tubuh

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/03/2019