Perhatikan Hal-hal Ini Sebelum Mencoba Pengobatan Sel Punca

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19/05/2020
Bagikan sekarang

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menggerebek sebuah klinik sel punca di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (11/1) malam. Klinik sel punca tersebut disegel lantaran menjalankan praktik pengobatan sel punca yang dianggap ilegal.

Penyegelan klinik sel punca berawal dari laporan masyarakat yang curiga mengenai praktik kedokteran tanpa disertai izin dari BPOM. Bagaimana cara memilih klinik sel punca yang benar dan apa itu sebenarnya sel punca?

Mengenal pengobatan sel punca dan manfaatnya

jumlah sel tubuh

Sel punca atau stem cell adalah sel-sel khusus dari tubuh manusia yang dapat dikembangkan menjadi berbagai jenis sel baru. Dalam kondisi tertentu di laboratorium maupun tubuh manusia, sel-sel ini bisa berkembang menjadi sel otak, sel darah, sel jantung, dan lain-lain.

Sejauh ini, para peneliti dapat memperoleh sel punca dari sumber berikut:

  • Embrio berusia 3-5 hari. Pada periode ini, embrio baru terdiri dari 150 sel. Sel-sel tersebut disebut sel pluripoten.
  • Sumsum tulang atau jaringan lemak orang dewasa.
  • Sel tubuh orang dewasa yang dimodifikasi secara genetis menjadi sel pluripoten seperti pada embrio.
  • Cairan ketuban dan darah dari tali pusat.

Terapi dengan sel punca sangat diminati karena manfaatnya begitu besar bagi dunia medis. Menurut National Institutes of Health, pengobatan ini berpotensi dalam meningkatkan pemahaman tentang penyakit, mengganti jaringan yang rusak, serta memastikan keamanan dan keampuhan obat baru.

Namun, terapi sel punca yang menggunakan embrio orang lain dianggap bertentangan dengan moral dan etika sehingga masih dinilai ilegal di beberapa negara. Terapi ini juga sangat rumit dan tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Cara memilih penyedia terapi sel punca yang tepat

pemeriksaan laboratorium demam berdarah

Tingginya permintaan terhadap terapi sel punca membuat banyak tempat berlomba-lomba menyediakan pengobatan ini. Tidak sedikit pula produk kesehatan dan kecantikan yang diklaim memiliki kandungan sel punca. Padahal, penggunaan sel punca tidak dapat diterapkan secara asal.

Jika Anda membutuhkan pengobatan sel punca, Anda perlu teliti dalam memilih penyedia layanan untuk menghindari praktik-praktik ilegal. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan:

1. Penyedia layanan yang legal

Di Indonesia, sejauh ini baru terdapat 11 rumah sakit yang menyediakan pengobatan sel punca secara legal. Dua di antaranya, RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta dan RSUD Dr. Soetomo Surabaya adalah pembina, sementara sembilan lainnya adalah rumah sakit yang dibina, yakni:

  • RSUP Dr. M. Djamil Padang
  • RS Pusat Nasional Jantung Harapan Kita Jakarta
  • RSUP Fatmawati Jakarta
  • RS Kanker Dharmais Jakarta
  • RSUP Persahabatan Jakarta
  • RS Dr. Hasan Sadikin Bandung
  • RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta
  • RSUP Dr. Kariadi Semarang
  • RSUP Sanglah Bali

2. Pengalaman dan tingkat kesuksesan dokter

Terapi sel punca tidak terbebas dari risiko. Salah satu cara mengurangi risiko tersebut adalah dengan mengetahui pengalaman dan tingkat kesuksesan dokter yang bertanggung jawab dalam terapi ini.

Sebelum menjalani terapi di klinik sel punca, konsultasikan semua hal yang ingin Anda ketahui kepada dokter penanggung jawab. Bila perlu, tanyakan tingkat kesuksesan terapi dan risiko yang mungkin muncul terkait kondisi Anda.

3. Biaya terapi

Terapi di klinik sel punca tidak sederhana dan menghabiskan banyak biaya. Setiap penyedia layanan mungkin juga memberikan biaya yang berbeda. Maka dari itu, pastikan Anda memilih metode ini karena betul-betul memahami manfaatnya.

4. Bertanya pada pasien sebelumnya

Penyedia terapi di klinik sel punca yang legal memiliki banyak pasien terdahulu dengan pengalaman masing-masing. Beberapa pasien mungkin bersedia membagikan ceritanya kepada masyarakat luas. Jika memungkinkan, cobalah bertanya tentang pengalaman mereka secara langsung.

Terapi sel punca mungkin belum sepenuhnya terlepas dari kontroversi. Walau demikian, Anda dapat mengoptimalkan manfaatnya dan mengurangi risikonya dengan memilih penyedia terapi sel punca yang tepat.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Sumber

Stem cells: What they are and what they do. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/bone-marrow-transplant/in-depth/stem-cells/art-20048117 Diakses pada 13 Januari 2020.

Stem Cell Basics I. https://stemcells.nih.gov/info/basics/1.htm Diakses pada 13 Januari 2020.

What Are Stem Cells? https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=what-are-stem-cells-160-38 Diakses pada 13 Januari 2020.

NPR Special Report: Stem Cell Research: Viewpoints. https://www.npr.org/programs/specials/stemcells/viewpoints.prentice.html Diakses pada 13 Januari 2020.

Lo, B., & Parham, L. (2009). Ethical issues in stem cell research. Endocrine reviews, 30(3), 204–213. doi:10.1210/er.2008-0031.

Yang juga perlu Anda baca

Hati (Liver) Manusia Ternyata Bisa Tumbuh Lagi Seperti Ekor Cicak

Hati manusia (liver) adalah organ tubuh yang sangat menakjubkan. Liver Anda bisa tumbuh lagi bila ada bagian dan jaringan yang rusak. Kok bisa, ya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Direkomendasikan untuk Anda

Kasus Gagal dan Kontroversi Terapi Stem Cell

Kasus Gagal dan Kontroversi Terapi Stem Cell

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 17/03/2020
Terapi Sel Punca (Stem Cell Therapy), Pengobatan Baru Bagi Pria Tidak Subur

Terapi Sel Punca (Stem Cell Therapy), Pengobatan Baru Bagi Pria Tidak Subur

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. William
Dipublikasikan tanggal: 17/02/2018
Buat Apa Simpan Tali Pusat Bayi di Bank dan Apakah Benar-benar Perlu?

Buat Apa Simpan Tali Pusat Bayi di Bank dan Apakah Benar-benar Perlu?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20/12/2017
Mengenal Sel Punca, Penyembuh Berbagai Penyakit Berbahaya

Mengenal Sel Punca, Penyembuh Berbagai Penyakit Berbahaya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2017