5 Fakta Menarik Seputar Sarapan Bubur Ayam

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Ketika mendengar menu bubur ayam, mungkin Anda langsung membayangkan semangkuk bubur hangat yang biasanya disajikan dengan suwiran ayam, kerupuk, dan sate jeroan. Bubur ayam memang sudah jadi menu sarapan favorit Indonesia. Namun, apakah sarapan bubur ayam merupakan pilihan yang sehat? Untuk mencari tahu serba-serbi bubur ayam sebagai menu sarapan, simak lima fakta unik berikut ini.

Bagaimana cara mengolah bubur?

Bubur ayam umumnya diproses dari beras putih yang ditanak dengan air dalam jumlah sangat banyak. Karena airnya sangat banyak, beras pun akan kehilangan tekstur khasnya yang kasar menjadi sangat halus. Selain itu, karena dimasak dalam waktu yang lama, pati beras pun jadi menyebar dan menyatu dengan air. Hasilnya adalah bubur polos yang sangat lembut dan kental.

Fakta seputar sarapan bubur ayam

Buat Anda yang sibuk dan mencari sarapan yang mengenyangkan, bubur ayam bisa jadi pilihan yang baik. Akan tetapi, apakah sarapan bubur ayam lebih awet kenyangnya atau justru bikin cepat lapar? Langsung saja simak berbagai fakta menarik soal bubur berikut ini.

1. Menu sarapan yang rendah kalori

Dibandingkan nasi goreng, nasi uduk, atau nasi kuning, sarapan bubur ayam memang relatif lebih rendah kalori. Pasalnya, untuk menyiapkan semangkuk bubur Anda membutuhkan beras yang lebih sedikit daripada sepiring nasi biasa.

Semangkuk bubur polos mengandung kira-kira 138 kalori. Jika ditambahkan dengan daging ayam, telur, kacang-kacangan, daun bawang, sayur asin, cakwe, dan kerupuk jumlah kalorinya bisa mencapai 290. Jumlah ini masih lebih sedikit dibandingkan menu sarapan nasi lainnya. Pasalnya, semangkuk nasi putih polos saja sudah mengandung 242 kalori.   

2. Sarapan bubur ayam bikin Anda lebih cepat lapar

Meskipun kalorinya rendah, bubur ayam memang bikin Anda lebih cepat lapar. Pasalnya, menu sarapan ini tidak begitu kaya akan vitamin, protein, mineral, dan zat gizi lain yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas sampai siang hari. Ini karena kandungan terbesar bubur ayam adalah air.

Proses memasak dengan air yang sangat lama juga mengubah struktur beras. Beras yang tadinya penuh vitamin, mineral, protein, dan serat berubah jadi pati yang kandungan utamanya adalah glukosa dan karbohidrat.

3. Sarapan bubur ayam tidak akan membantu turun berat badan lebih cepat

Buat Anda yang sedang diet, sarapan bubur ayam bisa bikin Anda susah turun berat badan. Karena bubur membuat Anda lebih cepat lapar, Anda mungkin jadi tergoda untuk mencari camilan sebelum jam makan siang. Sering mengonsumsi camilan tentu jadi menyulitkan Anda mengendalikan berat badan.

4. Bubur lebih cepat meningkatkan gula darah daripada nasi

Jenis karbohidrat dalam bubur ayam adalah karbohidrat sederhana yang mudah diolah tubuh menjadi gula. Maka, mengonsumsi bubur ayam justru bisa meningkatkan gula darah Anda lebih cepat dari nasi putih biasa. Anda yang berisiko atau punya penyakit diabetes sebaiknya membatasi konsumsi bubur untuk mengendalikan kadar gula darah.

5. Ganti beras putih dengan beras merah supaya bubur lebih sehat

Meski tidak begitu umum, Anda bisa mengganti beras putih dengan beras merah untuk masak bubur. Beras merah lebih kaya akan serat dan mengandung karbohidrat kompleks. Ini berarti bubur dari beras merah tak akan meningkatkan gula darah Anda secepat bubur putih. Selain itu, bubur dari beras merah juga akan membuat Anda kenyang lebih lama.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Saat harus tampil di depan umum atau mau kencan pertama, tiba-tiba perut jadi sangat mual karena gugup. Mengapa bisa begitu dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 21/06/2020 . 6 menit baca

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Anda sering merasa lapar atau ingin mengunyah sesuatu meski sudah makan? Sudah saatnya mencoba menu makanan berikut ini agar Anda tidak cepat lapar.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 21/06/2020 . 5 menit baca

9 Makanan yang Ampuh Mengusir Perut Kembung

Perut kembung atau begah pasti sangat mengganggu. Untuk segera meredakan rasa tidak nyaman, siapkan berbagai makanan berikut untuk mengusir perut kembung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20/06/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 menit baca
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
menjaga kebersihan diri

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 menit baca

False Hunger: Membedakan Lapar Asli dan Lapar Palsu

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 menit baca