home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Flu

9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Flu

Flu atau influenza adalah penyakit yang tidak boleh dianggap remeh. Meski gejalanya terlihat ringan, seperti batuk dan pilek, penyakit ini berisiko menimbulkan masalah kesehatan lain yang lebih parah. Penyakit ini memang belum ada pengobatan khusus untuk penyembuhannya, tetapi Anda bisa mempercepat pemulihan dengan memilih menu makanan yang bergizi. Penasaran apa saja makanan yang dianjurkan untuk penderita flu? Simak terus artikel berikut ini!

Daftar makanan yang direkomendasikan untuk penderita flu

Umumnya, tubuh akan membentuk antibodi sebagai sistem kekebalan ketika terserang virus. Namun, beda cerita dengan virus influezna.

Virus flu terus bermutasi dengan sedikit perubahan dalam struktur DNA mereka. Akibatnya, mustahil bagi tubuh kita untuk menciptakan kekebalan terhadap virus ini.

Meski begitu, Anda bisa mempercepat penyembuhan dan membantu tubuh mengusir virus dengan makan makanan yang sehat. Mari kita lihat beberapa makanan untuk flu berikut ini!

1. Sayur sop

Menu ini sudah bertahan dalam waktu yang lama sebagai pengobatan flu klasik untuk alasan yang baik. Kuah yang panas akan memiliki efek yang menguntungkan yang sama seperti air putih dan teh panas.

Selain itu, kaldu ayam yang berada di dalamnya memiliki efek anti-inflamasi pada tubuh yang dapat membantu meredakan pembengkakan yang terjadi pada hidung dan bagian sinus. Sayuran yang ditambahkan pada kuah kaldu ayam ini juga penuh dengan antioksidan dan fitokimia yang dapat membantu mempercepat pemulihan.

2. Bawang putih

bawang putih untuk obat batuk berdahak

Salah satu bahan makanan yang dikenal memiliki kekuatan besar dalam komunitas kesehatan adalah bawang putih. Bawang putih merupakan bahan makanan untuk flu yang penuh dengan antioksidan.

Antioksidan ini menjadikan bawang putih sebagai agen antibakteri dan antivirus yang kuat dan dapat mempercepat proses penyembuhan pada individu yang menderita flu.

Menurut sebuah artikel dari Cochrane, bawang putih juga diyakini mengandung agen antimikrobial dan antivirus yang bermanfaat untuk meredakan gejala-gejala flu.

Bawang putih yang pedas dan beraroma mungkin tidak memiliki rasa yang begitu enak. Namun, bumbu dapur ini memiliki kekuatan untuk melawan serangan bakteri dan kuman, serta mengurangi rasa sakit akibat hidung tersumbat.

3. Pisang

manfaat pisang

Ketika Anda mulai pulih, jangan langsung memutuskan untuk banyak makan makanan padat. Hari-hari sebelumnya, Anda lebih banyak mengonsumsi makanan yang sebagian besar mengandung banyak cairan. Perlu ada masa transisi sebelum Anda benar-benar kembali ke kebiasaan waktu sehat.

Makanan yang memudahkan transisi kembali ke kebiasaan makan normal, seperti pisang, akan memungkinkan perut Anda melakukan penyesuaian tanpa merasa mual atau kembung. Pisang juga memiliki banyak kalium yang dapat membantu meringankan nyeri otot dan kram, dan gejala flu biasa (common cold).

4. Jus sayur

jus sayur yang sehat makanan untuk flu

Cara lain untuk tetap terhidrasi adalah untuk mengonsumsi jus sayur segar. Tidak seperti jus buah, jus sayur umumnya rendah gula.

Ini juga jadi salah satu menu makanan untuk flu yang memiliki banyak antioksidan untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Dengan membentuknya menjadi jus, segala jenis sayuran ini akan lebih mudah dikonsumsi, terutama jika sedang tidak nafsu makan.

5. Ayam atau kalkun

menyimpan ayam di kulkas

Unggas merupakan sumber protein yang sehat dan baik untuk mencukupi kebutuhan Anda saat tubuh sedang pada kondisi lemah. Makan makanan berprotein saat flu dapat memberikan tubuh Anda asupan energi yang diperlukan untuk melawan penyakit.

Meskipun tubuh sangat tangguh dan dapat menghadapi sebagian besar penyakit tanpa bantuan, dorongan dari protein dapat memberikan energi pada sistem kekebalan tubuh, membantu mempercepat pemulihan, serta mencegah flu datang kembali.

6. Rempah-rempah

menjaga kesehatan otak makanan untuk flu

Rempah-rempah seperti kunyit, cengkeh, dan kayu manis yang dikemas dengan antioksidan dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Anda disarankan untuk mengonsumsi satu sendok teh rempah-rempah setiap hari untuk membantu menangkal flu.

Anda dapat mencoba untuk mencampur beberapa kayu manis ke dalam oatmeal pagi. Jika Anda telah merasa bahwa flu telah menyerang Anda, Anda bisa membuat makanan untuk flu untuk membantu mengeluarkan keringat demam dari campuran beberapa rempah.

Cobalah mencampur ½ sendok teh kayu manis dan ½ sendok teh ketumbar ke dalam air mendidih untuk membuat teh. Anda juga bisa menambahkan ¼ sendok teh jahe bubuk untuk membantu menurunkan suhu tubuh Anda ketika demam.

7. Makanan pedas

jangan makan pedas saat sahur

Saat flu, Anda mungkin tak berselera karena lidah Anda rasanya tak bisa merasakan rasa masakan. Nah, masakan pedas bisa membantu memberikan potensi rasa yang lebih besar dari makanan yang terasa hambar.

Anda dapat menambahkan cabai rawit pada sup, teh, dan makanan lain. Anda bisa juga menikmati sayuran pedas, kari ayam, atau hidangan tumis yang pedas untuk mengurangi hidung mampet yang berhubungan dengan flu.

Namun, Anda harus berhati-hati dalam mengonsumsi makanan untuk flu ini. Jangan sampai Anda memakan cabai terlalu banyak dan justru berisiko membuat Anda mengalami gangguan pencernaan.

8. Yogurt

yogurt makananuntuk flu

Yogurt juga bisa menjadi makanan pilihan untuk mengatasi flu. Tidak hanya mengandung bakteri baik, yogurt juga merupakan sumber protein tinggi.

Sebuah studi pada tahun 2011 dalam jurnal International Immunopharmacology menyebutkan bahwa kandungan yogurt dapat membantu melawan virus flu pada tikus. Namun, tentunya efek yogurt pada virus flu di tubuh manusia masih perlu diteliti lebih lanjut.

9. Sayur dan buah yang kaya akan vitamin C

vitamin c makanan untuk flu

Sudah bukan rahasia lagi kalau vitamin C memiliki beragam manfaat untuk kesehatan, salah satunya untuk membantu mengatasi gejala-gejala flu.

Manfaat vitamin C untuk penderita flu sendiri adalah membantu meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga tubuh dapat melawan virus flu dengan baik dan pulih lebih cepat.

Nah, itu dia pilihan makanan yang bisa Anda konsumsi untuk membantu mengurangi gejala-gejala flu.

Selain mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, Anda juga bisa minum obat flu apabila gejala yang muncul cukup mengganggu.

Berkonsultasilah ke dokter apabila gejala yang Anda rasakan tak kunjung membaik meski telah minum obat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Influenza (flu) – Mayo Clinic. (2019). Retrieved June 29, 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/flu/symptoms-causes/syc-20351719

The Nutrition Source: Oats – Harvard School of Public Health. (n.d.). Retrieved June 29, 2020, from https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/food-features/oats/

Zhu, F., Du, B., & Xu, B. (2017). Anti-inflammatory effects of phytochemicals from fruits, vegetables, and food legumes: A review. Critical Reviews In Food Science And Nutrition58(8), 1260-1270. https://doi.org/10.1080/10408398.2016.1251390

Nagai, T., Makino, S., Ikegami, S., Itoh, H., & Yamada, H. (2011). Effects of oral administration of yogurt fermented with Lactobacillus delbrueckii ssp. bulgaricus OLL1073R-1 and its exopolysaccharides against influenza virus infection in mice. International Immunopharmacology11(12), 2246-2250. https://doi.org/10.1016/j.intimp.2011.09.012

Lissiman, E., Bhasale, A., & Cohen, M. (2014). Garlic for the common cold. Cochrane Database Of Systematic Reviewshttps://doi.org/10.1002/14651858.cd006206.pub4

Nantz, M., Rowe, C., Muller, C., Creasy, R., Stanilka, J., & Percival, S. (2012). Supplementation with aged garlic extract improves both NK and γδ-T cell function and reduces the severity of cold and flu symptoms: A randomized, double-blind, placebo-controlled nutrition intervention. Clinical Nutrition31(3), 337-344. https://doi.org/10.1016/j.clnu.2011.11.019

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Adinda Rudystina Diperbarui 01/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
x