Membandingkan Manfaat dan Risiko Kesehatan Makan Jeroan Ayam

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Organ pencernaan  ayam atau yang biasa disebut jeroan ayam, biasa menjadi santapan sehari-hari masyarakat di Indonesia. Masyarakat negara lain juga mengonsumsi jeroan sebagai salah satu bahan santapan tradisional, tergantung budayanya. Lalu, apakah jeroan itu baik untuk dikonsumsi? Adakah dampak kesehatan yang akan timbul kalau makan jeroan? Simak penjelasannya di bawah ini

Manfaat makan jeroan ayam

1. Kaya protein

Satu porsi jeroan ayam berisi dosis protein yang besar dan kuat, yang mana protein merupakan  nutrisi yang diperlukan untuk produksi energi. Protein juga berfungsi untuk mengisi sel- sel yang membentuk otot dan jaringan pada tubuh Anda. Menurut Harvard School of Public Health,  satu porsi jeroan ayam sejumlah 3,5 ons mengandung 30,39 gram protein.

2. Mengandung zat besi dan mineral seng

Selain protein, pada 3,5 ons jeroan ayam mengandung zat besi dan mineral seng yang cukup dibutuhkan oleh tubuh. Nah, organ pada perut ayam ini mengandung 3,19 miligram zat besi dan 4,42 miligram seng. Jika dibandingkan dengan kebuthan nutrisi dan mineral seseorang, wanita membutuhkan 18 mg zat besi dan 8 mg seng setiap hari, sedangkan pria membutuhkan 8 mg zat besi dan seng 11 mg setiap hari.

Kedua mineral dan zat besi ini dari jeroan ayam dapat mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat dan meningkatkan penyembuhan luka.

3. Menyediakan vitamin A dan vitamin B 12

Beberapa vitamin yang diperlukan tubuh seperti vitamin A dan vitamin B12 juga terdapat pada jeroan hewan ayam. Nyatanya, pada 3 ons jeroan ayam mengandung 1,04 mikrogram vitamin A dan  2,4 mikrogram vitamin B12 yang Anda butuhkan setiap hari.

Kandungan vitamin A berperan tinggi pada kesehatan sistem kekebalan tubuh, dengan memicu pertumbuhan sel darah putih baru, serta mengendalikan fungsi sel darah putih matang. Lalu, vitamin B-12 berguna untuk pengembangan sel darah merah baru yang mendukung kesehatan sistem saraf.

Bahaya makan jeroan ayam

Meskipun makan jeroan ayam bisa meningkatkan asupan mineral dan vitamin tubuh, Anda harus tetap mengonsumsi secukupnya karena pada satu ekor ayam mengandung kolesterol tinggi dan cukup tinggi. Contohnya, tiap ons isi jeroan pada ayam mengandung 8 gram lemak total, yang mencakup 2,7 gram asam lemak jenuh. Berikut ini, merupakan dampak buruk bagi kesehatan akibat makan jeroan:

1. Kadar kolesterolnya tinggi

Jika kandungan lemak di atas dibandingkan dengan diet 2.000 kalori, hal ini akan menyebabkan kelebihan 12 persen batas lemak jenuh harian Anda, atau 17 persen lebih tinggi jika Anda menderita kolesterol tinggi atau penyakit jantung. Lemak jenuh memiliki efek berbahaya pada kolesterol darah Anda, yang secara negatif mempengaruhi kadar kolesterol dan berkontribusi pada penyakit kardiovaskular (jantung).

2. Mengandung racun

Banyak ahli mengatakan bahwa jeroan mengandung berbagai nutrisi. Namun di samping itu, jeroan juga mengandung berbagai racun. Hati atau liver dan ginjal hewan penuh dengan racun yang disaring dari darah. Beberapa kandungan racun dalam jeroan adalah merkuri, timah, arsenik, kromium, kadmium, selenium dan sebagainya. Fungsi liver pada hewan sama dengan fungsi liver pada manusia. Di dalam liver akan mengendap racun-racun dan mengonsumsi hati sama saja dengan mengonsumsi racun.

3. Banyak kotoran

Di dalam jeroan ayam juga terdapat berbagai parasit yang masuk melalui makanan selama hewan itu hidup. Tidak ada yang tahu bagaimana hewan tersebut makan. Tidak ada yang tahu juga apakah seekor hewan benar-benar terbebas dari parasit. Mengonsumsi jeroan akan meningkatkan risiko terkena infeksi yang diakibatkan oleh parasit di dalamnya.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Suka olahraga di pagi hari dan harus minum kopi dulu biar segar? Penelitian membuktikan kalau minum kopi sebelum olahraga ternyata baik buat tubuh, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gizi Olahraga, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Gejala tipes umumnya dapat diobati di rumah. Selain minum obat dari dokter, apa saja cara mengobati tipes lainnya di rumah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
tips lari untuk penderita rematik

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
olahraga malam hari

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit