6 Fakta Menarik Seputar Kalori yang Mungkin Tidak Anda Ketahui Sebelumnya

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 03/02/2018
Bagikan sekarang

Kalori sering dicap buruk oleh masyarakat. Padahal, tubuh manusia membutuhkan kalori untuk bertahan hidup. Tanpa kalori, Anda tidak akan memiliki energi untuk beraktivitas. Lambat laun semua organ vital tubuh pun akan gagal berfungsi. Selain memegang peranan penting untuk keberlangsungan hidup manusia, berikut sejumlah fakta menarik seputar kalori makanan dan tubuh manusia yang mungkin tidak pernah Anda ketahui sebelumnya.

Kalori makanan dari tiap sumber zat gizi berbeda nilainya

Ada tiga sumber zat gizi utama yang diperlukan dalam jumlah besar oleh tubuh untuk menghasilkan kalori, yaitu karbohidrat, protein, dan lemak.

Nah, masing-masing sumber gizi ini ternyata memiliki kandungan kalori yang berbeda setiap gramnya. Satu gram lemak mengandung 9 kalori. Satu gram karbohidrat dan satu gram protein mengandung 4 kalori.

Lemak mengandung lebih banyak kalori dibandingkan zat gizi lainnya. Itu mengapa, asupan lemak yang berlebihan akan lebih mudah menumpuk kalori dalam tubuh.

Label “0 kalori” bukan berarti artinya benar-benar tidak ada kalori

Dalam pedoman pencantuman informasi nilai gizi label pangan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan, produk yang mencantumkan 0 (nol) kalori bukan berarti tidak mengandung kalori sama sekali.

Produk makanan yang mengandung kurang dari 5 kalori lumrah untuk dituliskan sebagai “energi total 0 kalori” dalam label informasi gizi pada kemasannya.

Tubuh tetap membakar kalori meski Anda diam tak bergerak

Kita sering menganggap bahwa tubuh hanya bisa membakar kelebihan kalorinya dengan berolahraga. Namun saat kita tidak bergerak pun, misalnya saat duduk bengong dan selama tidur malam, tubuh tetap bekerja membakar kalori.

Pasalnya, tubuh tetap membutuhkan energi untuk melakukan berbagai aktivitas vital seperti bernapas, jantung berdenyut, mengalirkan darah, memproduksi sinyal listrik untuk menghubungkan setiap saraf di dalam tubuh, dan segala proses dalam tubuh lainnya yang tidak perlu digerakkan secara sadar.

Jumlah kalori yang dibakar otomatis ini disebut dengan BMR (Basal Metabolic Rate)Jumlah kalori yang dibakar lewat BMR pun bisa berbeda untuk setiap orang, tergantung dari umur, berat badan, jenis kelamin, dan juga komposisi tubuh.

Jadi meskipun sedang berdiam diri, tubuh pastinya tidak akan berhenti beraktivitas untuk menjaga keberlangsungan hidup Anda.

Mengurangi asupan kalori makanan secara berlebihan justru menggagalkan diet Anda

Dilansir dalam laman Everyday Health, Kimberly Lummus, MS, RD seorang dietisien dari Austin Dietetic Association memaparkan bahwa ketika Anda sengaja memotong asupan kalori secara besar-besaran, tubuh akan masuk ke dalam “mode kelaparan“.

Tubuh membaca kurangnya asupan makanan tersebut sebagai suatu ancaman. Akibatnya, tubuh akan menghemat energi dengan cara mengurangi jumlah kalori yang dibakar. Tubuh juga akan lebih memilih untuk menggunakan energi dari otot sehingga massa otot pun turun. Akibatnya, metabolisme Anda pun ikut melambatPada fase ini juga tubuh akan mulai untuk menyimpan lemak untuk menjaga cadangan energi yang tersimpan di dalam tubuh.

Inilah sebabnya mengapa orang yang melakukan diet kalori terlalu berlebihan, berat badannya akan sangat lama turun atau malah tidak turun-turun.

Cara yang paling efektif untuk menurunkan berat badan sebenarnya adalah dengan mengatur asupan kalori secara bijak. idealnya, kurangi kalori makanan Anda saat diet hanya lebih sedikit dari kalori awal Anda. Jangan sampai menyengajakan diri untuk kelaparan.

Jumlah pembakaran kalori pada alat olahraga tidak seakurat yang Anda bayangkan

Perangkat olahraga seperti treadmill, stair-claimbers, sepeda listrik elliptical, fitness tracker, dan alat lainnya yang menunjukan angka pembakaran kalori ternyata tidak seakurat yang Anda bayangkan.

Sebuah penelitian yang dilakukan tahun 2010 dari University San Fransisco menyatakan bahwa pengukuran pembakaran kalori pada mesin olahraga bisa 20% jauh lebih besar dari yang seharusnya, dan mungkin lebih besar lagi.

Contohnya, jika tertera tulisan pada mesin olahraga Anda telah membakar 200 kalori itu berarti kemungkinan besar Anda tidak membakar sebanyak itu, melainkan hanya sekitar 160 kalori.

Makanan ringan ternyata tidak benar-benar ringan kalorinya

Kalori makanan ringan bisa melebihi kalori makanan utama Anda jika tidak jelih membaca informasi gizi yang tertera pada labelnya, atau mengonsumsinya terlalu banyak.

Biasanya porsi makan snack sekitar 200 kalori atau 10-15% dari kebutuhan kalori sehari. Tanpa disadari, karena bentuknya kecil, rasanya membuat ketagihan kadang orang tidak menyadari bahwa snack yang dimakan sudah melampaui batas yang dibutuhkan.

Makanan ringan bisa dalam bentuk apa saja, seperti kue dalam kemasan, atau kue-kue tradisional yang banyak Anda temukan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Susu Kecoa, Benarkah Akan Jadi Tren Minuman Energi Masa Depan?

Susu kuda atau susu unta sudah bukan hal asing lagi. Tapi kabarnya, susu kecoa adalah tren sehat yang mungkin berkembang selanjutnya. Benarkah?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Nutrisi, Hidup Sehat 17/10/2018

Kenapa, Sih, Makanan Kekinian yang Tinggi Kalori Itu Rasanya Enak-Enak?

Rasa dan penampilan yang menarik, membuat banyak orang ingin mencobanya. Tapi dibalik semua itu, biasanya makanan kekinian menyimpan banyak kalori. Mengapa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala

Zat Aditif BHA dan BHT Dalam Makanan Kemasan, Apa Bahayanya Bagi Kesehatan?

Dari banyak jenis zat aditif pada makanan, BHA dan BHT adalah dua di antaranya yang berfungsi sebagai pengawet. Adakah risikonya bagi kesehatan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

3 Resep Snack Sehat dan Lezat Dari Kedelai

Kacang kedelai bisa diolah menjadi aneka sajian yang menggugah selera, salah satunya sebagai snack. Yuk, contek resep snack dengan olahan kedelai ini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

Berapa Asupan Karbohidrat untuk Menambah Berat Badan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/01/2020
kalori saat kentut

Perut Terasa Ramping Setelah Kentut, Apa Karena Ada Kalori yang Ikut Terbakar?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 04/02/2019
kandungan air putih

Jernih Alias Tidak Berwarna, Apakah Air Putih Mengandung Kalori?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 27/12/2018
jadwal ngemil

Jadwal Ngemil Sehat untuk Pengidap Diabetes (Plus Jenis Makanannya)

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 18/10/2018