Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya
ask-doctor-icon

Tanya Dokter Gratis

Kirimkan pertanyaan atau pendapatmu di sini!

10 Tips Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Sehari-hari untuk Lindungi Diri dan Keluarga

    10 Tips Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Sehari-hari untuk Lindungi Diri dan Keluarga

    Apakah Anda yakin selama ini sudah menjalani pola perilaku hidup yang bersih dan sehat? Meski terdengar sepele, praktik perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) ternyata masih luput dari perhatian sebagian besar orang. Padahal, dengan menerapkan kebiasaan ini, Anda tak hanya melindungi diri dari penyakit, tetapi juga menjaga kesehatan orang-orang di sekitar, lho! Oleh sebab itu, mari simak secara mendalam arti sebenarnya dari perilaku hidup bersih dan sehat, yuk!

    Apa saja yang termasuk dalam indikator PHBS?

    Perilaku hidup bersih dan sehat, atau yang disingkat dengan PHBS, adalah gerakan yang dilakukan untuk menjaga kesehatan serta kualitas hidup seseorang.

    Gerakan ini meliputi berbagai perilaku yang dipraktikkan atas kesadaran pribadi demi mencapai kehidupan yang sehat.

    Menurut situs Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, perilaku hidup bersih dan sehat sendiri perlu diterapkan di beberapa tempat, dimulai dari rumah tangga, institusi pendidikan, tempat kerja, tempat umum, hingga fasilitas kesehatan.

    Namun, secara umum, hidup yang bersih dan sehat dapat Anda mulai dari diri sendiri, yaitu bagaimana Anda menjalani kebiasaan di rumah.

    Maka dari itu, Anda dapat menerapkan indikator PHBS yang mencakup kebiasaan hidup sehat pada tingkatan rumah tangga.

    Ada berbagai indikator yang menentukan keberhasilan seseorang dalam menjalankan kebiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di antara sebagai berikut.

    1. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir

    merasakan gejala covid

    Berdasarkan panduan terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), cuci tangan rutin adalah cara terbaik untuk:

    • membersihkan kuman pada tangan,
    • terhindar dari penyakit, dan
    • mencegah kuman di tangan diri sendiri agar tidak menyebar ke orang lain.

    Ketika kita tidak dapat mencuci tangan, pastikan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) memiliki kandungan alkohol setidaknya 60%, ya.

    2. Menggunakan air bersih

    Perilaku hidup yang bersih dan sehat juga didukung oleh terpenuhinya kebutuhan air bersih di rumah.

    Air yang bersih adalah kunci dari segala aktivitas yang Anda lakukan. Tak hanya untuk makan dan minum, air bersih juga berperan saat Anda mencuci baju, mandi, serta buang air.

    Oleh karena itu, pastikan rumah Anda memiliki akses terhadap air bersih guna terwujudnya kehidupan yang bersih dan sejahtera.

    3. Menggunakan toilet serta menjaga kebersihannya

    dudukan toilet umum

    Toilet yang bersih juga termasuk dalam indikator perilaku hidup bersih dan sehat.

    Rumah yang bersih wajib memiliki sanitasi yang berfungsi dengan baik serta terjaga kebersihannya.

    Pasalnya, toilet rentan menjadi sarang bakteri dan virus penyebab penyakit jika kebersihannya tidak dipelihara dengan baik. Untuk itu, jangan lupa menjaga kebersihan kamar mandi Anda.

    4. Rutin berolahraga

    olahraga yang dapat meningkatkan kepadatan tulang

    Membiasakan diri untuk beraktivitas fisik secara rutin juga menandakan Anda menjalani pola perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

    Anda tentu sudah tahu bahwa rutin olahraga memiliki manfaat kesehatan fisik serta psikis yang sangat berlimpah.

    Dengan berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari, Anda tak hanya meningkatkan kebugaran tubuh, tetapi juga mencegah datangnya berbagai penyakit.

    5. Konsumsi makanan sehat dan bergizi

    nutrisi makanan untuk rambut rontok

    Apa yang Anda makan dan minum juga menjadi faktor penentu perilaku hidup bersih dan sehat, lho!

    Pastikan Anda banyak mengonsumsi sayur dan buah-buahan untuk memenuhi kebutuhan gizi harian Anda.

    Tak hanya itu, perhatikan pula cara mengolah serta memasak makanan Anda untuk mencegah kontaminasi bakteri yang jadi potensi keracunan makanan.

    6. Hindari kebiasaan merokok

    bahaya asap rokok bagi perokok pasif

    Bukan informasi baru lagi kalau merokok adalah kebiasaan yang memberikan dampak buruk pada kesehatan tubuh.

    Mulai dari risiko penyakit paru-paru hingga jantung, kebiasaan merokok dapat menjadi ancaman jangka panjang jika Anda ingin memiliki perilaku hidup bersih dan sehat.

    Oleh karena itu, apabila Anda termasuk perokok aktif, mulailah mengurangi kebiasaan buruk tersebut hingga akhirnya berhenti merokok sama sekali.

    7. Membasmi sarang nyamuk

    cara mencegah perkembangbiakan nyamuk

    Memberantas sarang nyamuk adalah bagian penting dari perilaku hidup bersih dan sehat.

    Berbagai penyakit yang ditularkan dari gigitan nyamuk, mulai dari DBD hingga chikungunya masih ada di sekitar kita.

    Salah satu cara utama untuk memutus rantai penularan penyakit ini adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan rumah Anda, termasuk membasmi nyamuk hingga jentik-jentiknya.

    8. Memakai masker saat keluar rumah

    mengatasi bau mulut saat pakai masker

    Bila Anda hidup di lingkungan dengan kasus suatu penyakit yang tinggi atau terdapat pandemi seperti COVID-19, memakai masker di luar rumah dapat menurunkan risiko Anda tertular penyakit.

    Menggunakan masker terbukti efektif mencegah percikan ludah (droplets) menyebar di udara dan masuk ke saluran pernapasan orang lain.

    Selain bermanfaat melindungi diri sendiri, pemakaian masker juga bisa melindungi kesehatan orang lain jika Anda sedang terserang suatu penyakit.

    9. Menjaga jarak fisik dari orang lain

    penularan di kantor megaklaster superspreader covid-19

    Apabila memang harus beraktivitas di luar rumah, usahakan untuk menjaga jarak fisik dengan orang lain setidaknya dua meter.

    Perilaku hidup bersih dan sehat ini tak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menjaga orang lain di sekitar Anda.

    Sebuah studi dari British Medical Journal menyatakan bahwa jaga jarak fisik merupakan satu dari sekian banyak langkah mencegah penyebaran virus penyakit.

    Hindari melalui bagian taman atau pinggir jalan yang ramai apabila sedang berolahraga atau beraktivitas di luar rumah.

    10. Memelihara kesehatan mulut dan gigi

    pakai obat kumur

    Hal lain yang harus diperhatikan dalam menerapkan pola perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah kesehatan mulut dan gigi Anda.

    Kesehatan mulut harus dijaga karena mulut merupakan salah satu akses masuknya bakteri, kuman, dan virus ke dalam tubuh kita.

    Namun, menjaga kesehatan gigi dan mulut tidak cukup dengan sikat dan flossing gigi secara rutin saja.

    Anda juga sebaiknya membilas mulut dengan obat kumur yang terbukti efektif mengurangi penumpukan plak.

    Selain indikator-indikator di atas, perilaku hidup bersih dan sehat dalam rumah tangga juga meliputi kesejahteraan ibu dan anak, seperti berikut.

    • Memberikan ASI eksklusif.
    • Melakukan persalinan dengan bantuan bidan atau dokter.
    • Memantau tumbuh kembang bayi dan anak di layanan kesehatan terdekat.
    • Memberikan anak imunisasi sesuai jadwal.

    Menjaga kebersihan diri dengan rutin mandi 2 kali sehari serta bersih-bersih rumah secara berkala juga termasuk dalam indikator PHBS.

    Apa manfaat dari perilaku hidup bersih dan sehat?

    Dengan menjalankan pola hidup yang bersih dan sehat, Anda akan memperoleh beberapa manfaat seperti:

    1. Terhindar dari berbagai penyakit

    Hidup bersih dan sehat akan menjauhkan Anda dari risiko penyakit, terutama yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan jamur.

    2. Memaksimalkan tumbuh kembang anak

    Dengan menerapkan PHBS, Anda juga turut mendukung pertumbuhan serta perkembangan si kecil agar terhindar dari gangguan seperti stunting.

    Stunting adalah kondisi ketika pertumbuhan tubuh anak tidak optimal sehingga panjang atau tinggi badan si kecil tidak sesuai dengan umurnya.

    3. Meningkatkan produktivitas

    Tubuh dan pikiran yang sehat juga dapat membantu meningkatkan performa belajar di sekolah dan beraktivitas di lingkungan kerja Anda.

    4. Menjaga kebersihan tempat tinggal

    Perilaku hidup bersih dan sehat juga menjadikan rumah Anda sebagai tempat tinggal yang layak huni, nyaman, serta terbebas dari sumber penyakit.

    Itulah berbagai tips serta manfaat yang bisa didapat dengan menerapkan PHBS di kehidupan Anda.

    Dengan memulai pola hidup positif dari diri sendiri, secara tak langsung Anda telah berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat yang bersih dan sehat.


    Pernah alami gangguan menstruasi?

    Gabung bersama Komunitas Kesehatan Wanita dan dapatkan berbagai tips menarik di sini.


    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    PHBS – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Retrieved April 16, 2021, from https://promkes.kemkes.go.id/phbs 

    Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) – Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2020). Retrieved April 16, 2021, from https://kemensos.go.id/perilaku-hidup-bersih-dan-sehat-phbs 

    Pedoman Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Retrieved April 16, 2021, from https://promkes.kemkes.go.id/pedoman-phbs 

    Water, Sanitation & Environmentally-related Hygiene – CDC. (2021). Retrieved April 16, 2021, from https://www.cdc.gov/healthywater/hygiene/index.html 

    Personal, domestic, and community hygiene – WHO. (n.d.). Retrieved April 16, 2021, from https://www.who.int/water_sanitation_health/hygiene/settings/hvchap8.pdf 

    Alshehri, F. A. (2018). The use of mouthwash containing essential oils (LISTERINE®) to improve oral health: A systematic review. The Saudi Dental Journal, 30(1), 2-6. https://doi.org/10.1016/j.sdentj.2017.12.004

    Fischer, E. P., Fischer, M. C., Grass, D., Henrion, I., Warren, W. S., & Westman, E. (2020). Low-cost measurement of facemask efficacy for filtering expelled droplets during speech. https://doi.org/10.1101/2020.06.19.20132969

    Gandhi, M., Beyrer, C., & Goosby, E. (2020). Masks do more than protect others during COVID-19: Reducing the inoculum of SARS-Cov-2 to protect the wearer. Journal of General Internal Medicine. https://doi.org/10.1007/s11606-020-06067-8

    Jones, N. R., Qureshi, Z. U., Temple, R. J., Larwood, J. P., Greenhalgh, T., & Bourouiba, L. (2020). Two metres or one: What is the evidence for physical distancing in COVID-19? BMJ, m3223. https://doi.org/10.1136/bmj.m3223

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Shylma Na'imah Diperbarui Aug 06, 2021
    Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
    Next article: