Ciri Kulit Sensitif dan 8 Cara Jitu Mengatasinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda pernah mengalami reaksi kulit setelah pemakaian produk tertentu, kemungkinan besar Anda memiliki kulit sensitif. Pemilik kulit tipe ini memang perlu usaha ekstra dalam perawatan kulitnya. Anda harus sangat selektif sebelum memakai makeup dan mencoba produk apa pun.

Sebelum memilih jenis kosmetik atau perawatan, Anda tentu harus mengenali ciri dan penyebab kulit sensitif itu sendiri. Langkah ini bertujuan agar perawatan yang Anda pilih memberikan manfaat secara optimal.

Penyebab kulit sensitif

gatal karena tungau penyebab scabies

Kulit sensitif adalah kulit yang bereaksi berlebihan terhadap faktor dari lingkungan. Reaksi kulit yang berlebihan ini kerap dialami saat memakai kosmetik, sabun, sampo, hingga produk perawatan kulit seperti lotion dan tabir surya.

Kondisi kulit ini bisa memburuk saat terpapar udara yang kering dan dingin. Meskipun tanda iritasi tidak selalu terdeteksi, keluhan seperti gatal, perih, tersengat, atau sensasi kulit yang terasa kencang umumnya selalu ada.

Tiap orang memiliki pemicu yang berbeda. Ada orang yang kulitnya peka terhadap perubahan suhu dan paparan polusi, sedangkan yang lain mungkin bereaksi akibat pemicu lain. Faktor-faktor penyebabnya antara lain:

  • paparan sinar matahari
  • paparan polusi udara
  • perubahan suhu
  • air yang terlalu panas
  • cuaca dingin
  • kurang tidur
  • stres
  • dehidrasi
  • penggunaan produk kosmetik dan perawatan kulit
  • efek bahan kimia seperti klorin di kolam renang, serta
  • perubahan hormon selama siklus haid atau kehamilan.

Penyebab lain yang juga cukup umum adalah penggunaan produk skin care secara berlebihan, kebiasaan bergonta-ganti produk, atau terlalu sering melakukan eksfoliasi. Hal ini dapat merusak lapisan pelindung kulit sehingga kulit menjadi lebih rentan.

Alhasil, kulit mudah mengalami iritasi, terasa panas, dan mengelupas. Oleh sebab itu, pemilik kulit tipe ini sering disarankan agar menghindari rutinitas skin care yang ekstrem dan hanya melakukan pengelupasan kulit satu kali seminggu.

Ciri-ciri kulit sensitif

Ciri-ciri dan gejala eksim

Kemunculan ciri kulit sensitif dapat diamati dari rutinitas perawatan Anda, misalnya bagaimana cara Anda merawat kulit dan mencermati bahan-bahan yang bersentuhan langsung dengan kulit.

Secara umum, berikut adalah tanda-tandanya:

  • Bercak atau ruam kemerahan mudah muncul pada kulit.
  • Kulit gatal, kering, dan/atau mengelupas.
  • Kulit tidak menyerap wewangian dengan baik.
  • Kulit mudah mengalami iritasi dan breakout.
  • Kulit mudah terbakar matahari.
  • Kulit mudah bereaksi terhadap berbagai produk.
  • Pembuluh darah kadang terlihat dari permukaan kulit.

Kulit sensitif berbeda dengan empat jenis kulit sehat yang umum dikenal. Kulit sensitif pada dasarnya adalah kulit yang mudah teriritasi. Pemiliknya bisa saja mempunyai kulit yang normal, berminyak, kering, maupun kombinasi.

Perawatan kulit sensitif

kulit gatal

Apabila Anda memiliki kulit sensitif, kenali apa saja yang menyebabkan iritasi maupun keluhan lainnya pada kulit Anda. Setelah itu, Anda bisa menjalani perawatan dengan menerapkan prinsip-prinsip berikut.

1. Memilih produk perawatan alami

Kulit sensitif lebih rapuh dibandingkan jenis kulit lain. Oleh sebab itu, akan lebih baik bila Anda memilih produk yang dominan mengandung bahan alami ketimbang kimiawi. Bila perlu, pilihlah produk yang memang dibuat khusus untuk jenis kulit ini.

2. Jangan terlalu sering berganti produk

Kebiasaan gonta-ganti produk skin care justru dapat merusak pertahanan kulit. Jika kulit Anda cocok dengan satu jenis produk, sebaiknya tetap gunakan produk tersebut dan tidak terburu-buru saat hendak mencoba yang lain.

3. Mencoba produk pada kulit sebelum memakainya

Pemilik kulit sensitif disarankan agar selalu melakukan tes produk pada kulit sebelum memakainya. Tes ini bertujuan untuk menguji keamanan kandungan produk sehingga mencegah reaksi pada kulit seperti kemerahan, iritasi, dan gatal.

Lakukan tes ini dengan mengoleskan sedikit produk ke bagian kulit lain pada tubuh Anda, misalnya punggung tangan. Tunggu sebentar untuk melihat reaksi yang timbul. Jika tak ada reaksi, produk tersebut kemungkinan cukup aman bagi Anda.

4. Tidak sembarangan menyentuh wajah

Ini adalah aturan dasar bagi pemilik kulit sensitif. Pasalnya, kebiasaan menyentuh wajah bisa memindahkan kotoran dan bakteri dari jari sehingga memicu pembentukan jerawat. Jika Anda hendak menyentuh wajah, pastikan tangan Anda sudah bersih.

5. Menghindari produk mengandung pewangi

Produk perawatan kulit sering ditambahkan pewangi untuk memberikan kesan segar dan bersih. Bahan ini mungkin tidak menimbulkan masalah bagi pemilik kulit normal, tapi lain halnya dengan pemilik kulit yang rentan mengalami iritasi.

Pemilik kulit tipe ini amat disarankan untuk memilih produk perawatan kulit yang bebas dari wewangian. Pilihlah produk dengan keterangan ‘fragrance-free’ yang tidak mengandung parfum di dalamnya.

6. Tidak berlebihan dalam membersihkan kulit

Kulit yang sehat adalah kulit yang bersih dari kuman dan kotoran. Namun, kebiasaan membersihkan kulit secara berlebihan dapat menghilangkan kelembapan alami kulit sehingga kulit menjadi lebih kering dan rentan teriritasi.

Cukup bersihkan wajah Anda dua kali sehari, yakni pada pagi hari dan sebelum tidur. Pilihlah sabun cuci muka berbahan lembut yang dirancang khusus untuk memelihara kulit sensitif tanpa menyebabkan iritasi.

7. Menggunakan tabir surya

Kulit sensitif juga lebih rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari dibandingkan jenis kulit lain. Bila Anda memiliki kulit sensitif, disarankan selalu menggunakan tabir surya. Pilih tabir surya dengan SPF 40 dan pakai sebelum bepergian ke luar rumah.

8. Rutin berkonsultasi ke dokter

Merawat kulit sensitif bukanlah hal mudah. Anda perlu memperhatikan beberapa hal yang mendasar untuk mencegah masalah kulit. Maka dari itu, Anda disarankan untuk rutin berkonsultasi ke dokter bila ingin mengubah rutinitas perawatan kulit.

Berbeda dengan jenis kulit pada umumnya, kulit sensitif lebih mudah mengalami iritasi dan kerusakan. Inilah mengapa perawatan yang Anda jalani akan berpengaruh dalam menentukan kondisi kulit Anda ke depan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Hal yang Harus Anda Persiapkan Sebelum Naik Gunung

Anda ingin mencoba mendaki gunung? Ada sejumlah persiapan yang perlu dilakukan sebelum mendaki gunung khususnya bagi pemula agar pendakian aman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 15 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Sering Merasa Kebelet Pipis Saat Berhubungan Seks, Normalkah?

Mengompol bukan cuma dialami oleh bayi dan balita. Tak jarang ada orang dewasa yang tak sengaja ngompol, terutama saat seks. Apa penyebab ngompol saat seks?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Seks & Asmara 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Dermatitis Herpetiformis

Dermatitis herpetiformis adalah penyakit autoimun yang berdampak pada peradangan kulit. Apa saja gejalanya? Bagaimana mengatasi kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Kulit, Dermatitis 13 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Berbagai Komplikasi yang Mungkin Muncul Akibat Penyakit Dermatitis

Selain menimbulkan gejala yang muncul pada kulit, komplikasi dermatitis bisa saja terjadi. Apa saja dampak panjang dari penyakit ini yang mungkin terjadi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Kulit, Dermatitis 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cepat tua

Cek Menu Harian Anda: 9 Makanan Ini Membuat Anda Tampak Cepat Tua

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
obat herbal dan alami untuk kanker prostat

Pedoman Memilih Suplemen dan Obat Herbal yang Aman Dikonsumsi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
tips menjaga kesehatan gigi dan mulut

11 Prinsip Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sehari-hari

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
cara masturbasi wanita

Panduan Masturbasi Aman untuk Perempuan, Bagaimana Caranya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit