Yuk, Ubah Kebiasaan Negative Thinking Dengan 5 Jurus Jitu Ini

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017
Bagikan sekarang

Negative thinking dapat benar-benar menguras energi dan pikiran sehingga Anda tidak merasa nyaman untuk menjalani hari. Semakin Anda menyerah pada kemelut pikiran negatif, semakin kuatlah aura negatif tersebut. Dan tidak cuma buruk bagi kesehatan Anda, kebanyakan negative thinking bisa merusak hubungan Anda dengan orang-orang di sekitar.

Jadi, ayo mulai ubah kebiasaan buruk ini!

Stop negative thinking dan mulailah berpikir positif

Berikut adalah 5 tips berguna untuk membantu dan mengatasi negative thinking yang menjerat Anda:

1. Pertanyakan pikiran tersebut

Ketika pemikiran negatif menyapa dan mencoba untuk mulai tumbuh dalam benak, yang harus Anda lakukan adalah cukup dengan mempertanyakan pemikiran tersebut: ‘Haruskah aku menganggapnya serius?’ Dan tentu saja, jawabannya akan selalu: ‘Ya nggaklah, santai aja lagi!”

Terkadang pertanyaan ini membantu Anda untuk menyadari bahwa hanya karena Anda melakukan satu kekeliruan kecil, ini bukan berarti Anda melakukan kesalahan fatl yang berujung bencana. Atau bahwa satu hal buruk tidak berarti semua akan menjadi lebih buruk dan berlangsung untuk waktu yang lama, kecuali Anda berubah haluan menjadi seseorang yang optimistik dan mengambil langkah kecil untuk maju. Secara umum, pertanyaan ini akan membuat Anda menyadari kenyataan dan kembali bangkit seperti sedia kala.

2. Berhenti berpikir berlebihan

Untuk mencegah negative thinking menjadi sumber stres mahadashyat, Anda harus berani menghadapinya dari awal. Anda dapat melakukan hal ini dengan menanyakan pada diri sendiri pertanyaan seperti: ‘Akankah hal ini penting dalam 5 tahun? 5 minggu atau bahkan 5 hari?’ Jawaban untuk pertanyaan ini dalam kebanyakan kasus biasanya adalah tidak dan Anda hanya mulai berpikir berlebihan saja.

3. Curhat

Diskusikan situasi atau ungkapkan perasaan, pikiran Anda dengan seseorang yang dekat dengan Anda. Hanya beberapa menit berekspresi dapat membantu Anda mencapai solusi yang benar-benar baru.

4. Dibawa santai saja

Ketika Anda mulai dibayangi pikiran negatif, biasanya Anda akan berpikir mengenai sesuatu yang telah terjadi atau yang bisa terjadi, terkadang bahkan keduanya. Penting untuk keluar dari ilusi tersebut dan fokuskan segala perhatian Anda ke masa kini. Cobalah untuk tetap santai dan let it flow, “yang sudah terjadi, biarkanlah” dan Anda akan mulai bisa mengikis sedikit demi sedikit pikiran negatif dan hati menjadi lebih plong.

Berikut beberapa tips untuk mengembalikan kesadaran Anda ke momen saat ini:

  • Fokus hanya pada pernapasan Anda. Pastikan bahwa Anda menghirup napas hingga dalam-dalam memenuhi perut dan melepaskannya lewat hidung. Selama periode ini, ingatlah untuk fokus hanya pada udara yang masuk dan keluar tubuh.
  • Perhatikan dunia di sekitar Anda. Istirahatlah selama 1 hingga 2 menit, keluarkan semua hal dari kepala dan pusatkan perhatian Anda pada apa yang sedang terjadi di sekitar Anda saat ini, fokus hanya pada orang yang lewat di luar jendela Anda, suara-suara dari jalan, aroma-aroma, sinar matahari yang menghangatkan kulit Anda.

5. Mulai esok hari dengan membentuk mood positif dari detik ini

Cara Anda memulai hari sering membentuk mood untuk hari tersebut, dan suasana hati yang positif akan membuat Anda untuk jauh lebih mudah menjalani aktivitas seharian hingga tiba waktu untuk tidur kembali.

Beberapa cara sederhana untuk memulai hari dengan cara yang positif adalah:

  • Pengingat sederhana setelah Anda bangun: ini bisa berupa beberapa kutipan yang menginspirasi Anda. Atau mungkin, impian atau gairah Anda. Anda bisa menuliskannya atau mengetiknya pada smartphone Anda.
  • Dapatkan informasi atau percakapan positif supaya mengalir ke dalam pikiran Anda.
  • Dengarkan radio, baca satu bab buku yang memotivasi atau membuat Anda tersenyum.
  • Lakukan percakapan yang menarik dan memotivasi dengan partner, kerabat atau rekan Anda.

Untuk membantu Anda menghilangkan kebiasaan negative thinking, mungkin pepatah yang satu ini patut untuk selalu diingat: “lebih baik untuk menjadi seorang optimis yang terkadang salah daripada seorang pesimis yang selalu benar.’

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Alasan Seseorang Memiliki Ketertarikan Fisik pada Orang Lain

Banyak tips untuk meningkatkan ketertarikan pasangan pada penampilan fisik. Namun, apa sebetulnya yang membuat seseorang tertarik pada pasangannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Seks & Asmara 05/05/2020

Begini Cara Mengatasi Stres Karena PHK Akibat dari Pandemi COVID-19

Imbas dari COVID-19 membuat sebagian pekerja diberhentikan dari pekerjaannya dan merasa stres. Yuk, kenali cara mengatasi stres karena PHK di sini.

Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 04/05/2020

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Mengatasi Patah Hati?

Mengatasi patah hati adalah hal yang kompleks. Ada harapan yang pupus dan pertanyaan-pertanyaan yang tidak terjawab. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu

Manfaat Afirmasi Positif Ibu Hamil dan Ibu Melahirkan Bagi Kesehatan Jiwanya

Afirmasi positif dapat melindungi ibu hamil dan melahirkan dari stres, baby blues, hingga depresi. Lantas, apa itu afirmasi positif?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Melahirkan, Kehamilan 30/01/2020

Direkomendasikan untuk Anda

meeting online melelahkan

Fenomena Zoom Fatigue, Meeting Online yang Melelahkan

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020
Bunuh diri covid-19

Kasus Bunuh Diri Selama Pandemi dan Cara Mencegahnya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020
Manfaat psikologis puasa

Tidak Hanya untuk Fisik, Puasa Juga Memiliki Manfaat Psikologis

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 10/05/2020
ekspresi wajah mencerminkan isi hati

Benarkah Ekspresi Wajah Tidak Selalu Mencerminkan Isi Hati?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 06/05/2020