Bagaimana Mencegah Novel Coronavirus Masuk ke Indonesia?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro

Dunia sedang dilanda keresahan akibat wabah Novel coronavirus dari Tiongkok. Virus yang awalnya menjangkiti ratusan warga di Wuhan, China, kini ditemukan pada beberapa warga negara lainnya, seperti Korea Selatan hingga Amerika Serikat. Pemerintah berupaya melakukan sejumlah upaya pencegahan.

Langkah menghadapi Novel coronavirus oleh Kemenkes Indonesia

Melalui laman resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Siswanto, menyatakan bahwa Indonesia sudah siap menghadapi Novel coronavirus dengan menggunakan fasilitas laboratorium untuk mengidentifikasi penyakit tersebut.

Selain itu, pemerintah juga menghimbau untuk melakukan tiga langkah mencegah penyebaran coronavirus dari Tiongkok, yaitu:

1. Menambah wawasan dan kewaspadaan

Memakai masker agar terhindar dampak dari polusi udara

Salah satu langkah Kemenkes Republik Indonesia untuk mencegah penyebaran Novel coronavirus adalah meningkatkan kewaspadaan dan wawasan masyarakat. 

Menurut Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Anung Sugihanto, menyampaikan agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik. 

Ia pun mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan bagi WNI yang berkunjung ke Tiongkok dengan memperhatikan perkembangan coronavirus baru ini. Selain itu, mereka diminta juga untuk tidak berkunjung ke pasar ikan atau tempat penjualan hidup.

Apabila merasa melakukan kontak fisik dengan orang yang mengalami gejala demam, batuk, dan sulit bernapas, diminta untuk segera berobat ke rumah sakit terdekat. 

Dengan begitu, WNI yang pulang setidaknya mengurangi risiko penyebaran Novel coronavirus di Indonesia. 

2. Meningkatkan penjagaan pintu masuk negara

Selain menambah wawasan dan kewaspadaan terhadap Novel coronavirus, langkah pencegahan lainnya yang dilakukan oleh Kemenkes adalah meningkatkan penjagaan. Melalui surat nomor PM.04.02/III/43/2020, tanggal 5 Januari 2020, Anung telah menyebarkan langkah pencegahan tersebut kepada beberapa instansi pemerintah. 

Mulai dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Rumah Sakit TNI/Polri, hingga seluruh Rumah Sakit Provinsi di Indonesia, dihimbau untuk melakukan beberapa hal berikut:

  • Mendeteksi dan mencegah jika terdapat pasien dengan gejala pneumonia berat
  • Melakukan perawatan, pengobatan, isolasi, dan investigasi untuk mencegah penyebaran
  • Mencegah penyebaran dari pasien luar negeri melalui bandara, pelabuhan, dan batas negara
  • Memantau perkembangan penyakit melalui hasil pemeriksaan laboratorium
  • Mencari langkah yang diperlukan untuk mencegah penyebaran coronavirus baru di Indonesia

Menurut laporan dari sejumlah media, beberapa bandar udara di Indonesia sudah dilengkapi dengan thermal scanner di antaranya: bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara.

3. Memperbanyak pelayanan kesehatan

virus baru wabah pneumonia

Terakhir, dalam upaya mencegah penyebaran Novel coronavirus di Indonesia adalah dengan memperbanyak dan meningkatkan pelayanan kesehatan. 

Melalui surat edaran yang sudah disebutkan, pemerintah menghimbau kepada seluruh rumah sakit untuk meningkatkan kesiagaan.

Bahkan, Kemenkes Republik Indonesia juga membuka kembali sekitar 100 rumah sakit rujukan yang dulunya dikhususkan menghadapi wabah SARS. 

tertular penyakit di rumah sakit infeksi nosokomial

Berikut ini beberapa rumah sakit rujukan di beberapa wilayah di Indonesia untuk menghadapi penyakit SARS, menurut Departemen Kemenkes Republik Indonesia.

  • RSU Adam Malik Medan
  • RSU Sanglah, Denpasar, Bali
  • RSU Abdoel Muluk, Tanjung Karang, Lampung
  • RSU Persahabatan, Jakarta
  • RS Dr. Soetoemo, Surabaya

Hampir seluruh negara kini bersiap untuk mencegah penyebaran Novel coronavirus. Bagi Anda yang hendak melakukan perjalanan ke Tiongkok atau negara lain yang sudah terkonfirmasi ada kasus, sebaiknya berhati-hati dan waspada.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Januari 22, 2020 | Terakhir Diedit: Februari 3, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca