Mendeteksi Kesehatan Vagina dari Warna Keputihan Anda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Maret 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Para wanita pasti sering mengalami keputihan, yang bisa terjadi dalam tingkat ringan sampai berat. Dalam jumlah ringan, keputihan sebenarnya normal terjadi. Ini merupakan cairan yang dikeluarkan oleh vagina untuk melindungi vagina dan menjaga vagina tetap bersih. Tak hanya itu, keputihan juga ternyata dapat menunjukkan kondisi kesehatan Anda. Cari tahu penyebab keputihan tidak normal.

Penyebab keputihan tidak normal maupun normal terjadi

Keputihan merupakan cairan yang keluar dari vagina. Biasanya sedikit kental, tampak transparan/berwarna putih susu, bersih/tidak ada noda, dan tidak berbau. Terkadang, keputihan keluar agak kental, biasanya terjadi saat Anda akan menstruasi (dapat menunjukkan waktu tubuh melepaskan sel telur), selama menyusui, atau selama melakukan hubungan seksual.

Namun, terkadang keputihan bisa tidak normal, dengan ciri-ciri keputihan keluar lebih banyak dari biasanya, mengeluarkan bau yang tidak sedap, warna tidak transparan atau tidak bersih (bahkan warnanya bisa sampai kehijauan). Selain itu, juga bisa ditemani dengan gatal di vagina, nyeri, dan vagina terasa panas. Hal ini pun bisa menunjukkan kondisi kesehatan Anda yang sedang bermasalah.

Selain itu, keputihan yang abnormal juga bisa terjadi setelah menopause. Hal ini karena terjadi penurunan kadar estrogen , sehingga vagina menjadi kering. Vagina kering rentan mengalami iritasi dan peradangan, sehingga banyak mengeluarkan keputihan.

Keputihan abnormal bisa menjadi tanda kondisi kesehatan (penyakit)

Keputihan yang tidak normal bisa menjadi tanda bahwa Anda sedang mengalami infeksi vagina (vaginitis). Dilansir dari laman MSD Manual, tiga penyakit yang paling sering berkaitan dengan keputihan abnormal adalah:

  • Bakterial vaginosis, disebabkan karena keseimbangan bakteri dalam vagina tidak normal. Pertumbuhan bakteri anaerob di vagina berlebihan. Keputihan yang disebabkan oleh penyakit ini biasanya muncul dengan ciri-ciri berwarna putih atau keabuan, tidak kental, berbau amis, dan dalam jumlah banyak. Vagina juga terasa gatal.
  • Candidiasis, disebabkan oleh infeksi jamur Candida albicans pada vagina. Keputihan muncul dengan ciri-ciri berwarna putih dan kental. Vagina terasa gatal dan panas, area kemaluan juga bisa menjadi kemerahan dan bengkak.
  • Trichomoniasis, merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Keputihan yang keluar saat Anda mempunyai penyakit ini muncul dengan ciri-ciri berwarna kekuningan atau kehijauan, terkadang berbusa, berbau amis, dan dalam jumlah banyak. Vagina juga terasa gatal dan kemerahan.

Selain trichomoniasis, keputihan juga dapat disebabkan penyakit menular seksual lainnya, seperti gonorea dan infeksi klamidia. Keputihan yang keluar karena penyakit menular seksual ini juga mengalami perubahan warna, bau, dan jumlah. Jika Anda memperhatikan ada yang berubah dari keputihan Anda (tidak seperti biasa), sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebab keputihan tidak normal.

Bagaimana cara mencegah keputihan yang tidak normal?

Keputihan yang tidak normal biasanya disebabkan oleh bakteri. Sehingga, untuk mencegah hal ini terjadi, Anda harus merawat kebersihan vagina dengan baik, terutama saat Anda menstruasi. Berikut ini bisa Anda lakukan untuk mencegah infeksi vagina:

  • Jaga area vagina tetap kering, terutama setelah mandi
  • Hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat
  • Bersihkan area vagina dari depan ke belakang setelah buang air besar maupun buang air kecil
  • Bersihkan bagian luar vagina dengan air hangat atau Anda juga bisa memakai produk pembersih area kewanitaan yang mengandung Povidone-Iodine. Povidone-Iodine merupakan zat antiseptik dengan spektrum luas yang mampu mengendalikan penyebaran dan perkembangan infeksi topikal, mengatasi beragam kuman patogen, dan tidak mengakibatkan kebal terhadap antiseptik.
  • Ganti pembalut dengan teratur saat menstruasi

Selain itu, sebaiknya Anda juga tidak berganti-ganti pasangan seksual. Memiliki banyak pasangan seksual dapat meningkatkan risiko Anda terkena infeksi vagina atau penyakit menular seksual yang dapat menyebabkan keputihan abnormal. Penggunaan kondom saat berhubungan seksual juga dianjurkan untuk mencegah Anda dari penularan penyakit menular seksual.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pilihan Cara Ampuh Mengatasi Keputihan, Lewat Perawatan Alami dan Obat Dokter

Resah dengan keputihan yang keluar berlebih? Jangan khawatir. Ada banyak cara mengatasi atau menghilangkan keputihan di rumah atau berobat ke dokter.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 10 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

11 Penyebab yang Membuat Vagina Anda Terasa Gatal

Tiga dari 4 wanita di dunia pernah kena infeksi jamur yang bikin vagina gatal minimal sekali seumur hidupnya. Selain itu, apa lagi penyebab vagina gatal?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 5 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Berbagai Efek Samping Pil KB yang Mungkin Terjadi, Apa Saja?

Ada berbagai efek samping dari penggunaan pil KB yang mungkin Anda alami. Namun, apa saja sih efek samping tersebut? Simak penjelasannya berikut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 4 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Tanda Keputihan Normal dan Tidak pada Remaja Plus Cara Mencegahnya

Keputihan merupakan hal normal yang terjadi pada remaja di masa puber. Namun ternyata, ada juga keputihan yang tidak normal.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Remaja, Kesehatan Remaja, Parenting 3 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

infeksi jamur pada penis

5 Bahan Alami yang Bisa Dipakai untuk Mengobati Infeksi Jamur Penis

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
mulut bayi berjamur

Ciri-ciri Infeksi Jamur (Oral Thrush) di Mulut Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
kandidiasis jamur kandida

Jamur pada Kulit [Part 3]: Kandida, Jamur yang Bisa Melompat

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
jamur candida albicans adalah

Berkenalan Dengan Candida albicans, Jamur Penghuni Tubuh Manusia yang Bisa Sebabkan Penyakit

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 12 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit