Amankah Melakukan Tato Pada Alat Kelamin?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Seni tato saat ini populer dilakukan oleh manusia di berbagai penjuru dunia. Biasanya, bagian-bagian tubuh favorit untuk ditato adalah punggung, lengan, pergelangan tangan, dan betis. Tapi pernahkah Anda berpikiran untuk mendapatkan tato di alat kelamin atau pada area penis dan vagina? Yuk, simak penjelasan tentang tato pada kelamin berikut ini.

Tato di alat kelamin lebih sakit

Tato telah menjadi lebih dan lebih populer dalam beberapa tahun terakhir. Tato yang merupakan seni melukis atau mewarnai tubuh ini menampilkan warna-warna cantik bahkan simbol-simbol yang bermakna bagi tiap pemilik tubuh itu sendiri. Nah, bagaimana kalau tato pada alat kelamin?

Ya, tato yang dimaksud di sini bukan tato henna atau tato ibu-ibu pinggir pantai di Bali yang dilukis tanpa rasa sakit. Bagian tubuh yang hendak ditato akan disuntikkan tinta ke bawah lapisan atas kulit Anda. Biasanya proses ini dilakukan dengan jarum berisi tinta yang ditusuk sesuai pola yang diinginkan untuk membuat tato. Proses pembuatan tato bisa berlangsung selama berjam-jam, tergantung pada besar dan tingkat kesulitan tato yang Anda inginkan.

Bagaimana dengan membuat tato pada alat kelamin, bagian tubuh yang paling sensitif? Pada kelamin, ada bundel saraf di klitoris dan penis yang berfungsi untuk mengalirkan darah, dan membantu proses reproduksi. Sedangkan area pangkal paha (selangkangan) mungkin tampak lebih tebal dan berlemak dibandingkan dengan area genital, tapi rasa sakit yang akan ditimbulkan akan kurang lebih sama, karena bundel saraf dari alat kelamin menjalar melewati area ini. Kemungkinan, tingkat sakit yang Anda rasakan akan lebih sakit daripada tato di bagian lain.

Risiko tato di alat kelamin

1. Infeksi pada kulit kelamin

Sebenarnya, proses tato yang melibatkan jarum menusuk kulit dan menyuntikkan tinta ke dalam tubuh, pasti ada risiko infeksinya. Risiko infeksi pada kelamin Anda tentu saja ada dan bisa diperburuk oleh kondisi kelamin yang tidak sehat dan peralatan kotor. Tato apapun harus selalu dilakukan oleh seorang profesional di lingkungan yang bersih dengan yang baru, jarum suntik steril.

2. Kerusakan pada kulit

Tato pada alat kelamin pada dasarnya dapat menyebabkan jaringan parut alias bekas luka pada aera kulit yang ditato. Kulit penis dan vagina jauh lebih rapuh dan lebih rentan terhadap jaringan parut daripada bagian kulitnya. Hal ini lebih baik dijauhi jika seseorang punya riwayat keloid yang menjadi bekas luka, karena berpotensi menimbulkan luka yang sama saat terjadi infeksi.

3. Bisa ereksi permanen

Untuk pria, jika ingin memiliki penis dengan tato, waspada ereksi permanen bisa terjadi ketika darah tidak mampu secara fisik keluar dari penis, serta akan menimbulkan pembengkakan yang menyakitkan. Kerusakan saraf potensial (impotensi) bisa saja didapat, jika tidak diobati. Salah satu kasus ereksi permanen terjadi adalah diduga karena jarum yang menembus penis terlalu dalam sehingga tercipta fistula pada penis, dan terjadilah ereksi permanen.

Cara mengurangi risiko tato di alat kelamin

Sah-sah saja Anda mau tato di bagian tubuh manapun, tetapi Ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika memang mau mendapat tato di alat kelamin.

  • Pastikan alat kelamin bersih sebelum dan sesudah proses tato. Jika merasa nyeri, keluar perdarahan, kemerahan lebih lama dari proses pasca tato, segera hubungi dokter.
  • Bersihkan daerah yang ditato secara teratur dengan antiseptik tanpa kandungan alkohol.
  • Kenakan pakaian dalam longgar untuk menghindari sakit memar pasca tato.
  • Jangan berhubungan seks setidaknya dua minggu setelah tato di alat kelamin. Ketika Anda melakukan hubungan seks, jangan lupa bersihkan kembali.
  • Pilih tattoo artist yang profesional dengan rekam jejak yang baik
  • Gunakan salep atau lotion pelembab jika alat kelamin Anda gatal, atau berikan kompres es pada luar area yang gatal.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Semua Hal yang Penting Diperhatikan Pasca Operasi Usus Buntu

Pasca operasi usus buntu Anda tidak dianjurkan kembali beraktivitas. Anda juga perlu menghindari beberapa pantangan setelah operasi usus buntu.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Dilewatkan

Anda pasti sudah akrab dengan manfaat daun sirih untuk hentikan mimisan. Meski begitu, masih ada banyak lagi khasiat daun sirih untuk kesehatan. Penasaran?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

5 Manfaat Propolis, Getah Lebah yang Penuh Khasiat (Tidak Kalah dari Madu!)

Propolis disebut-sebut berkhasiat sebagai obat herbal untuk mengatasi gejala herpes, mengobati luka kulit, dan meredakan maag. Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Tahukah Anda, buah stroberi dapat membantu mencegah katarak dan menurunkan tekanan darah? Apalagi manfaat buah merah asam ini untuk kesehatan tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Fakta Gizi, Nutrisi 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

undescended testis

Undescended Testis (Testis Tidak Turun)

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
urat menonjol pada orang muda

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
fungsi testis

Mengenal Fungsi Testis, Anatomi, dan Risiko Penyakit yang Menyertainya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit