home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Amankah Melakukan Tato Pada Alat Kelamin?

Amankah Melakukan Tato Pada Alat Kelamin?

Pernahkah berpikir memasang tato di alat kelamin Anda? Jika iya, Anda perlu memahami risiko dan cara pencegahannya sebelum memutuskan memasang tato. Pasalnya, risiko yang mungkin terjadi bukan perkara main-main. Lebih lengkap, simak penjelasannya berikut ini.

Berbagai risiko tato di alat kelamin

Tato telah menjadi lebih dan lebih populer dalam beberapa tahun terakhir.

Seni melukis atau mewarnai tubuh ini menampilkan warna-warna cantik bahkan simbol-simbol yang bermakna bagi tiap pemilik tubuh itu sendiri.

Bagian tubuh yang hendak ditato akan disuntikkan tinta ke bawah lapisan atas kulit Anda.

Artinya, tato mungkin dapat menyebabkan berbagai risiko, termasuk infeksi, seperti yang dijelaskan di bawah ini.

1. Lebih sakit dari tato di bagian tubuh yang lain

ditato meningkatkan kekebalan tubuh

Proses ini dilakukan dengan jarum berisi tinta yang ditusuk sesuai pola yang diinginkan untuk membuat tato.

Pembuatan tato bisa berlangsung selama berjam-jam, tergantung pada besar dan tingkat kesulitan tato yang Anda inginkan.

Pada alat kelamin pria atau wanita, tato mungkin dibuat pada area bundel saraf di klitoris dan penis yang berfungsi untuk mengalirkan darah, dan membantu proses reproduksi.

Kemungkinan, tingkat sakit yang Anda rasakan akan lebih parah daripada tato di bagian lain.

2. Infeksi

infeksi jamur pada penis

Peralatan dan jarum tato yang tidak steril dapat menyebabkan penyakit menular, seperti HIV, hepatitis, dan infeksi kulit yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus.

Infeksi juga dapat disebabkan oleh tinta tato yang terkontaminasi, bahkan ketika seniman tato telah melakukan prosedur higienis.

Sebenarnya, proses tato yang melibatkan jarum menusuk kulit dan menyuntikkan tinta ke dalam tubuh, pasti ada risiko infeksinya.

Ketika Anda ingin membuat tato di area kelamin, risiko infeksi pada kelamin tentu saja ada dan bisa diperburuk oleh kondisi kelamin yang tidak sehat dan peralatan kotor.

3. Kerusakan pada kulit

penyakit kelamin paling berbahaya

Tato pada alat kelamin dapat menyebabkan jaringan parut alias bekas luka pada area kulit yang ditato.

Kulit penis dan vagina jauh lebih rapuh dan lebih rentan terhadap jaringan parut daripada bagian kulitnya.

Selain itu, tato di area alat kelamin mungkin juga akan membentuk granuloma (peradangan kulit) yang muncul di sekitar tinta tato.

4. Ereksi permanen

ereksi

Untuk pria, jika ingin membuat tato di bagian penis, waspada ereksi permanen bisa terjadi ketika darah tidak mampu secara fisik keluar dari penis.

Tak hanya itu, tato di alat kelamin pria juga dapat menimbulkan pembengkakan yang menyakitkan. Kerusakan saraf potensial (impotensi) bisa saja didapat, jika tidak diobati.

Salah satu kasus ereksi permanen terjadi adalah diduga karena jarum yang menembus penis terlalu dalam sehingga tercipta fistula pada penis, dan terjadilah ereksi permanen.

5. Komplikasi MRI

yang harus diketahui sebelum melakukan pemeriksaan MRI

Situs The United States Food and Drug Administration menyebutkan ada laporan adanya orang-orang yang pembengkakan atau rasa terbakar di area tato ketika melakukan pencitraan resonansi magnetik (MRI).

Ada juga laporan tentang pigmen tato yang mengganggu kualitas gambar MRI.

Meskipun begitu, Anda tidak perlu terlalu khawatir akan komplikasi atau risiko ini. Pasalnya, pemindaian MRI mungkin lebih berguna untuk kondisi Anda.

Sebagai solusinya, Anda dapat memberi tahu petugas kesehatan tentang tato yang dimiliki sebelum menjalani pemeriksaan MRI.

Cara mengurangi risiko tato di alat kelamin

Sah-sah saja Anda mau tato di bagian tubuh manapun, tetapi Ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika memang mau mendapat tato di alat kelamin.

Berikut tips yang dapat Anda lakukan untuk mencegah risiko tato di alat kelamin.

  • Pastikan alat kelamin bersih sebelum dan sesudah proses tato.
  • Bersihkan daerah yang ditato secara teratur dengan antiseptik tanpa kandungan alkohol.
  • Kenakan pakaian dalam longgar untuk menghindari sakit memar pasca tato.
  • Jangan berhubungan seks setidaknya dua minggu setelah tato di alat kelamin. Ketika Anda melakukan hubungan seks, jangan lupa bersihkan kembali.
  • Pilih tattoo artist yang profesional dengan rekam jejak yang baik.
  • Gunakan salep atau lotion pelembab jika alat kelamin Anda gatal, atau berikan kompres es pada luar area yang gatal.

Ingatlah untuk mempertimbangkan keputusan Anda untuk membuat tato di bagian intim secara matang. Jika merasa nyeri, keluar darah, kemerahan lebih lama dari proses pasca tato, segera hubungi dokter.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Body Art: What You Need to Know before Getting a Tattoo or Piercing | University Health Service. (2021). Retrieved 28 April 2021, from https://uhs.umich.edu//bodyart

Think Before You Ink: Are Tattoos Safe?. (2020). Retrieved 28 April 2021, from https://www.fda.gov/consumers/consumer-updates/think-you-ink-are-tattoos-safe

Penis Piercings, Tattoos + Myths About Sexual Pleasure. (2018). Retrieved 28 April 2021, from https://health.clevelandclinic.org/penis-piercings-tattoos-myths-about-sexual-pleasure/

Think before you ink: Tattoo risks. (2021). Retrieved 28 April 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/tattoos-and-piercings/art-20045067

A Tattoo for You? Seven Key Questions to Consider. (2020). Retrieved 28 April 2021, from https://www.fda.gov/consumers/consumer-updates/tattoo-you-seven-key-questions-consider

Tattoos & Permanent Makeup: Fact Sheet. (2020). Retrieved 28 April 2021, from https://www.fda.gov/cosmetics/cosmetic-products/tattoos-permanent-makeup-fact-sheet

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Fajarina Nurin
Tanggal diperbarui 13/02/2017
x