10 Penyakit yang Menyebabkan Sakit Perut Sebelah Kiri: Dari Usus Buntu Hingga Penyakit Ginjal

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 November 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Sakit perut menduduki jajaran teratas di antara gejala-gejala paling umum yang menyebabkan orang-orang mencari pertolongan medis. Sayangnya, hanya menggambarkan gejala sebagai “sakit perut”, “nyeri perut”, “perut melilit” kadang masih kurang spesifik. Dokter dapat mempersempit kecurigaan penyebab sakit perut Anda dengan mempertimbangkan lokasi rasa sakitnya. Lalu, apa artinya jika Anda mengeluhkan sakit perut sebelah kiri?

Penyakit apa saja yang ditandai dengan sakit perut sebelah kiri?

Sakit di sisi kiri perut dapat disebabkan oleh masalah pada organ dan struktur di bagian kiri perut maupun pengaruh dari masalah organ lain yang terletak jauh dari perut.

Nyeri perut kiri atas

1. Pankreatitis akut

Pankreatitis akut adalah peradangan yang menyakitkan dari pankreas, yang terletak di sisi kiri atas perut Anda. Keluhan biasa terjadi mendadak dan menyebabkan nyeri di daerah perut bagian atas (atau epigastrium). Nyeri sering menjalar ke punggung.

Pankreatitis akut juga dapat melibatkan organ lain. Kondisi ini juga dapat berkembang menjadi pankreatitis kronis jika Anda memiliki keluhan menetap dan berlanjut.

2. Gastritis

Gastritis dapat terjadi ketika terdapat iritasi pada lapisan lambung. Gastritis dapat diakibatkan oleh infeksi bakteri H. pylori yang selanjutnya dapat mengakibatkan luka. Obat penghilang rasa sakit tertentu dan minum terlalu banyak alkohol juga dapat mengakibatkan gastritis. Gejalanya termasuk sakit perut sebelah kiri atas yang terasa perih atau terbakar (yang mungkin membaik setelah makan), mual dan muntah, serta perasaan perut atas penuh setelah makan.

Gastritis dapat terjadi tiba-tiba (gastritis akut), atau dapat terjadi perlahan dari waktu ke waktu (gastritis kronis). Dalam beberapa kasus, gastritis dapat menyebabkan borok dan peningkatan risiko kanker lambung. Bagi kebanyakan orang gastritis tidak serius dan dapat cepat pulih dengan pengobatan.

3. Angina

Angina adalah istilah yang digunakan untuk nyeri dada yang disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke otot jantung. Angina adalah gejala dari penyakit arteri koroner. Angina biasanya digambarkan sebagai sensasi seperti dada diremas, atau tekanan, berat, sesak atau sakit di dada Anda. Angina, juga disebut angina pectoris, bisa menjadi masalah yang berulang atau tiba-tiba.

Gejala angina yang dimiliki wanita dapat berbeda dari gejala angina klasik. Misalnya, perempuan akan lebih sering menunjukkan gejala seperti mual, sesak napas, sakit perut sebelah kiri, atau kelelahan ekstrem, dengan atau tanpa nyeri dada. Atau, mereka mungkin merasakan ketidaknyamanan di leher, rahang, atau punggung, atau nyeri yang terasa menusuk bukan menekan dada yang umum. Perbedaan ini dapat menyebabkan keterlambatan dalam mencari pengobatan.

Angina relatif umum tetapi bisa sulit untuk membedakan dari nyeri dada lainnya, seperti rasa sakit atau ketidaknyamanan dari gangguan pencernaan. Jika Anda memiliki nyeri dada yang tidak dapat dijelaskan, cari pertolongan medis segera.

Nyeri perut kiri bawah

1. Irritable bowel syndrome (IBS)

Irritable bowel syndrome (IBS) adalah gangguan sistem pencernaan yang menyerang usus besar, ditandai dengan kram perut, perasaan kembung, serta buang gas. IBS juga dapat menyebabkan masalah pergerakan usus, mulai dari sembelit hingga diare.

2. Ulcerative colitis

Ulcerative Colitis (UC) adalah penyakit yang menyebabkan peradangan pada dinding saluran pencernaan. Gejala dan keluhan yang paling sering dilaporkan adalah sakit perut dan diare, feses berdarah dan berlendir. Buang air besar dapat menghilangkan rasa sakit perut sebelah kiri. Gejala lain yang ditimbulkan termasuk kelelahan, turunnya berat badan, anoreksia, dan demam.

UC dapat melemahkan dan kadang dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa. Meskipun tidak diketahui obatnya, pengobatan dapat sangat mengurangi tanda dan gejala penyakit, dan bahkan membawa remisi jangka panjang.

3. Penyakit ginjal

Batu ginjal biasanya disebabkan oleh terlalu tingginya kadar kalsium atau asam urat dalam tubuh. Dehidrasi juga bisa menjadi penyebab batu ginjal. Gejala umum dari kondisi ini adalah sakit perut sebelah kiri bawah, demam, mual, nyeri di pangkal paha, dan muntah.

Sakit perut sebelah kiri bawah juga dapat disebabkan oleh infeksi pada ginjal. Peradangan biasanya dimulai dari kandung kemih dan kemudian menjalar ke ginjal. Nyeri akut juga bisa dirasakan bersama keinginan buang air kecil terus-menerus, sensasi panas saat buang air kecil, dan hematuria (urin berdarah) di antara gejala-gejala lainnya.

4. Divertikulitis

Divertikula adalah kantung kecil membuncit yang dapat terbentuk di lapisan sistem pencernaan Anda. Kantung ini paling sering ditemukan di bagian bawah usus besar. Divertikula adalah kondisi umum terutama setelah usia 40-an, dan jarang menimbulkan masalah.

Namun, terkadang divertikula bisa meradang dan terinfeksi, hingga bahkan pecah. Peradangan ini disebut divertikulitis. Divertikulitis dapat menyebabkan sakit perut parah yang konstan dan bertahan selama beberapa hari. Biasanya, keluhan sakit perut dirasakan di sebelah kiri, tapi dapat terjadi di sebelah kanan, terutama pada orang-orang berdarah Asia. Selain sakit perut sebelah kiri, divertikulitis juga dapat menyebabkan bengkak di perut kiri bawah, demam, mual, dan perubahan besar pada kebiasaan buang air besar Anda (diare berdarah sporadik).

Divertikulitis ringan bisa diobati dengan istirahat, perubahan pola dan menu makan, serta antibiotik. Divertikulitis parah atau berulang mungkin memerlukan operasi.

5. Hernia

Hernia adalah kondisi dimana jaringan lunak, biasanya usus, mencuat menembus bagian yang lemah atau robek di bagian bawah dinding perut di lipatan paha (hernia inguinalis) atau menusuk diafragma (hernia hiatal). Tonjolan yang dihasilkan dapat menyebabkan sakit perut sebelah kiri, terutama ketika Anda batuk, membungkuk, atau mengangkat benda berat. Kadang, pada pria rasa sakit dan bengkaknya menyebar hingga ke sekitar testis ketika tonjolan usus makin turun ke dalam buah zakar.

Hernia tidak selalu berbahaya. Namun, kondisi ini tidak bisa sembuh sendiri dan dapat menyebabkan komplikasi fatal jika tidak ditangani. Dokter mungkin menyarankan operasi untuk memperbaiki hernia inguinalis yang meyakitkan atau semakin membesar.

6. Kista indung rahim

Kista indung rahim adalah pertumbuhan tumor jinak berisi cairan yang bertumbuh di dalam atau permukaan indung rahim. Wanita memiliki satu pasang indung rahim — masing-masing berukuran sebesar kacang almond — yang terletak di setiap sisi rahim. Banyak wanita memiliki kista indung rahim pada beberapa titik selama hidup mereka. Kebanyakan kista ovarium sedikit menghasilkan, atau tidak sama sekali, ketidaknyamanan dan tidak berbahaya. Mayoritas kista ovarium menghilang tanpa pengobatan dalam beberapa bulan.

Namun, kista ovarium — terutama yang telah pecah — kadang menghasilkan gejala serius seperti sakit perut sebelah kiri atau nyeri panggul yang parah dan menyerang tiba-tiba tiba-tiba, perut yang parah, atau rasa sakit yang disertai demam atau muntah. Tanda dan gejala ini — gejala umum yang mewakili syok seperti panas dingin, kulit lembab; napas cepat; dan kepala pusing terasa berkunang-kunang atau kelemahan — menunjukkan keadaan darurat dan memerlukan perhatian medis segera.

7. Kehamilan ektopik

Sakit perut sebelah kiri bawah yang mendadak dapat menjadi akibat dari kehamilan ektopik. Kehamilan ektopik terjadi ketika embrio tertanam di luar rahim, biasanya di dalam saluran yang menghubungkan rahim dan indung telur alias tuba falopi. Kehamilan ini tergolong kehamilan tak layak yang berisiko tinggi, dan menyebabkan gejala nyeri di sisi di mana kehamilan terjadi, Rasa sakit terjadi pada perut bagian bawah, punggung bawah, dan panggul. Selain itu, mungkin diikuti mual, perdarahan vagina abnormal, dan nyeri payudara. Ketika ada kekhawatiran kehamilan ektopik, perhatian medis dibenarkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

11 Cara Mudah Mengatasi Perut Kembung yang Cepat dan Ampuh

Perut kembung alias begah pasti rasanya tidak enak. Namun, jangan bingung dulu! Anda dapat coba berbagai cara mengatasi perut kembung ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Pencernaan 7 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Keracunan Makanan

Keracunan makanan adalah gangguan pencernaan umum. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, serta cara mengobati dan mencegahnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Keracunan Makanan 6 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Infeksi Bakteri E. coli

Infeksi bakteri E. coli adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang biasanya hidup di dalam usus manusia dan hewan. Apa obatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Pencernaan, Keracunan Makanan 6 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Penyebab Paling Umum Sakit Perut Sebelah Kanan

Beberapa dari Anda mungkin sering merasakan sakit perut sebelah kanan. Hati-hati karena ini bisa menjadi tanda suatu penyakit pada organ di rongga perut.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Pencernaan 6 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sakit gejala usus buntu

Cara Membedakan Sakit Perut Gejala Usus Buntu dan Maag

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
sakit maag adalah

Maag (Dispepsia)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
penyakit pada sistem pencernaan

11 Penyakit yang Paling Sering Terjadi pada Sistem Pencernaan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
penyakit dismenore

Dismenore

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit