home

Artikel Bersponsor

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Jenis Perencanaan Perlindungan Keluarga

4 Jenis Perencanaan Perlindungan Keluarga

Siapapun akan melakukan yang terbaik untuk memastikan keluarga aman secara finansial. Uang ibarat aset penting untuk menjalankan roda kehidupan. Namun uang bukan satu-satunya jenis perlindungan yang dibutuhkan agar kehidupan dapat tetap terus berjalan apapun yang terjadi.

Anda sebaiknya memiliki juga perencanaan perlindungan keluarga dalam bentuk lain.

Langkah mudah memiliki perencanaan perlindungan keluarga

perlindungan keluarga

Keluarga ibarat rumah sesungguhnya yang memberikan perlindungan, kasih sayang, dan dukungan yang tulus. Bagi para pencari nafkah, pastinya tak mudah untuk tetap memberikan perlindungan dan kebahagiaan agar keluarga aman dari sisi finansial.

Ketika finansial aman, mudah tentunya merencanakan kehidupan untuk langkah selanjutnya. Contohnya, anak membutuhkan beberapa barang yang perlu dibeli untuk membuat project sekolah. Istri perlu memiliki modal yang kuat dalam mengelola usaha. Atau mungkin Anda memiliki impian lain untuk keluarga.

Kita perlu menyadari, hidup harus terus berjalan apapun risikonya. Tak satu orang pun mengharapkan adanya kejadian buruk yang menimpanya. Misalnya, karena sebuah musibah seorang tulang punggung keluarga tak lagi bisa mencari nafkah karena kondisi fisik dan kesehatan yang tak mendukung, atau meninggal dunia.

Bila hal buruk tersebut terjadi, agaknya sulit bagi keluarga untuk kembali membangun fondasi finansial dari nol.

Jadi, tidak ada salahnya kita mempersiapkan perencanaan perlindungan keluarga yang lebih matang sebagai antisipasi kondisi terburuk.

1. Memiliki tabungan simpanan

tabungan bersama setelah menikah

Perencanaan perlindungan keluarga dapat dimulai dengan memiliki tabungan simpanan. Ini dapat dilakukan dengan menyisihkan minimal 10 sampai 20 persen dari total penghasilan. Terapkan ini setiap bulan sebagai upaya berjaga-jaga.

Ingat, tabungan simpanan ini jangan disentuh atau diutak-atik sama sekali. Biarkan jumlahnya bertambah dari bulan ke bulan. Gunakan tabungan ini hanya dalam kondisi yang amat darurat.

Sembari menerapkan perencanaan sederhana ini, Anda juga bisa mengajari anak untuk mulai menabung uang jajan mereka. Hal ini juga memberikan anak pengertian pentingnya menabung untuk mewujudkan rencana atau jika sewaktu-waktu mereka butuh uang.

2. Mulai memiliki deposito

perlindungan keluarga

Di samping tabungan, Anda juga bisa memiliki deposito sebagai perencanaan perlindungan keluarga. Biasanya di setiap bank memiliki program ini untuk memberikan perencanaan keuangan yang lebih baik.

Deposito merupakan tabungan berjangka yang tidak bisa diutak-atik dalam waktu tertentu. Setiap bank memiliki bunga deposito yang berbeda. Nasabah pun memiliki pilihan, apakah bunga deposito akan masuk ke tabungan atau kembali masuk ke dalam deposito.

Pilih perencanaan terbaik saat memilih deposito agar finansial keluarga tetap terlindungi. Jangan ragu untuk berkonsultasi dan bertanya manfaat apa saja yang Anda bisa dapatkan sebagai nasabah ketika mengikuti program deposito.

3. Saatnya berinvestasi

menginvestasikan uang

Investasi merupakan langkah lain untuk memberikan perlindungan keuangan bagi keluarga Anda. Ada beragam jenis investasi, mulai dari investasi reksadana, investasi properti, dan investasi emas.

Sebagian orang mulai berinvestasi membeli saham dengan menggunakan aplikasi di ponsel pintar. Atau Anda juga dapat membeli emas di perusahaan yang terpercaya dalam perdagangan emas.

Investasi memiliki manfaat yang berarti bagi keuangan Anda dan keluarga. Salah satunya, ketika saham dana meningkat, Anda bisa mendapatkan keuntungan lebih dari jual-beli saham serta dividen (laba bersih yang dibagikan) dari perusahaan tempat Anda berinvestasi.

Selain itu, berinvestasi emas juga diumpamakan sebagai “tabungan” dalam bentuk benda yang bisa juga dijual sewaktu-waktu dalam situasi darurat. Namun, jangan lupa untuk memantau harga emas sehingga Anda dapat membeli atau menjualnya di waktu yang tepat. Misalnya, membeli ketika harga emas rendah dan menjualnya ketika harga emas tinggi.

4. Mengantongi asuransi

asuransi di masa pandemi

Jenis perencanaan perlindungan keluarga yang terakhir adalah asuransi. Bila belum mengantongi asuransi, inilah saat yang tepat untuk Anda mendaftarkan diri. Pentingnya memiliki asuransi adalah memberi manfaat proteksi dari sisi kesehatan dan juga keuangan.

Jangan lupa untuk menyesuaikan manfaat asuransi yang cocok sebagai perencanaan perlindungan keluarga. Berdasarkan artikel jurnal Plastic Surgery, usahakan untuk memilih asuransi yang memberikan proteksi menyeluruh pada kemungkinan terburuk, seperti kejadian meninggal, cacat total, peristiwa bencana alam, maupun kecelakaan. Jika terjadi peristiwa buruk, asuransi akan memberikan dana santunan sesuai dengan rencana yang telah disepakati nasabah sebelumnya.

Ada beragam asuransi yang menawarkan manfaat khusus. Ada baiknya memilih asuransi yang menawarkan manfaat perlindungan menyeluruh, seperti halnya berikut ini:

  • Pemberian manfaat meninggal atau cacat total
  • Manfaat umum akibat kecelakaan
  • Manfaat kecelakaan akibat bencana alam, kecelakaan umum, kebakaran
  • Manfaat kecelakaan lalu lintas bagi penumpang atau pengendara kendaraan roda empat
  • Manfaat Hari Raya akibat pada kecelakaan hari raya
  • Memberikan manfaat tambahan akibat kecelakaan bagi pemegang polis ahli waris

Setiap asuransi memiliki program dengan jangka waktu tertentu dan biaya premi tertentu. Program asuransi dengan jangka waktu menawarkan perlindungan yang komprehensif. Biasanya ada perhitungan khusus manfaat akhir asuransi yang menguntungkan dari biaya premi yang telah dibayarkan.

Saat memilih asuransi, tentukan juga masa asuransi dengan jangka waktu perlindungan. Asuransi biasanya memberikan beberapa pilihan jangka waktu perlindungan, mulai dari 5 tahun, 10 tahun, hingga 15 tahun. Nasabah juga akan mendapatkan manfaat akhir masa asuransi yang dapat digunakan sebagai investasi ke depannya. Pastikan juga, Anda mendapatkan premi yang berlaku tetap sepanjang masa asuransi.

Anda juga tak perlu terlalu cemas saat memiliki asuransi, karena adanya antisipasi yang menyangga dalam situasi buruk. Mulai asuransi sedini mungkin dan usahakan untuk memiliki perencanaan seperti di atas, agar Anda dan keluarga mendapat perlindungan optimal kehidupan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Embracing Family Values | National Council on Family Relations. (2013). Retrieved 4 August 2020, from https://www.ncfr.org/cfle-network/past-issues/spring-2013/embracing-family-values

family&nbspfinancially, 6. (2019). 6 steps to protect your family financially. Retrieved 4 August 2020, from https://www.financialexpress.com/sponsored/6-steps-to-protect-your-family-financially/1743821/

Dubey, N. (2017). 5 advantages of having a fixed deposit account. Retrieved 4 August 2020, from https://www.financialexpress.com/money/5-advantages-of-having-a-fixed-deposit-account/493651/#:~:text=FDs%20provide%20investors%20with%20a,by%20a%20savings%20bank%20account

How to buy gold | World Gold Council. (2020). Retrieved 4 August 2020, from https://www.gold.org/what-we-do/gold-investment/how-buy-gold

Berger, R. (2020). How Much Of Your Income Should You Save?. Retrieved 4 August 2020, from https://www.forbes.com/sites/robertberger/2015/03/03/how-much-of-your-income-should-you-save/#64fdb6bc7fbd

Freeman, A. (2015). Why You Should Put Your Money to Work With Investing. Retrieved 4 August 2020, from https://www.cesisolutions.org/2015/12/the-benefits-of-investing-your-money/

Daniel A Peters, D. (2014). Life insurance: Ownership and investment considerations. Plastic Surgery22(1), 54. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4128435/

How to Start Investing With $100. (2020). Retrieved 4 August 2020, from https://money.usnews.com/investing/investing-101/articles/how-to-start-investing-with-100

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Maria Amanda Diperbarui 08/10/2020
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto
x