Stroke Ringan (Transient Ischemic Attack, Mini Stroke)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu Stroke Ringan (transient ischemic attack, mini stroke)?

Transient ischemic attack (TIA) atau Serangan iskemik sesaat, atau stroke ringa atau mini stroke, adalah keadaan dimana saraf kekurangan oksigen akibat dari aliran darah yang terganggu yang berlangsung kurang dari 24 jam, biasanya dalam waktu beberapa menit. Penyakit ini juga disebut stroke ringan dan muncul ketika bagian otak tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup. Anda lebih berisiko terserang stroke jika sebelumnya menderita TIA.

Seberapa umumkah Stroke Ringan (transient ischemic attack, mini stroke)?

Penyakit ini umumnya menyerang orang berumur di atas 60 tahun. Orang keturunan Asia, Africa, dan Karibia berisiko lebih tinggi terkena stroke ringan. Hal ini sebagian karena kelompok ini lebih sering mengalami kekurangan suplai darah dan oksigen di dalam otak.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala Stroke Ringan (transient ischemic attack, mini stroke)?

Gejala paling umum adalah merasa lemah di bagian tubuh manapun, disertai kebingungan, pusing, diplopia (pandangan ganda), hilang ingatan, mati rasa, kesulitan berbicara dan menelan, kesemutan, perubahan pada penglihatan, dan sulit berjalan. Dalam 70% kasus, gejala akan hilang kurang dari 10 menit dan 90% akan hilang kurang dari 4 jam.

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter secepatnya jika Anda mengalami tanda dan gejala mini stroke. Perawatan tepat waktu akan membantu mencegah stroke selanjutnya.

Penyebab

Apa penyebab Stroke Ringan (transient ischemic attack, mini stroke)?

Penyebab stroke ringan mungkin adalah penggumpalan darah dalam arteri yang mengakibatkan penyumbatan aliran darah. Tubuh Anda seringkali dapat menghancurkan gumpalan darah dengan sendirinya sampai gejalanya benar-benar menghilang. Gumpalan darah ini sering datang dari jantung atau arteri karotid, menjebak dan mencegah darah menuju otak, sehingga otak tidak bisa mendapatkan oksigen dari darah.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk Stroke Ringan (transient ischemic attack, mini stroke)?

Ada banyak faktor yang meningkatkan risiko stroke ringan, yakni:

  • Riwayat keluarga: Anda berisiko lebih tinggi jika salah satu anggota keluarga pernah menderita kondisi ini
  • Umur: Semakin tua semakin berisiko, terutama setelah berumur 55 tahun
  • Jenis kelamin: Pria lebih rentan daripada wanita, namun lebih dari setengah kasus yang berujung kematian adalah wanita
  • Jika Anda pernah terkena TIA sebelumnya, Anda 10 kali lipat berisiko terjangkit penyakit ini lagi
  • Penyakit sel darah bulan sabit (sickle cell disease): juga disebut anemia sel sabit (sickle cell anemia), stroke adalah komplikasi umum dari penyakit genetik ini. Sel darah mengangkut oksigen dan cenderung terjebak dalam arteri, menghalangi aliran darah menuju otak
  • Ras: orang berkulit hitam lebih memiliki risiko kematian jika terserang, terutama karena tekanan darah tinggi dan diabetes

Akan tetapi, ada faktor risiko yang bisa terkendali:

  • Tekanan darah tinggi
  • Level kolesterol tinggi
  • Penyakit jantung dan pembuluh darah, penyakit arteri perifer, diabetes
  • Kelebihan berat badan
  • Konsentrasi homocysteine tinggi

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk Stroke Ringan (transient ischemic attack, mini stroke)?

Pengobatan tergantung pada penyebab penyakit. Dokter akan memberikan nasihat untuk mencegah stroke.

Penyakit semacam hipertensi, diabetes, kecanduan merokok, gaya hidup tidak sehat dan kolesterol tinggi harus diobati. Dokter mungkin menganjurkan untuk minum aspirin, klopidogrel dan warfarin untuk mengencerkan darah dan mencegah trombosis. Anda perlu menjalani operasi untuk membuka arteri yang tersumbat (lebih dari 70%).

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk Stroke Ringan (transient ischemic attack, mini stroke)?

Dokter akan mendiagnosis berdasarkan riwayat pengobatan dan pemeriksaan fisik. CT atau magnetic resonance imaging (MRI) untuk memeriksa abnormalitas di dalam otak. Tes lain meliputi pemeriksaan grafik arteri karotid yang tersumbat dan EKG untuk menemukan tanda-tanda cardiac thrombosis yang dapat berpindah ke dalam otak.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi Stroke Ringan (transient ischemic attack, mini stroke)?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi transient ischemic attack:

  • Perhatikan tanda dan gejala ketika terserang penyakit ini. Apa yang akan Anda lakukan ketika terjadi? Apakah Anda mengalami gejala-gejalanya? Berapa lama berlangsung? Kapan terjadi? Informasi ini penting karena dokter dapat membantu menemukan penyebab stroke ringan dan pembuluh darah yang terkait
  • Hanya minum obat sesuai resep dokter. Ada obat-obatan tertentu yang boleh atau tidak boleh diminum sebelum tes darah
  • Beritahu dokter tentang penyakit lain yang Anda alami misalnya diabetes, kolesterol tinggi, dan tekanan darah tinggi
  • Ingat janji dengan dokter sebelumnya
  • Hubungi dokter jika terkena transient ischemic attack lain setelah mulai pengobatan; sakit kepala parah yang tergolong tidak biasa; atau jika Anda mengalami masalah atau efek samping dari pengobatan
  • Berhenti merokok

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Gerakan Dasar Senam Otak untuk Meningkatkan Fokus, Juga Mengasah Kreativitas

Senam tak hanya untuk tubuh, senam otak yang dapat mengasah pikiran Anda dan membuat Anda lebih fokus. Bagaimana gerakan dasar senam otak dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Otak dan Saraf 29 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Daftar Obat Pengencer Darah yang Paling Umum Digunakan, Plus Risiko Efek Samping

Banyak jenis obat pengencer darah ada di pasaran. Apalagi bagi penderita penyakit jantung dan stroke, wajib tahu cara kerja, jenis, dan efek sampingnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung 28 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Menjalani Terapi Setelah Mengalami Stroke, Apa Saja yang Harus Dilakukan?

Setelah mengalami stroke, dokter biasanya akan merekomendasikan terapi untuk pasien. Apa saja yang bisa dilakukan selama proses ini?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 23 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit

Kejang Parsial

Kejang parsial bisa terjadi pada siapa saja. Seberapa umumkah kondisi ini? Bisakah dicegah dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Otak dan Saraf, Epilepsi 23 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

meningioma adalah

Meningioma

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 9 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
gegar otak adalah

Gegar Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
manfaat efek musik pada otak

5 Efek Musik Terhadap Kinerja Otak Manusia

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mitos tentang tidur

Mengenal 4 Tahapan Tidur: Dari “Tidur Ayam” Hingga Tidur Pulas

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit