home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apa Fungsi Terapi Gelombang Otak (Brainwave)? Apakah Benar Ampuh?

Apa Fungsi Terapi Gelombang Otak (Brainwave)? Apakah Benar Ampuh?

Apakah Anda pernah mendengar bahwa otak sadar kita bekerja hanya 20% dari kehidupan Anda, sedangkan sisanya sebesar 80% merupakan hasil dari kinerja otak bawah sadar? Lalu, bagaimana cara agar otak kita bekerja secara sepenuhnya? Terapi gelombang otak alias brainwave disebut-sebut sebagai salah satu solusinya. Apa itu brainwaves? Dan apakah benar terapi gelombang otak bisa memengaruhi kinerja otak? Simak ulasan artikel berikut ini.

Apa itu terapi gelombang otak (brainwaves)?

Sederhananya, brainwaves adalah sebuah musik yang dibuat dengan pengaturan frekuensi yang telah dibuat sedemikian rupa, dan jika didengarkan secara berkala akan mempengaruhi otak Anda. Terapi gelombang otak diklaim dapat meningkatkan IQ, menambah tinggi badan, dan memudahkan untuk tidur.

Gelombang otak yang dimaksud di dalam istilah brainwaves adalah gelombang dengan perhitungan frekuensi dan perpaduan tertentu yang dapat mengubah struktur dan pola pikir dari otak Anda, tepatnya otak bawah sadar.

Secara ilmiah, tubuh Anda terdiri dari berbagai sistem seperti sistem pencernaan, pernapasan, atau yang lainnya. Di dalam sistem-sistem tersebut terdapat penggerak atau pengendalinya, yaitu otak. Otak berfungsi sebagai pusat pengendali semua kegiatan yang dilakukan setiap hari, baik itu secara sadar maupun tidak sadar.

Otak dibagi sesuai dengan fungsinya, yaitu otak kiri dan otak kanan. Otak kiri mempunyai sifat bekerja secara logika (ilmiah), sehingga kemampuan mengingatnya hanya jangka pendek saja. Sedangkan otak kanan mempunyai sifat bekerja secara perasaan (mental) dan mempunyai kemampuan mengingat dalam jangka panjang. Untuk dapat mengendalikan tubuh, otak membutuhkan suatu alat yang disebut hormon. Hormon yang diproduksi oleh otak kanan berbeda dengan hormon yang diproduksi oleh otak kiri.

Produksi hormon inilah yang dikendalikan oleh terapi gelombang otak. Semakin banyak hormon tertentu diproduksi, maka sifat atau pengaruh tertentu akan ditimbulkan oleh tubuh. Hormon tertentu dapat diproduksi atas rangsangan tertentu. Rangsangan tertentu diterima dari luar, dikirim oleh tubuh menuju otak, kemudian otak sebagai pengendali utama akan menentukan hormon mana yang harus diproduksi dan berapa banyak jumlahnya diproduksi.

Berdasarkan sistem kerja itulah brainwaves digunakan. Terapi gelombang otak berfungsi mengubah atau mengendalikan otak secara perlahan, hanya saja yang dikendalikan brainwaves adalah otak bawah sadar, bukan otak sadar.

Gelombang otak juga dapat ditemui di kehidupan sehari-hari

Alat yang digunakan untuk mengukur gelombang otak adalah Electroencephalograph (EEG). Neuron pada otak menghasilkan frekuensi yang bervariasi antara 0-30 Hz sehingga dapat digolongkan menjadi gelombang alpha, beta, theta, dan delta. Masing-masing gelombang memiliki karakteristik yang berbeda dan dapat menggambarkan mental seseorang.

Brainwaves dapat Anda pahami melalui kehidupan sehari-hari. Contoh sederhananya adalah ketika Anda duduk di pinggir pantai sambil mendengar deburan ombak, riak air, dan kicau burung yang rata-rata ada 10 suara setiap detik membuat Anda merasa rileks, santai, dan damai. Hal itu karena suara-suara tersebut membuat otak Anda merespon untuk memproduksi gelombang alpha dengan frekuensi 10 Hz sehingga Anda menjadi rileks dan lebih kreatif.

Atau ketika Anda mengemudi di malam hari melewati jalan yang lancar dan Anda melaju pada kecepatan tertentu yang mana Anda melewati 20 lampu jalan setiap detiknya. Otak Anda akan memproduksi gelombang beta frekuensi 20 Hz yang membuat Anda tetap waspada ketika mengemudi. Lain halnya jika kecepatan kendaraan Anda berkurang sehingga Anda hanya melewati 6 lampu per detik, maka otak Anda memproduksi gelombang theta yang membuat Anda lebih mudah melamun dan merasakan kantuk ketika menyetir.

Hal sederhana ini menjelaskan bagaimana brainwaves bekerja untuk mempengaruhi kinerja otak dan berdampak langsung pada tubuh. Anda harus memahami satu hal bahwa setiap frekuensi gelombang punya efek tersendiri terhadap tubuh dan pikiran Anda.

Bagaimana? Apakah Anda tertarik mencoba terapi gelombang otak?

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What are Brainwaves?. http://www.brainworksneurotherapy.com/what-are-brainwaves. Accessed 03/06/2017.

What is the function of the various brainwaves?.

https://www.scientificamerican.com/article/what-is-the-function-of-t-1997-12-22/. Accessed 03/06/2017.

5 Types Of Brain Waves Frequencies: Gamma, Beta, Alpha, Theta, Delta. http://mentalhealthdaily.com/2014/04/15/5-types-of-brain-waves-frequencies-gamma-beta-alpha-theta-delta/. Accessed 03/06/2017.

Brainwaves Overview. https://www.transparentcorp.com/products/np/brainwaves.php. Accessed 03/06/2017.

 


Foto Penulis
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari
Tanggal diperbarui 08/03/2017
x