Tanda dan Gejala Stroke Ringan (TIA) yang Sering Diabaikan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26/03/2020
Bagikan sekarang

Sekitar 70% orang yang mengalami stroke ringan atau mini stroke (transient ischemic attack) bisa tidak menyadari gejalanya sama sekali sehingga terlambat mendapat pengobatan. Agar tidak berakhir fatal, baca terus artikel ini untuk mewaspadai berbagai gejala stroke ringan yang mungkin muncul.

Stroke ringan sering salah didiagnosis sebagai masalah lain

Stroke ringan sering kali terlambat diobati karena gejalanya disalahpahami sebagai kejang ringan, migrain biasa, atau hipoglikemia (gula darah rendah).

Padahal, stroke ringan adalah tanda peringatan untuk Anda segera mendapatkan pertolongan medis. Dilansir dari laman WebMD, seorang spesialis stroke bernama Larry B. Goldstein, MD menjelaskan bahwa 1 dari 20 orang yang pernah mengalami mini stroke berpeluang terserang stroke yang lebih parah dalam beberapa hari atau tiga bulan setelahnya.

Gejala stroke ringan yang harus Anda waspadai

Gejala stroke ringan TIA umumnya sama dengan gejala stroke biasa (stroke iskemik atau hemoragik). Bedanya, serangan stroke mini hanya berlangsung 2-15 menit dalam 24 jam. Tingkat keparahan gejala yang muncul juga bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung bagian otak mana yang bermasalah.

Tanda dan ejala mini stroke yang umumnya terjadi meliputi:

Sakit kepala parah

Mini stroke disebabkan oleh otak yang kekurangan pasukan oksigen. Maka, gejala khas yang mungkin paling pertama muncul adalah sakit kepala parah tanpa penyebab atau pemicu yang jelas.

Kelemahan pada anggota tubuh tertentu

Otak adalah sistem saraf pusat. Itu sebabnya jika stroke menyerang otak, kerja anggota tubuh jadi ikut terganggu. Stroke ringan TIA biasanya menyebabkan:

  • Kesulitan berbicara; bicara tak jelas atau pelo
  • Kesulitan untuk menelan.
  • Gangguan penglihatandi salah satu atau kedua mata; penglihatan kabur, penglihatan ganda, atau kehilangan penglihatan.
  • Sebelah sisi wajah terasa kaku atau lumpuh (turun ke bawah); senyum mencong.
  • Lengan terasa lemah atau mati rasa sehingga tidak dapat mengangkat atau menggerakkan tangan; Ketika mencoba, tangan malah terkulai lemas jatuh ke bawah.

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut tanpa penyebab yang jelas, segera ke dokter untuk mendapatkan tes diagnosis dan pengobatannya. Semakin cepat gejala stroke ringan diobati, semakin tinggi peluang Anda untuk pulih sepenuhnya.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Jenis Penyakit yang Lebih Sering Menyerang Wanita Ketimbang Pria

Penyakit wanita dan pria memiliki risiko yang sama. Namun ternyata, ada beberapa penyakit yang lebih banyak dialami wanita ketimbang pria. Apa saja, ya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik Agustus 4, 2018

Panduan Pola Makan untuk Mengatasi Kolesterol Tinggi di Usia Muda

Memiliki kadar kolesterol yang tinggi di usia yang muda? Berikut panduan pola makan untuk mengatasi kolesterol tinggi yang menyerang di usia produktif Anda.

Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Nutrisi, Hidup Sehat Juli 15, 2018

Jangan Tertukar, Ini Beda Antara Gejala Serangan Jantung Dengan Stroke

Meski terlihat mirip, serangan jantung dan stroke adalah dua kondisi yang berbeda. Lalu, apa beda dari gejala serangan jantung dan stroke?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari

Bagaimana Cara Membedakan Gejala Multiple Sclerosis Dengan Stroke?

Gejala multiple sclerosis dan stroke memang mirip. Namun, keduanya adalah penyakit yang berbeda. Berikut perbedaan keduanya berdasarkan gejala.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Stroke, Health Centers Maret 17, 2018

Direkomendasikan untuk Anda

Obat stroke ringan

Cegah Serangan Stroke Lanjutan, Ini Pilihan Pengobatan Efektif untuk Stroke Ringan

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Tanggal tayang November 22, 2019
manfaat dongeng untuk stroke

Benarkah Dongeng Bisa Mengurangi Penyakit Stroke?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Tanggal tayang November 14, 2019
proses penyembuhan stroke

Setelah Terserang Stroke, Kapan Proses Pemulihannya Mulai Bisa Dilakukan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Tanggal tayang Februari 6, 2019
gejala stroke ringan

Kenali Berbagai Gejala Stroke Ringan, Ketika dan Setelah Serangan Stroke

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Tanggal tayang Agustus 11, 2018