home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

6 Rekomendasi Buah Terbaik untuk Penderita Stroke

6 Rekomendasi Buah Terbaik untuk Penderita Stroke

Bagi orang yang pernah mengalami stroke, ada berbagai pantangan makanan sebagai perbaikan pola makan yang perlu dipatuhi untuk mencegah kambuhnya penyakit. Selain makanan pokok sehari-hari, penderita stroke perlu memperbanyak konsumsi buah yang menyehatkan untuk jantung. Yuk, ketahui buah apa saja yang baik untuk penderita stroke.

Beragam buah yang disarankan untuk penderita stroke

Stroke diawali dengan pembentukan plak pada pembuluh darah. Proses ini dapat dipercepat oleh paparan radikal bebas dari lingkungan dan pola hidup yang tidak sehat. Seiring waktu, plak akan menghambat aliran darah menuju otak dan memicu stroke.

Buah-buahan kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan. Ketiganya melindungi Anda dari beragam faktor penyebab stroke dengan melawan radikal bebas dan menjaga fungsi jantung. Di antara banyaknya jenis buah, berikut adalah yang paling dianjurkan untuk penderita stroke:

1. Beragam jenis berry

blueberry, raspberry, dan blackberry

Berry adalah buah yang kaya akan antioksidan dan fitokimia. Fitokimia adalah senyawa kimia yang ditemukan pada bahan pangan nabati dan memiliki manfaat tertentu bila dikonsumsi. Bagi penderita stroke, senyawa yang terdapat pada buah ini berfungsi menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Setiap jenis berry memiliki manfaat tersendiri. Blackberry dan raspberry misalnya, mengandung antioksidan polifenol yang melindungi pembuluh darah dari radikal bebas. Sementara itu, blueberry dan stroberi mengandung zat yang membantu melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lancar.

2. Buah-buahan sitrus

Jenis buah lain yang bermanfaat untuk penderita stroke adalah buah-buahan sitrus. Kelompok buah ini terdiri dari jeruk manis, jeruk nipis, jeruk limau gedang (grapefruit), jeruk sunkist, lemon, dan buah-buahan sejenisnya dengan ciri khas yang sama.

Antioksidan dan serat pada buah-buahan sitrus dapat menurunkan tekanan darah dan kolesterol jahat, serta meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh. Berkat manfaat ini, buah-buahan sitrus dinilai dapat melindungi jantung dan menurunkan risiko stroke.

3. Apel

buah apel

Apel telah sering dihubungkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan stroke. Klaim ini bukan tanpa alasan, mengingat apel mengandung banyak serat yang berguna menjaga kadar kolesterol tetap normal.

Buah ini dianjurkan untuk penderita stroke karena mengandung flavonoid yang dapat menurunkan tekanan darah dan kolesterol jahat. Melansir studi dalam The Journal of Nutrition, flavonoid bahkan bisa mengurangi risiko stroke hingga sebesar 20 persen.

4. Tomat

tomat apakah penyebab asam urat manfaat sayuran merah

Sering dianggap sebagai sayur, tomat justru merupakan buah yang dianjurkan untuk penderita stroke. Tomat mengandung antioksidan yang terdiri dari vitamin A, vitamin C, asam folat, beta karoten, serta yang menjadi keunggulannya, likopen.

Likopen dalam tomat dapat menurunkan kadar kolesterol jahat, mencegah peradangan pada pembuluh darah, serta menjaga tekanan darah normal. Ketiganya adalah faktor yang penting dalam menurunkan risiko stroke.

5. Buah naga

Buah naga dianggap menjadi salah satu jenis buah yang baik untuk penderita stroke. Pasalnya, buah ini kaya akan kandungan magnesium. Bahkan, 18% dari satu gelas buah naga adalah magnesium.

Umumnya, di dalam tubuh terdapat 24 gram magnesium. Meski tergolong sedikit, mineral ini terdapat dalam tiap sel dan berperan penting dalam lebih dari 600 reaksi kimia di dalam tubuh. Contohnya, magnesium berperan dalam proses pengubahan makanan menjadi energi, kontraksi otot, dan pembentukan tulang, serta pembentukan DNA.

Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam The American Journal of Clinical Nutrition, kandungan magnesium di dalam tubuh juga dapat membantu mengurangi risiko mengalami penyakit jantung dan juga stroke. Meski begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya.

6. Alpukat sebagai buah untuk stroke

Buah yang satu ini juga dipercaya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh. Hal ini tentu saja baik untuk para penderita stroke karena kolesterol yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak pada pembuluh darah. Penumpukan plak berpotensi menyebabkan stroke iskemik jika menyumbat pembuluh darah di otak.

Selain itu, kandungan kalium di dalam alpukat juga dipercaya dapat mengurangi tekanan darah yang tentunya baik untuk penderita stroke agar tidak terjadi serangan stroke berikutnya. Sebanyak 4.7 gram kalium dapat mengurangi tekanan darah hingga 8.0/4.1 mmHg. Artinya, kalium dapat menurunkan hingga 15% risiko mengalami stroke.

Setiap jenis buah sejatinya bermanfaat bagi penderita stroke. Namun, keenam buah di atas lebih dianjurkan karena tinggi akan antioksidan, vitamin, mineral, serta senyawa sejenisnya yang bermanfaat bagi jantung dan pembuluh darah.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Berry Good for Your Heart. Retrieved 27 November 2020, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/berry-good-for-your-heart

Yamada, T., Hayasaka, S., Shibata, Y., Ojima, T., Saegusa, T., Gotoh, T., Ishikawa, S., Nakamura, Y., Kayaba, K., & Jichi Medical School Cohort Study Group (2011). Frequency of citrus fruit intake is associated with the incidence of cardiovascular disease: the Jichi Medical School cohort study. Journal of epidemiology21(3), 169–175. https://doi.org/10.2188/jea.je20100084

Hollman, P., Geelen, A. and Kromhout, D. (2010). Retrieved 27 November 2020, from Dietary Flavonol Intake May Lower Stroke Risk in Men and Women. The Journal of Nutrition, 140(3), pp.600-604. 

Heart Healthy Power Foods. Retrieved 27 November 2020, from https://my.clevelandclinic.org/health/articles/17380-heart-healthy-power-foods?_ga=2.87507281.838677895.1572433619-451606084.1560840910

Houston M. C. (2011). The importance of potassium in managing hypertension. Current hypertension reports13(4), 309–317. https://doi.org/10.1007/s11906-011-0197-8
Song Y, Liu S. Magnesium for cardiovascular health: time for intervention. Am J Clin Nutr. 2012 Feb;95(2):269-70. doi: 10.3945/ajcn.111.031104. Epub 2012 Jan 4. PMID: 22218155.
Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Annisa Hapsari Diperbarui 24/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x