6 Rekomendasi Buah Terbaik untuk Penderita Stroke

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagi orang yang pernah mengalami stroke, ada berbagai pantangan makanan sebagai perbaikan pola makan yang perlu dipatuhi untuk mencegah kambuhnya penyakit. Selain makanan pokok sehari-hari, penderita stroke perlu memperbanyak konsumsi buah yang menyehatkan untuk jantung. Yuk, ketahui buah apa saja yang baik untuk penderita stroke.

Beragam buah yang disarankan untuk penderita stroke

Stroke diawali dengan pembentukan plak pada pembuluh darah. Proses ini dapat dipercepat oleh paparan radikal bebas dari lingkungan dan pola hidup yang tidak sehat. Seiring waktu, plak akan menghambat aliran darah menuju otak dan memicu stroke.

Buah-buahan kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan. Ketiganya melindungi Anda dari beragam faktor penyebab stroke dengan melawan radikal bebas dan menjaga fungsi jantung. Di antara banyaknya jenis buah, berikut adalah yang paling dianjurkan untuk penderita stroke:

1. Beragam jenis berry

blueberry, raspberry, dan blackberry

Berry adalah buah yang kaya akan antioksidan dan fitokimia. Fitokimia adalah senyawa kimia yang ditemukan pada bahan pangan nabati dan memiliki manfaat tertentu bila dikonsumsi. Bagi penderita stroke, senyawa yang terdapat pada buah ini berfungsi menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Setiap jenis berry memiliki manfaat tersendiri. Blackberry dan raspberry misalnya, mengandung antioksidan polifenol yang melindungi pembuluh darah dari radikal bebas. Sementara itu, blueberry dan stroberi mengandung zat yang membantu melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lancar.

2. Buah-buahan sitrus

Jenis buah lain yang bermanfaat untuk penderita stroke adalah buah-buahan sitrus. Kelompok buah ini terdiri dari jeruk manis, jeruk nipis, jeruk limau gedang (grapefruit), jeruk sunkist, lemon, dan buah-buahan sejenisnya dengan ciri khas yang sama.

Antioksidan dan serat pada buah-buahan sitrus dapat menurunkan tekanan darah dan kolesterol jahat, serta meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh. Berkat manfaat ini, buah-buahan sitrus dinilai dapat melindungi jantung dan menurunkan risiko stroke.

3. Apel

buah apel

Apel telah sering dihubungkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan stroke. Klaim ini bukan tanpa alasan, mengingat apel mengandung banyak serat yang berguna menjaga kadar kolesterol tetap normal.

Buah ini dianjurkan untuk penderita stroke karena mengandung flavonoid yang dapat menurunkan tekanan darah dan kolesterol jahat. Melansir studi dalam The Journal of Nutrition, flavonoid bahkan bisa mengurangi risiko stroke hingga sebesar 20 persen.

4. Tomat

tomat apakah penyebab asam urat manfaat sayuran merah

Sering dianggap sebagai sayur, tomat justru merupakan buah yang dianjurkan untuk penderita stroke. Tomat mengandung antioksidan yang terdiri dari vitamin A, vitamin C, asam folat, beta karoten, serta yang menjadi keunggulannya, likopen.

Likopen dalam tomat dapat menurunkan kadar kolesterol jahat, mencegah peradangan pada pembuluh darah, serta menjaga tekanan darah normal. Ketiganya adalah faktor yang penting dalam menurunkan risiko stroke.

5. Buah naga

Buah naga dianggap menjadi salah satu jenis buah yang baik untuk penderita stroke. Pasalnya, buah ini kaya akan kandungan magnesium. Bahkan, 18% dari satu gelas buah naga adalah magnesium.

Umumnya, di dalam tubuh terdapat 24 gram magnesium. Meski tergolong sedikit, mineral ini terdapat dalam tiap sel dan berperan penting dalam lebih dari 600 reaksi kimia di dalam tubuh. Contohnya, magnesium berperan dalam proses pengubahan makanan menjadi energi, kontraksi otot, dan pembentukan tulang, serta pembentukan DNA.

Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam The American Journal of Clinical Nutrition, kandungan magnesium di dalam tubuh juga dapat membantu mengurangi risiko mengalami penyakit jantung dan juga stroke. Meski begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya.

6. Alpukat sebagai buah untuk stroke

Buah yang satu ini juga dipercaya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh. Hal ini tentu saja baik untuk para penderita stroke karena kolesterol yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak pada pembuluh darah. Penumpukan plak berpotensi menyebabkan stroke iskemik jika menyumbat pembuluh darah di otak.

Selain itu, kandungan kalium di dalam alpukat juga dipercaya dapat mengurangi tekanan darah yang tentunya baik untuk penderita stroke agar tidak terjadi serangan stroke berikutnya. Sebanyak 4.7 gram kalium dapat mengurangi tekanan darah hingga 8.0/4.1 mmHg. Artinya, kalium dapat menurunkan hingga 15% risiko mengalami stroke.

Setiap jenis buah sejatinya bermanfaat bagi penderita stroke. Namun, keenam buah di atas lebih dianjurkan karena tinggi akan antioksidan, vitamin, mineral, serta senyawa sejenisnya yang bermanfaat bagi jantung dan pembuluh darah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenali Berbagai Gejala Stroke Ringan, Ketika dan Setelah Serangan Stroke

Meskipun sulit untuk memprediksi munculnya stroke, tapi Anda dapat mengetahui gejala stroke saat serangan, setelah serangan atau hanya gejala stroke ringan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 11 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit

5 Tips Jitu Meningkatkan Fungsi Otak Setelah Terserang Stroke

Stroke menyebabkan otak mengalami kerusakan permanen. Simak tips sederhana berikut untuk meningkatkan kerja otak dan mempercepat pemulihan setelah stroke

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 2 Maret 2018 . Waktu baca 4 menit

Sindrom Capgras Bikin Anda Tidak Mengenali Wajah Orang Tercinta. Apa Sebabnya?

Sindrom Capgras membuat seseorang merasa asing dengan wajah orang tercintanya, bahkan tidak bisa mengenali wajahnya sendiri di cermin. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 5 Januari 2018 . Waktu baca 6 menit

Mencegah dan Menurunkan Risiko Hipertensi pada Ibu Menyusui

Menyusui bermanfaat bagi kesehatan ibu dan bayi. Berikut fakta mengenai menyusui dan hipertensi dan cara mencegah hipertensi saat menyusui.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Bayi, Parenting, Menyusui 6 November 2017 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pantangan makanan untuk penderita stroke

Daftar Pantangan Makanan untuk Penderita Stroke

Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
terapi stroke

Menjalani Terapi Setelah Mengalami Stroke, Apa Saja yang Harus Dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 23 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
makanan berpengaruh pada stroke

Konsumsi Makanan Tertentu Dapat Berpengaruh pada Jenis Stroke Berbeda

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 17 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
proses penyembuhan stroke

Setelah Terserang Stroke, Kapan Proses Pemulihannya Mulai Bisa Dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit