Penyakit Crohn adalah penyakit kronis yang mempengaruhi saluran pencernaan dengan menyebabkan peradangan, iritasi, atau pembengkakan. Penyakit Crohn dapat mempengaruhi setiap bagian dari saluran pencernaan, tetapi sering mempengaruhi usus kecil dan awal usus besar.

Vitamin apa yang kurang dapat diserap dengan baik jika saya memiliki penyakit Crohn?

Vitamin B12

Jika Anda sudah menjalani operasi di bagian bawah usus kecil, Anda mungkin tidak menyerap cukup vitamin ini. Bagian bawah usus kecil disebut terminal ileum. Di bagian usus ini, vitamin B12 diserap. Setelah bagian dari usus diangkat, iniĀ dapat menyebabkan kekurangan vitamin B12.

Vitamin B12 diproduksi dan disimpan di dalam tubuh. Kurang vitamin B12 dapat menyebabkan anemia karena membantu menciptakan sel darah. Vitamin B12 juga memainkan peran penting fungsi sistem saraf pusat.

Vitamin D

Hampir 70 persen penderita penyakit Crohn dianggap kekurangan vitamin D. Vitamin D dikenal sebagai salah satu nutrisi yang paling diperlukan untuk tulang yang sehat bersama dengan kalsium. Ini membantu tubuh Anda menyerap kalsium untuk tulang yang kuat, tetapi orang-orang penderita penyakit Crohn sering tidak mendapatkan cukup vitamin ini. Kecukupan gizi yang dianjurkan untuk suplemen vitamin D adalah 800 I.U./hari.

Vitamin A, E, dan K

Vitamin ini adalah vitamin yang larut dalam lemak. Penderita penyakit Crohn dapat mengalami kesulitan menyerap lemak, menyebabkan kekurangan vitamin ini.

Vitamin A dibutuhkan untuk kesehatan kulit dan selaput lendir. Hal ini juga membantu pertumbuhan tulang dan gigi dan mempromosikan sistem kekebalan tubuh. Vitamin E adalah antioksidan yang melindungi dinding sel Anda. Sementara vitamin K membantu pembekuan darah.

Di mana saya bisa mendapatkan vitamin ini?

Anda bisa mendapatkan vitamin ini dari makanan. Menu makan sehat dan seimbang harus memberikan cukup vitamin. Namun, dengan penyakit Crohn, pencernaan dan penyerapan vitamin dan mineral dapat menurun. Anda bisa mendapatkan vitamin ini dari sumber makanan seperti:

  • Vitamin B12: Daging, unggas, ikan, seafood, telur, susu dan produk susu; tidak ditemukan dalam makanan tanaman.
  • Vitamin A dari sumber hewani (retinol): susu yang diperkaya, keju, krim, mentega, diperkaya margarin, telur, hati
  • Beta-karoten (Vitamin A dyang dikonversi dari sumber tanaman): sayuran berdaun dan hijau gelap; buah-buahan gelap oranye (aprikot, melon) dan sayuran (wortel, labu musim dingin, ubi jalar, labu).
  • Vitamin E: minyak tumbuhan tak jenuh ganda (kedelai, jagung, kapas, safflower); sayuran berdaun hijau; gandum; produk gandum; hati; kuning telur; kacang-kacangan dan biji-bijian.
  • Vitamin K: sayuran hijau dan sayuran dalam keluarga kubis; susu; juga diproduksi di saluran usus oleh bakteri.

Anda juga dapat menggunakan suplemen untuk memasok tubuh dengan vitamin ini. Tergantung pada tingkat keparahan dan lokasi peradangan penyakit Crohn, setiap pasien mungkin perlu kebutuhan yang berbeda.

Jika peradangan terjadi di ileum rendah, Anda memerlukan suplemen vitamin B12. Suplemen ini dapat dikonsumsi melalui obat sirup, suntikan atau dari semprotan hidung. Dokter Anda akan melakukan beberapa tes untuk mengukur jumlah vitamin B12 dalam darah Anda untuk mengobati anemia jika Anda memiliki kondisi ini.

Bagi kebanyakan orang penderita penyakit iritasi usus kronis (IBD), janganĀ terlalu banyak mengonsumsi multivitamin secara teratur. Gangguan pencernaan dari penyakit Crohn umum terjadi. Vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin D, A, E dan K lebih baik diserap dalam bentuk cair daripada bentuk pil.

Kebanyakan orang penderita penyakit radang usus perlu menyesuaikan menu makan mereka untuk mengganti hilangnya nutrisi dan hidrasi. Anda harus menghubungi dokter atau ahli gizi untuk mengetahui rencana diet terbaik bagi kebutuhan Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis atau perawatan.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca