8 Penyebab Sakit Kepala Sampai ke Mata yang Mengganggu

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/04/2020
Bagikan sekarang

Sakit kepala adalah salah satu keluhan nyeri yang umum, tapi harus diwaspadai jika terasa sampai ke sekitar mata. Umumnya orang yang mengeluh sakit kepala di belakang mata atau kedua matanya merasakan sensasi mata berdenyut dan terasa kencang, panas, perih, serta nyeri yang sangat tajam. Lantas, apa saja kemungkinan penyebabnya? Kapan harus pergi ke dokter?

Penyebab sakit kepala sampai ke mata

Sakit kepala yang umum Anda rasakan biasanya berkisar dari area pelipis, dahi, pangkal leher, dan sisi kepala. Namun dikutip dari Healthline, ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan sakit kepala menjalar hingga ke mata, baik salah satu mata saja atau keduanya bersamaan.

1. Sakit kepala cluster

sakit kepala cluster adalah

Sakit kepala cluster merupakan salah satu penyebab sakit kepala sampai ke mata.

Sakit kepala ini ditandai dengan rangkaian dari rasa sakit di kepala yang muncul sebentar, namun terjadi berulang dan bertahap. Sakit kepala cluster yang terjadi bisa bertahan selama 15 menit hingga lebih dari satu jam dalam sekali kemunculannya. Saat sakit menyerang, rasa sakitnya bisa membuat Anda tidak bisa diam dan akan terus bergerak.

Rasa yang ditimbulkan oleh sakit kepala cluster menimbulkan sensasi seperti ditusuk-tusuk di area belakang salah satu mata Anda. Gejala lain yang mungkin terjadi saat Anda mengalaminya adalah mata merah, mata bengkak, atau mata yang terus-menerus mengeluarkan air.

Rasa sakit yang ditimbulkannya bisa terjadi beberapa kali setiap hari selama berminggu-minggu. Namun, kondisi ini bisa saja menghilang selama berbulan-bulan sebelum kemudian muncul kembali.

Meski termasuk jarang dialami, bukan berarti kondisi ini tidak mungkin terjadi sama sekali. Para pria, khususnya yang sering mengonsumsi alkohol dan merokok memiliki kecenderungan yang lebih tinggi untuk merasakan sakit kepala cluster dibanding wanita.

2. Sakit kepala tegang

Sakit kepala tegang atau yang dikenal dengan tension headache kemungkinan dapat menjadi penyebab sakit kepala sampai ke mata. Pasalnya sakit kepala tegang biasanya menimbulkan rasa sakit di kedua sisi kepala hingga ke belakang mata.

Sakit kepala tegang disebabkan oleh kontraksi otot sekitar kepala dan leher yang berlebihan. Ketegangan otot ini bisa dipicu oleh beberapa kondisi seperti makanan, aktivitas fisik berat, dan stres.

Rasa sakit yang muncul biasanya memberikan sensasi seperti kepala diikat dengan kencang atau terdapat tekanan di bagian dahi. Selain itu, rasa sakit ini juga bisa ditandai dengan kulit kepala yang terasa lunak dan rasa sakit di area leher dan dahi.

Sakit kepala tegang juga dapat menimbulkan rasa sakit tak berkesudahan yang mungkin bertahan mulai dari 20 menit hingga berjam-jam lamanya.  Rasa sakit ini juga bisa terjadi hingga berhari-hari.

Namun, sakit kepala tegang baru bisa dianggap kronis jika sudah berlangsung lebih dari 15 hari dalam kurun waktu tiga bulan berturut-turut.  Sebenarnya siapa saja bisa mengalami sakit kepala yang satu ini, namun perempuan lebih rentan mengalaminya.

3. Migrain

sering migrain

Sakit kepala sampai ke mata juga bisa diakibatkan oleh migrain. Pasalnya, migrain bisa berawal dari rasa sakit di salah satu sisi kepala yang menjalar ke sekitar mata dan pelipis pada area tersebut. Lalu, rasa sakitnya bisa menyebar hingga ke belakang kepala Anda.

Jika Anda mengalami sakit kepala sampai ke mata ini, Anda mungkin merasakan rasa sakit yang amat sangat. Bahkan, rasa sakitnya bisa membuat Anda tidak bisa fokus atau melakukan kegiatan sehari-hari seperti biasanya.

Migrain juga bisa disertai dengan aura, yaitu adanya kilatan cahaya saat Anda menatap sebuah objek. Aura sering kali muncul tepat sebelum sakit kepala sebelah menyerang. Selain itu, saat migrain Anda juga mungkin merasakan gejala lain, seperti mual, hidung berair, atau tersumbat. Anda juga bisa saja menjadi lebih sensitif terhadap cahaya, suara, atau bau.

Sakit kepala migrain biasanya terbentuk secara bertahap, namun akan terasa semakin parah setiap harinya. Rasa sakit ini bisa bertahan selama beberapa jam hingga beberapa hari. Tetapi, bukan berarti sakit ini tidak bisa dicegah. Anda bisa melakukannya dengan mengurangi kebiasaan yang mungkin memicu terjadinya migrain, seperti:

  • stres
  • paparan cahaya yang terlalu banyak dan terlalu sering
  • kurang tidur
  • paparan suara yang terlalu bising
  • makanan atau minuman tertentu, seperti alkohol, cokelat, atau MSG
  • melewatkan waktu makan

4. Sakit kepala sinus

obat sinusitis

Infeksi sinus ternyata juga bisa menyebabkan sakit kepala sampai ke mata. Infeksi sinus atau sinusitis adalah peradangan yang terjadi pada jaringan yang terdapat pada sinus. Peradangan yang terjadi dapat menyebabkan sakit kepala akibat terjadi penyumbatan pada saluran pernapasan. Rasa sakit yang muncul biasanya membuat kepala seperti berdenyut-denyut.

Tidak hanya itu, infeksi sinus juga bisa menyebabkan rasa sakit di area mata, hidung, dahi, pipi, hingga gigi bagian atas. Saat mengalaminya, Anda bisa saja terserang demam dan hidung Anda memproduksi lendir yang kental.

Sayangnya, karena memiliki gejala yang mirip, sinusitis sering kali dianggap sakit kepala migrain dan begitu pula sebaliknya. Padahal, sinusitis tidak menyebabkan rasa mual atau ingin muntah. Sinusitis juga tidak membuat Anda lebih sensitif terhadap cahaya dan suara.

Sinusitis baru muncul jika terjadi infeksi pada saluran pernapasan atas atau flu. Gejala ini biasanya ditunjukkan dengan adanya lendir yang kental dan tidak berwarna, kemampuan indera penciuman berkurang, dan salah satu pipi Anda terasa sakit.

Kondisi ini bisa ditandai dengan rasa lelah berlebih dan rasa sakit yang terasa semakin parah saat Anda sedang berbaring. Sakit kepala yang terjadi karena penyakit sinus, biasanya bertahan lebih lama dari sakit kepala migrain.

Jika Anda ingin terbebas dari rasa sakitnya, Anda bisa mengatasi infeksi sinus yang Anda alami. Dengan mengatasinya, gejala yang timbul akibat infeksi pun perlahan akan menghilang.

5. Penyakit mata lelah

jenis tipe stroke mata

Meski bukan salah satu jenis sakit kepala, mata lelah juga bisa menimbulkan rasa sakit di mata yang berujung pada sakit kepala. Pasalnya, kondisi ini dapat membuat otak dan mata bekerja sama menyebabkan gangguan penglihatan yang membuat kepala ikut terasa sakit.

Kondisi ini biasanya terjadi akibat mata yang bekerja terlalu keras. Misalnya, menonton televisi terlalu lama, menatap layar komputer selama berjam-jam, atau harus fokus melihat jalanan dalam kurun waktu yang lama saat berkendara ke luar kota.

Penyakit mata lelah biasanya ditandai dengan mata yang terasa panas seperti terbakar, mata berair, pandangan mata buram, atau bahu dan punggung terasa nyeri. Namun, Anda tidak perlu terlalu khawatir karena penyakit mata lelah tidak terlalu serius dan bisa hilang dengan sendirinya selama Anda membiarkan mata Anda beristirahat.

6. Glaukoma

glaukoma sudut tertutup akut

Glaukoma bisa menyebabkan sakit kepala sampai ke mata. Kondisi ini merupakan salah satu penyakit mata di mana terjadi peningkatan tekanan pada bola mata akibat penumpukan cairan. Tekanan tersebut akan menjepit saraf optik yang ada di balik mata sehingga menimbulkan masalah penglihatan.

Rasa sakit kepala yang terjadi akibat glaukoma biasanya terjadi di area mata dan dahi, dan tingkat keparahannya bisa bervariasi mulai dari ringan hingga parah. Kondisi ini biasanya disertai dengan gejala lain. Gejala lain yang mungkin menyertai sakit kepala yang terasa hingga ke mata akibat glaukoma adalah mual, muntah, hingga penurunan kemampuan untuk melihat.

Mungkin glaukoma pada awalnya tidak akan menunjukkan gejala sama sekali. Namun, bukan berarti Anda boleh menyepelekan kondisi ini. Jika tidak cepat tertangani, glaukoma bisa menyebabkan kebutaan.

7. Disfungsi penglihatan binokular (BVD)

penyebab sakit kepala sampai ke mata

Otot mata berperan penting untuk menyampaikan sinyal visual untuk kemudian diterjemahkan oleh otak sebagai gambar yang Anda lihat.

Disfungsi penglihatan binokular adalah kondisi yang menyebabkan ketegangan pada otot-otot tersebut. Akibatnya, salah satu otot mata berada di posisi terlalu rendah atau terlalu tinggi dan kondisi ini menjadi penyebab sakit kepala sampai ke mata.

Ketegangan otot ini disebabkan oleh adanya masalah koordinasi antara sistem telinga bagian dalam (vestibular) dan sistem visual mata, sehingga gambar yang dihasilkan tidak terpusat tepat di retina belakang mata.

Gejala yang umum muncul adalah sakit kepala dan mata terasa nyeri berdenyut, disertai oleh pusing, mual dan cemas. Gejala tambahan yang terkait dengan BVD, meliputi:

  • Nyeri pada wajah, sakit leher, dan nyeri punggung
  • Kehilangan keseimbangan dan koordinasi serta mual
  • Gangguan penglihatan, seperti pandangan kabur, penglihatan ganda, terlalu peka dengan cahaya
  • Kesulitan konsentrasi, kesulitan membaca, dan memahami bacaan.

8. Penyebab lainnya

sakit kepala

Selain enam penyebab di atas yang lebih umum, sakit kepala yang menjalar sampai ke mata dapat disebabkan oleh masalah kesehatan lain.

Kondisi lain yang dapat menyebabkan sakit kepala hingga ke mata adalah kelumpuhan saraf kranial dan neuritis optik. Diabetes adalah salah satu penyebab paling umum kelumpuhan saraf kranial.

Sementara itu, seseorang yang mengalami neuritis optik biasanya mengalami gejala seperti sakit mata, penurunan ketajaman penglihatan, buta warna, dan sakit kepala yang intens. Neuritis optik berpotensi menyebabkan kebutaan.

Cara mengatasi sakit kepala sampai ke mata

Untuk mengatasi sakit kepala sampai ke mata ada beberapa cara yang bisa Anda pilih. Misalnya, penggunaan obat-obatan tertentu. Obat sakit kepala yang bisa Anda gunakan untuk mengatasinya adalah pereda rasa sakit seperti ibuprofen dan aspirin.

Namun, penggunaan obat-obatan juga harus dibatasi sebab jika dilakukan secara berlebihan, penggunaan ini dapat menimbulkan rasa sakit kepala lainnya. Rebound headache adalah jenis sakit kepala lain yang mungkin terjadi jika Anda terlalu banyak mengonsumsi obat pereda rasa sakit.

Untuk mengatasi sakit kepala sampai ke mata yang sudah terasa cukup parah, akan lebih baik jika Anda pergi ke dokter untuk berkonsultasi. Dokter akan mencari akar penyebabnya terlebih dulu, kemudian baru meresepkan obat yang cocok untuk membantu Anda mengatasi sakit kepala.

Selain menggunakan obat-obatan, Anda juga bisa melakukan pencegahan dengan menerapkan gaya hidup sehat. Misalnya, dengan rutin berolahraga setiap hari. Anda tidak perlu melakukan aktivitas olahraga yang terlalu berat. Lakukan jenis olahraga yang Anda sukai, misalnya berlari, berenang, atau bersepeda.

Selain itu, akan lebih baik jika Anda menjaga pola dan menu makan Anda. Cobalah untuk mengurangi penggunaan alkohol dan rokok karena keduanya bisa menjadi pemantik munculnya sakit kepala tertentu, seperti migrain misalnya. Kurangi pula kebiasaan mengonsumsi makanan olahan yang cenderung tidak sehat.

Mempraktikkan gaya hidup sehat tidak hanya baik untuk meredakan sakit kepala sampai ke mata yang Anda rasakan, namun juga membantu Anda meningkatkan kualitas hidup agar tidak mudah terserang berbagai penyakit lainnya.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala saat puasa tentu sangat mengganggu. Nah, kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Ini dia jawabannya!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hari Raya, Ramadan 27/04/2020

Cara Cepat Mengatasi Sakit Kepala Saat Kerja Lembur

Kerja lembur dan sakit kepala merupakan mimpi buruk bagi semua orang. Ikuti cara cepat mengatasi sakit kepala berikut ini untuk bantu ringankan nyeri.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Migrain

Migrain adalah sakit kepala hebat di satu sisi. Cari tahu gejala, penyebab, pengobatan, serta cara mengatasi, dan mencegah kondisi ini di Hello Sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari

Meningitis (Radang Selaput Otak)

Meningitis adalah peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang (meninges). Bagaimana gejala dan cara mengobatinya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin

Direkomendasikan untuk Anda

obat migrain alami

10 Obat Alami yang Mampu Redakan Migrain

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
obat sakit kepala sebelah kanan atau kiri

6 Obat yang Ampuh Redakan Sakit Kepala Sebelah

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 16/05/2020
cara menghilangkan sakit kepala

14 Cara yang Bisa Dicoba untuk Menghilangkan Sakit Kepala

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 15/05/2020
lemas saat puasa

5 Cara Atasi Efek Berhenti Minum Kopi Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020