Apakah Menghangatkan Makanan Dengan Microwave Bikin Nutrisinya Hilang?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Menghangatkan makanan dengan microwave jadi pilihan paling praktis, apalagi jika sedang terburu-buru atau dalam keadaan lapar. Namun, katanya memanaskan makanan kembali dengan microwave hanya membuat nutrisi di dalamnya hilang. Apa benar dampaknya begitu?

Menghangatkan makanan di microwave, bikin nutrisi hilang?

memanaskan makanan

Dilansir dalam laman Web MD, jika Anda menghangatkan makanan di microwave dengan cara yang tepat, justru akan membantu menjaga kandungan vitamin dan mineral di dalamnya.

Sementara, bila Anda asal-asalan, misalnya menggunakan wadah makanan yang tidak cocok untuk masuk ke dalam microwave, maka zat kimia dalam wadah bisa masuk ke makanan dan memengaruhi kandungan gizinya.

Menurut Catherine Adams Hutt, RD, Ph.D di laman WebMD, sebenarnya apapun cara memasak atau menghangatkan makanan akan mengurangi kandungan gizi di dalamnya. Namun, menghangatkan makanan dalam microwave bisa jadi cara yang paling tepat, karena metode ini mungkin menghilangkan sedikit nutrisi dalam makanan, atau bahkan tidak memengaruhinya sama sekali.

Menggunakan microwave tidak memberi radiasi yang berbahaya, sehingga cukup aman untuk memanaskan makanan tanpa menghilangkan nutrisinya.

Bagaimana cara aman memanaskan makanan dengan microwave?

memasak salmon panggang

Untuk menjaga kadar zat gizinya, Anda bisa menambahkan sedikit air saat memanaskan makanan di dalam microwave. Cara ini bisa menjaga lebih banyak vitamin dan mineral dalam makanan dibandingkan Anda memanaskan dengan metode memasak lainnya.

Ada beberapa prinsip yang harus diingat jika ingin nutrisi dalam makanan tidak hilang saat memanaskannya:

  • Memanaskan dalam waktu yang sebentar
  • Makanan hanya sedikit kena suhu panas
  • Memanaskan dengan ditambah sedikit air

Nah, prinsip tersebut justru memang sudah menjadi kemampuan dari microwave, yaitu bisa memanaskan makanan dalam waktu yang cepat.

Bayangkan saja, jika Anda merebus bayam, Anda bisa kehilangan 70% kandungan mineral asam folatnya. Sedangkan dengan memanaskannya dalam microwave menggunakan sedikit air akan tetap menjaga hampir semua kandungan asam folat di dalam bayam.

Tips lainnya saat menggunakan microwave

makanan tak boleh dipanaskan di microwave

Aduk makanan

Jika Anda akan membutuhkan waktu cukup lama untuk memanaskan satu jenis makanan, cobalah untuk mengaduknya sesekali.

Ini dilakukan untuk menghindari kontaminasi makanan. Anda dapat mengeluarkan dahulu makanan lalu aduk, kemudian masukan kembali. Dengan begini semua sisi makanan terkena panasnya.

Jangan panaskan terlalu lama

Meskipun menggunakan microwave aman, bukan berarti Anda bisa memanaskan makanan berlama-lama. Apalagi kalau yang dipanaskan adalah sayuran.

Panaskan dalam waktu yang tepat tidak berlebihan. Jangan panaskan makanan sampai teksturnya jadi lembek. Kalau memanaskan sayur, jangan sampai sayuran itu layu atau hingga teksturnya lunak.

Kalau teksturnya sudah berubah, itu artinya terlalu lama Anda memanaskan.

Atur suhu dan waktu

Supaya tidak memanaskan dengan suhu berlebihan dan waktu yang lama, tentu Anda harus mengatur sendiri waktu yang tepat dengan suhu yang pas. Jangan sampai, Anda menyetel microwave dengan suhu yang sangat tinggi dan waktu yang lama, atau sebaliknya.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Aturan Aman Menghangatkan Makanan Sahur (Awas, Tak Semua Boleh Dipanaskan!)

Anda pasti lebih sering menyiapkan makanan untuk sahur dengan cara menghangatkan kembali. Awas, ini bisa berbahaya. Simak dulu aturan berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Tips Makan Sehat, Nutrisi 4 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Sehat Menyimpan dan Memanaskan Makanan Sisa

Siapa bilang Anda tidak boleh menyimpan dan memanaskan makanan sisa? Tentu boleh, asal Anda melakukannya dengan tepat dan aman. Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Tips Makan Sehat, Nutrisi 28 November 2019 . Waktu baca 5 menit

Boleh Tidak, Sih, Menghangatkan Makanan Bayi Sebelum Disajikan?

Anda mungkin kadang ragu ingin memanaskan makanan bayi kembali atau tidak. Tapi, rasanya sayang kalau harus dibuang. Sebenarnya boleh atau tidak, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Anak, Parenting 25 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Kecombrang yang Sayang Dilewatkan (Plus Cara Mengolahnya)

Kecombrang adalah tumbuhan rempah yang wanginya menggugah selera. Selain itu, ternyata ada banyak manfaat kecombrang bagi kesehatan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Fakta Gizi, Nutrisi 23 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kebutuhan karbohidrat

Berapa Batas Asupan Karbohidrat yang Ideal Per Hari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memanaskan makanan

Bolehkah Memanaskan Makanan Dalam Wadah Plastik di Microwave?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
kwashiorkor adalah

Kwashiorkor, Masalah Gizi yang Ditandai dengan Rambut Berwarna Kuning Seperti Jagung

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 14 menit
cara menggunakan minyak zaitun olive oil

Manfaat dan Cara Menggunakan Minyak Zaitun Dengan Benar untuk Memasak

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28 Mei 2020 . Waktu baca 12 menit