Penyebab Sakit Kepala yang Umum Berdasarkan Jenisnya

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update April 6, 2020
Bagikan sekarang

Sakit kepala adalah keluhan nyeri yang umum dan dapat terjadi pada siapa saja. Hampir setiap orang di dunia, termasuk Anda, pernah merasakan gejala sakit kepala paling tidak sekali seumur hidup. Namun meski umum, penyebab sakit kepala setiap orang mungkin berbeda antar satu sama lain.

Sakit kepala biasanya merupakan perwujudan dari gangguan emosional, seperti stres berlebihan, atau gejala dari salah satu penyakit tertentu. Namun, sakit kepala itu sendiri memiliki banyak jenis dengan macam-macam pemicu yang berbeda.

Sakit kepala terbagi jadi dua jenis, yaitu sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder. Dikutip dari Medical News Today, berikut adalah penyebab sakit kepala sesuai jenisnya.

Penyebab sakit kepala primer

penyebab sakit kepala sebelah migrain itu penyakit keturunan

Jenis sakit kepala primer biasanya disebabkan oleh gangguan yang terjadi langsung di area luar kepala, aktivitas hormon yang diproduksi otak, maupun masalah dalam struktur kepala seperti saraf atau pembuluh darah yang mengelilingi tengkorak.

Faktor-faktor yang berperan memicu terjadinya sakit kepala primer adalah genetik dan masalah di otot kepala serta leher. Kondisi lain yang dapat menjadi penyebab sakit kepala primer adalah gaya hidup kurang sehat, seperti:

  • Terlalu sering mengonsumsi alkohol, terutama red wine (anggur merah).
  • Makanan tertentu, seperti daging olahan.
  • Perubahan jam tidur atau jam tidur yang tidak menentu.
  • Pola makan yang buruk.

Penyebab sakit kepala primer kemudian dapat dibedakan lagi tergantung jenis turunannya, yaitu:

1. Sakit kepala kluster

Sakit kepala kluster (sakit kepala sebelah) diklaim sebagai jenis sakit kepala yang paling parah. Rasa sakitnya pun tergolong konstan dan cukup buruk sehingga kebanyakan orang tidak bisa duduk diam saat serangan datang.

Serangan sakit kepala sebelah biasanya muncul tiba-tiba, berlangsung selama 15 menit hingga 3 jam, dan terjadi berulang kali dalam sehari. Sakit kepala ini bisa muncul sehari sekali atau bisa sampai 8 kali sehari.

Penyebabnya belum diketahui pasti, tapi dugaan sejauh ini adalah karena kelainan pada struktur hipotalamus otak. Pemicu kambuhnya serangan adalah minum alkohol berlebihan, merokok, mencium bau menyengat seperti cat atau bensin.

2. Sakit kepala migrain

Migrain adalah sakit kepala berdenyut yang biasanya hanya terasa di salah satu bagian kepala, entah kanan atau kiri.

Rasa sakit kepala yang disebabkan migrain dapat berlangsung selama 2-3 jam dan disertai dengan penglihatan kabur atau buram, pusing berat, mual, dan peningkatan sensitivitas terhadap aroma, cahaya, suara, serta gerakan tertentu.

Hingga saat ini penyebab migrain belum bisa dipastikan. Namun, migrain mungkin disebabkan faktor genetik, perubahan hormon, stres, konsumsi sesuatu yang berlebihan (alkohol, kafein, atau zat aditif tertentu), dan/atau paparan lingkungan sekitar seperti cahaya terang atau perubahan cuaca ekstrem.

3. Sakit kepala tegang

Sakit kepala tegang merupakan jenis sakit kepala primer yang paling umum terjadi di antara orang dewasa dan remaja. Rasa sakitnya tergolong ringan yang dapat berlangsung selama 30-60 menit, terasa datang dan pergi seiring waktu.

Penyebab sakit kepala ini adalah ketegangan otot di bagian kepala belakang dan leher. Pemicunya bisa stres,

Pemicu umumnya adalah gangguan emosional (seperti stres, cemas, depresi) makanan tertentu, menatap layar komputer terlalu lama, postur tubuh yang membungkuk, hingga konsumsi kafein berlebihan.

4. Sakit kepala hipnik

Sakit kepala hipnik merupakan jenis yang langka dan biasanya terjadi di sekitar umur 50-an. Kondisi ini membuat Anda mendadak terbangun di malam hari dan bisa bertahan sampai 3 jam.

Dokter tidak yakin apa yang menyebabkan sakit kepala hipnik. Namun, penelitian saat ini menduga kemunculan sakit kepala hipnik berhubungan dengan:

  • Masalah pada tahapan tidur tertentu.
  • Gangguan tidur tertentu, seperti sleep apnea.
  • Tekanan darah tinggi pada malam hari.
  • Gula darah rendah pada malam hari.
  • Serangan kejang tengah malam.
  • Memiliki riwayat sakit kepala primer lain, seperti sakit kepala kluster atau migrain.

Penyebab sakit kepala sekunder

penyebab sakit kepala sampai ke mata

Sakit kepala sekunder umumnya merupakan gejala dari suatu kondisi kesehatan lain yang merangsang saraf jadi lebih sensitif terhadap rasa sakit. Artinya, sakit kepala ini awalnya dapat disebabkan oleh kondisi lain di luar masalah terkait struktur tengkorak atau kepala.

Ada banyak sekali kondisi kesehatan yang dapat menjadi penyebab munculnya sakit kepala, contohnya:

Selain itu, kepala sekunder dapat dipicu oleh sejumlah faktor eksternal lain yang bukan masalah medis, seperti:

1. Minum obat sakit kepala terlalu sering

Penggunaan obat sakit kepala yang berlebihan justru dapat memunculkan efek bumerang. Kondisi ini disebut dengan sakit kepala rebound, yang biasanya terjadi dimulai pada pagi hari dan bertahan sepanjang hari. Hal ini pun bisa menimbulkan gejala lain seperti sakit leher, kegelisahan, hidung tersumbat, dan gangguan tidur.

2. Pengar (hangover)

Pengar alias hangover adalah sekumpulan gejala seperti sakit kepala, pusing, linglung, haus, dan tidak enak badan yang setelah mabuk minum alkohol. Sakit kepala akibat hangover dapat dirasakan pada kedua sisi kepala, yang diperburuk oleh gerakan tiba-tiba. Biasanya Anda juga mengalami rasa mual dan lebih sensitif terhadap cahaya.

Alkohol mengandung bahan kimia yang disebut etanol. Saat Anda minum alkohol, tubuh Anda menyerap sekitar 20 persen dari total etanol tersebut untuk diproses dalam ginjal, sementara usus kecil Anda menyerap sisanya. Dari usus kecil, etanol akan dialirkan ke seluruh tubuh Anda, termasuk otak, melalui aliran darah.

Selama dalam aliran darah, etanol dapat melebarkan pembuluh darah. Efek ini kemudian merangsang saraf otak tertentu untuk memicu rasa sakit. Alkohol juga memengaruhi bahan kimia dan hormon di otak Anda, seperti histamin dan serotonin, yang berkontribusi pada kemunculan sakit kepala.

Selain itu, etanol juga dapat membuat Anda cepat mengalami dehidrasi. Sakit kepala adalah salah satu dari sekian banyak gejala dehidrasi.

3. Dehidrasi

Dehidrasi merupakan kondisi saat tubuh tidak memiliki asupan cairan yang cukup. Hal ini membuat otak menjadi berkontraksi karena kekurangan oksigen sehingga menyebabkan rasa sakri.

Nyeri karena sakit kepala dehidrasi dapat terjadi di bagian depan, belakang, samping, atau di seluruh bagian kepala.

4. Postur tubuh

Jangan salah. Postur tubuh yang buruk bisa jadi penyebab timbulnya sakit kepala.

Postur tubuh yang membungkuk saat berdiri atau duduk lama-lama dapat menyebabkan otot-otot di sekitar leher, punggung atas, dan bahu menjadi tertarik dan menegang. Sakit kepala akibat ketegangan otot biasanya berupa nyeri berdenyut di dasar tengkorak.

Oleh karena itu, Anda harus bisa membiasakan diri menerapkan postur tubuh yang baik.

5. Makanan

Makanan yang diasapi, diasamkan, dikeringkan, atau dipanaskan beberapa kali, cenderung mengandung zat sulfit yang dapat melebarkan pembuluh darah Anda. Ini bisa menjadi penyebab sakit kepala Anda, terutama yang muncul tepat setelah makan. Keju, kalkun, dan cokelat hitam (dark chocolate) juga mengandung sulfit yang bisa jadi penyebab sakit kepala pada beberapa orang.

Selain karena makanan yang telah melewati banyak proses, sakit kepala juga bisa dipicu oleh minuman yang terlalu dingin seperti es atau eskrim. Sakit kepala terjadi karena suhu dingin yang tiba-tiba menyentuh langit-langit mulut dan belakang tenggorokan Anda.

6. Jadwal tidur yang tidak teratur

Jadwal tidur yang tidak teratur bisa menjadi salah satu penyebab sakit kepala. Banyak orang yang “membalas” waktu begadang selama hari kerja dengan bangun siang selama akhir pekan.

Diam-diam, ini bisa menjadi salah satu penyebab sakit kepala Anda sering kumat. Jadwal bangun dan pergi tidur yang tidak teratur bisa mengacaukan ritme sirkadian tubuh yang kemudian menjadi penyebab sakit kepala yang muncul tiba-tiba.

Sebaiknya tetap bangun di waktu yang sama setiap hari, termasuk akhir pekan. Ini cara terbaik untuk menjaga ritme sikardian Anda tetap konsisten. Jika Anda tidak ingin alasan ini menjadi penyebab sakit kepala Anda, tambahkan tidur siang di akhir pekan Anda.

7. Menatap layar gadget

Menatap layar komputer sepanjang hari bisa menjadi penyebab sakit kepala. Pasalnya, kebiasaan ini dapat memberikan tekanan berlebih pada mata Anda. Begitu pula dengan layar ponsel pintar Anda.

Variasi dalam cahaya dan kecerahan layar akan mengaktifkan retina dan saraf di belakang mata. Nah, hal tersebutlah yang dapat menjadi penyebab sakit kepala Anda.

8. Terlalu lama berpanas-panasan di bawah sinar matahari

Beraktivitas terlalu lama di bawah teriknya matahari secara langsung bisa menjadi penyebab kepala sakit. Bahkan, melihat cahaya silau sinar matahari atau sekadar pantulannya saja pun dapat memicu sakit kepala bagi beberapa orang.

Hal ini dikarenakan pantulan cahaya terang ke mata dapat merangsang kerja talamus, bagian otak yang mengirimkan sinyal rasa sakit ke tubuh Anda untuk menyebabkan rasa sakit.

9. Memiliki berat badan berlebih

Obesitas atau berat badan berlebih rupanya bisa menjadi penyebab kepala sakit. Para peneliti dari Johns Hopkins University School of Medicine menemukan bahwa seseorang yang obesitas cenderung dua kali lebih mudah mengalami sakit kepala daripada orang yang memiliki berat badan sehat.

Maka dari itu, tidak ada salahnya jika Anda melakukan penurunan berat badan secara bertahap.

Kapan saya harus mengunjungi dokter?

Sakit kepala umumnya merupakan keluhan nyeri yang bersifat ringan dan sementara. Namun, beberapa penyebab sakit kepala mungkin merupakan masalah yang serius lebih serius. Oleh sebab itu, perhatikan dengan baik gejala yang Anda alami dan konsultasikan lebih lanjut ke dokter untuk dicari tahu penyebab pastinya.

Berikut ini beberapa kondisi sakit kepala yang harus diperiksakan ke dokter:

1. Tidak mempan diobati

Jika nyeri masih saja muncul setelah Anda minum obat sakit kepala dari apotek, segeralah periksakan diri Anda ke dokter.

Anda juga disarankan untuk ke dokter kalau sakit kepala belakang ataupun sebelah yang menyerang tidak mereda setelah lebih dari 24 jam dan Anda sudah mencoba berbagai cara mengatasi sakit kepala di rumah.

2. Muncul tiba-tiba dan terasa sangat menyakitkan

Kalau tiba-tiba Anda diserang sakit kepala belakang atau sebelah yang sangat hebat dan tak tertahankan, segera ke IGD rumah sakit terdekat. Apalagi kalau kondisi ini tidak didahului oleh gejala lain dan belum pernah Anda alami sebelumnya.

Menurut seorang spesialis saraf dari Hartford HealthCare Headache Center di AS, dr. Brian Grosberg, sakitnya akan terasa seperti kepala Anda dipukul keras-keras dan tingkat kesakitannya tambah parah hanya dalam hitungan beberapa menit.

3. Gejala tambah parah ketika berganti posisi

Perhatikan, apakah rasa sakit di kepala yang menyerang jadi makin menyiksa kalau Anda ganti posisi? Misalnya dari rebahan kemudian Anda bangkit berdiri atau duduk, atau dari duduk kemudian membungkuk.

Jika sakit kepala Anda terasa bertambah parah karenanya, bisa jadi penyebab masalah ini adalah kebocoran cairan serebrospinal dalam otak. Konsultasikan ke dokter untuk memastikan lagi penyebab sakit kepala tersebut.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Penyebab Kepala Anda Pusing Saat Puasa

Kepala pusing saat puasa pasti membuat Anda tidak nyaman. Tapi, apa penyebab kepala senut-senut saat sedang menjalani ibadah puasa? Apakah berbahaya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan Mei 3, 2020

4 Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala saat puasa tentu sangat mengganggu. Nah, kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Ini dia jawabannya!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Irene Anindyaputri
Hari Raya, Ramadan April 27, 2020

Cara Cepat Mengatasi Sakit Kepala Saat Kerja Lembur

Kerja lembur dan sakit kepala merupakan mimpi buruk bagi semua orang. Ikuti cara cepat mengatasi sakit kepala berikut ini untuk bantu ringankan nyeri.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Roby Rizki
Hidup Sehat, Tips Sehat April 20, 2020

Migrain

Migrain adalah sakit kepala hebat di satu sisi. Cari tahu gejala, penyebab, pengobatan, serta cara mengatasi, dan mencegah kondisi ini di Hello Sehat.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z April 14, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

10 Obat Alami yang Mampu Redakan Migrain

10 Obat Alami yang Mampu Redakan Migrain

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Tanggal tayang Mei 17, 2020
6 Obat yang Ampuh Redakan Sakit Kepala Sebelah

6 Obat yang Ampuh Redakan Sakit Kepala Sebelah

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Tanggal tayang Mei 16, 2020
14 Cara yang Bisa Dicoba untuk Menghilangkan Sakit Kepala

14 Cara yang Bisa Dicoba untuk Menghilangkan Sakit Kepala

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Tanggal tayang Mei 15, 2020
5 Cara Atasi Efek Berhenti Minum Kopi Saat Puasa

5 Cara Atasi Efek Berhenti Minum Kopi Saat Puasa

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Tanggal tayang Mei 4, 2020