• Rencanakan percakapan di awal

Putuskan apa yang akan Anda katakan dan bagaimana Anda akan menyampaikannya. Hal ini akan memberikan Anda gambaran untuk percakapan tersebut. Libatkan pasangan Anda atau orang dewasa lainnya yang anak Anda percaya bila Anda berpikir kehadirannya akan membantu.

  1. Gunakan bahasa yang lugas dan sederhana untuk menjelaskan pengertian kanker, bagian tubuh yang terkena, dan pengobatannya.

Para ahli setuju bahwa menyebutkan nama penyakit itu penting. “Kanker” sebaiknya bukanlah kata terlarang. Bahkan anak-anak bisa menangkap penjelasan sederhana terkait sel kanker. Anda mungkin juga menjelaskan bahwa dokter perlu untuk mengangkat payudara Anda yang terkena kanker, dan kemudian menggunakan obat-obatan kuat untuk memastikan bahwa kanker hilang dari tubuh Anda.

  1. Pastikan anak Anda tahu bahwa kanker bukan disebabkan oleh mereka, dan mereka tidak bisa tertular.

Anak-anak yang lebih kecil sering menganggap diri mereka sebagai pusat dari dunia. Mereka mungkin khawatir bahwa kanker yang Anda alami adalah kesalahan mereka atau mereka melakukan sesuatu yang menyebabkan kanker. Anak-anak juga cenderung mengaitkan penyakit dengan flu atau tertular kuman. Pastikan untuk menjelaskan bahwa kanker tidak menular.

  1. Beri tahu anak Anda bagaimana pengobatan kanker akan mempengaruhi Anda

Persiapkan mereka untuk mengetahui efek samping pengobatan kanker terhadap fisik Anda, seperti kehilangan payudara, rambut rontok karena kemoterapi, atau merasa sakit atau lelah. Anda mungkin perlu menjelaskan bahwa obat-obatan untuk kanker menunjukkan bahwa obat kanker bekerja dalam tubuh Anda. Beri tahu anak-anak bahwa Anda mungkin merasa sedih marah, atau lelah, tetapi perasaan ini bukan karena kesalahan mereka. Selalu biarkan anak Anda mengetahui alasan Anda pergi ke rumah sakit atau mengunjungi dokter.

  1. Yakinkan anak Anda bahwa kebutuhan mereka akan terpenuhi

Para ahli sepakat bahwa anak-anak perlu diyakinkan dan tetap memiliki rutinitas yang konsisten. Biarkan anak-anak Anda tahu bahwa Anda mungkin tidak selalu ada untuk menemani mereka ke kegiatan sekolah, bermain dengan mereka, atau menyiapkan makanan mereka. Menggendong, dan memandikan mereka mungkin tidak dapat dilakukan sementara ini. Beri tahu mereka bahwa anggota keluarga yang dipercaya, kerabat, atau babysitter akan membantu mereka hingga Anda merasa lebih kuat lagi.

  1. Pertahankan rutinitas seperti biasa

Menerima diagnosis yang tidak mengenakkan sering kali membuat banyak keluarga merasa mereka bisa melupakan aturan dan rutinitas yang biasa. Anak-anak dibiarkan menonton TV lebih lama, bermain game komputer, atau membeli lebih banyak mainan. Namun, menjaga rutinitas yang sama akan lebih meyakinkan anak Anda bahwa kondisi Anda ini hanya sementara dan tidak akan mengubah drastis hiduo mereka. Pastikan untuk tetap menjaga rutinitas biasanya.

  1. Ajak anak Anda untuk bertanya dan belajar lebih lanjut

Biarkan anak-anak tahu bahwa Anda dapat menjawab pertanyaan mereka seputar kanker dan kondisi Anda. Jika anak-anak Anda sudah cukup dewasa, Anda mungkin bisa mempertimbangkan membawa mereka ke salah satu kunjungan dokter atau kunjungan selama pengobatan, bila memungkinkan. Hal ini dapat membantu untuk menghilangkan beberapa misteri seputar kanker dan pengobatannya.

  1. Biarkan anak Anda tahu bahwa Anda akan tetap punya waktu untuk menemani mereka

Luangkan waktu khusus hanya untuk mereka. Kegiatan sederhana seperti membaca buku atau menonton film bersama-sama dapat membantu mereka tahu bahwa Anda masih ada untuk mereka, bahkan ketika Anda sedang lelah atau tidak enak badan.

  1. Berusaha untuk tetap optimis tanpa membuat janji

Bahkan jika Anda sedih atau ketakutan, coba untuk tetap berbicara dengan nada positif selama berdialog dengan anak Anda. Anak-anak mungkin merasa ketakutan jika Anda tampak terlalu cemas atau emosional. Pastikan mereka tahu bahwa dokter dan perawat melakukan semua yang mereka bisa untuk Anda dan bahwa kebanyakan orang dengan kanker payudara kondisinya dapat menjadi lebih baik. Yakinkan mereka tanpa membuat janji-janji tentang masa depan yang belum tentu bisa Anda penuhi.

  1. Beri tahu guru dan konselor di sekolah tentang apa yang sedang terjadi

Orang dewasa terpercaya lainnya yang menghabiskan waktu dengan anak Anda perlu tahu tentang diagnosis ini. Perubahan di rumah sering menyebabkan perubahan perilaku anak dalam lingkungan sekitarnya. Para orang dewasa ini dapat membantu Anda mengetahui bagaimana perkembangan anak Anda di sekolah, dan mereka dapat menjadi sumber perawatan tambahan dan dukungan.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca