Meringankan Beban Anak Anda Saat Menjalani Pengobatan Kanker Hati

Oleh

Ketika anak Anda menjalani pengobatan kanker hati, sama seperti pengobatan kanker lainnya, akan ada beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Anak Anda mungkin merasakan sakit akibat operasi atau terapi, mual atau muntah, lelah, anemia dan risiko tinggi infeksi. Anda bisa membantu anak Anda mengatasi efek samping ini. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk memberi dukungan:

Rasa sakit

Sakit akibat pengobatan kanker sering disebabkan oleh operasi atau bahkan kanker itu sendiri. Anda sebaiknya memperhatikan tanda rasa sakit, seperti meringisi, mengerang, atau tegang. Cobalah untuk berendam air hangat atau menggunakan lap yang sudah dibasahi air hangat pada bagian yang nyeri di tubuh anak Anda. Pijat secara lembut atau beri sedikit tekanan mungkin juga membantu meringankan beberapa jenis rasa nyeri.

Tergantung pada tingkat rasa sakit yang anak Anda rasakan, Anda bisa memberikan mereka obat untuk mengontrol rasa sakit. Rasa sakit ringan dan sedang diobati dengan non-opioid, seperti paracetamol atau obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID). Anda biasanya bisa mendapatkan obat-obat ini di apotek terdekat. Untuk sakit yang lebih berat, Anda mungkin perlu resep dokter untuk pereda rasa sakit yang lebih kuat. Pereda rasa sakit yang lebih kuat ini mungkin memiliki efek samping, seperti mengantuk dan napas menjadi lambat.

Steroid bisa digunakan untuk mengontrol rasa sakit pada anak Anda dengan mengurangi peradangan. Steroid biasanya diresepkan oleh dokter anak Anda. Anak-anak yang menggunakan steroid biasanya merasa lapar setiap saat dan mungkin bertambah berat badan serta bisa menyebabkan retensi cairan.

Untuk mencegah efek samping dari steroid, Anda bisa membantu anak Anda membuat perubahan pada pola makan untuk membantu mencegah retensi cairan dan membatasi kenaikan berat badan. Seorang ahli gizi bisa membantu Anda merancang daftar makanan untuk anak Anda. Mereka mungkin menyarankan makanan rendah garam (sodium).

Mual atau muntah

Radiasi atau kemoterapi mungkin menyebabkan anak Anda mengalami mual dan muntah, yang bisa menyebabkan dehidrasi. Pastikan anak Anda meminum cukup air. Mual dan muntah bisa mengembangkan bau mulut atau mengubah nafsu makan dan rasa pada makanan. Makanan mungkin terasa pahit atau rasa metalik. Untuk mendorong nafsu makan anak Anda, Anda bisa mencoba:

  • Menyajikan makanan dalam kondisi dingin atau pada suhu ruangan. Hal ini bisa menurunkan rasa makanan dan bau, membuatnya lebih mudah untuk ditolerir.
  • Tutupi minuman, dan biarkan anak Anda minum melalui sedotan.
  • Jangan masak makanan dengan bau yang kuat ketika anak Anda berada di dekat Anda.
  • Menghindari makan di dalam ruangan yang sesak atau terlalu hangat.
  • Coba makanan atau minuman yang berbeda dari yang biasanya dimakan anak Anda. Anak-anak cenderung menyukai makanan asin, seperti keripik kentang, pretzel, dan cracker (ingat, bila anak Anda menggunakan steroid, makanan asin mungkin akan bermasalah tetapi ada jenis berbeda dari cemilan dengan sodium rendah).
  • Buah-buahan beku seperti belewa, anggur, jeruk, dan semangka, atau membeli blueberry beku dan stroberi serta memakannya dalam kondisi beku.
  • Tawarkan sayuran segar. Mereka mungkin akan terlihat lebih menarik daripada makanan kaleng atau beku.
  • Cobalah merendam daging untuk membuatnya lebih lembut dan beraroma
  • Jika daging merah terasa aneh, cobalah makanan yang kaya akan protein lainnya seperti ayam, ikan, telur, atau keju.
  • Campurkan buah-buahan segar menjadi smoothie, es krim, atau yogurt.
  • Jaga kebersihan mulut anak Anda dengan berkumur dan menyikat secara teratur, yang bisa membantu membuat makanan terasa lebih baik.

Kelelahan

Kelelahan adalah efek samping umum dari pengobatan kanker. Kelelahan yang disebabkan oleh pengobatan kanker bisa tiba-tiba dan membebani. Tidak hilang hanya dengan istirahat. Tanda dari kelelahan pada anak Anda bisa tidur lebih sering dari biasanya, kurang perhatian, atau tidak ingin beraktivitas di luar ruangan.

Anda bisa membantu anak Anda mengatur rutinitas untuk setiap hari, tetapi jangan memaksa mereka melakukan lebih dari kemampuan mereka. Anak Anda bisa beristirahat sepanjang hari, tidur siang dan istirahat mungkin bisa membantu.

Infeksi

Pengobatan kanker sering menyebabkan lemahnya sistem kekebalan tubuh. Infeksi adalah salah satu dari komplikasi kanker serta pengobatan kanker yang mengancam nyawa. Tanda infeksi adalah demam tinggi, kemerahan, bengkak, atau ngilu. Anak Anda mungkin mengalami sakit tenggorokan, sakit perut, atau adanya cairan aneh pada tubuh.

Anda bisa memastikan anak Anda tetap hangat dan minum cukup cairan. Hindari bersentuhan dengan kuman dan bakteri. Bisa dengan melakukan hal-hal sederhana seperti mencuci tangan atau menyikat gigi mereka. Bila seseorang yang Anda kenal menderita diare, demam, batuk, atau flu, Anda bisa meminta mereka untuk menghubungi anak Anda melalui telepon hingga kondisi mereka membaik.

Anemia

Anemia adalah kondisi ketika tubuh Anda tidak memiliki cukup darah. Bila Anda menyadari anak Anda memiliki kulit yang pucat, sering mengalami nyeri dada, atau letih melakukan aktivitas, Anda sebaiknya memeriksakan apakah anak Anda menderita anemia.

Anda sebaiknya mendorong anak Anda untuk minum cukup cairan. Bila anak Anda muntah darah atau terdapat darah pada fesesnya, sebaiknya Anda memeriksakan mereka ke dokter.

Tidak semua anak penderita kanker hati mengalami efek samping dari pengobatan kanker. Untuk menjaga kesehatan anak Anda selama pengobatan, Anda sebaiknya memberi mereka semua nutrisi yang dibutuhkan mereka dan air yang cukup, juga cara untuk mengatasi rasa sakit dan cobalah untuk seaktif mungkin.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca