Kenapa Minus Bertambah Terus Meski Pakai Kacamata?

Oleh

Ada banyak alasan mengapa seseorang memilih untuk tidak selalu memakai kacamatanya. Entah karena desainnya yang membuat mereka kurang sedap dipandang mata, tidak percaya diri, atau sekadar lebih nyaman beraktivitas tanpa kacamata. Belum lagi ada anggapan bahwa kacamata tidak memperbaiki penglihatan. Ini dipicu oleh fakta bahwa banyak orang yang sudah lama berkacamata, tapi minus bertambah terus setiap tahun.

Yang jelas, memakai kacamata bukan penyebab langsung dari minus mata yang bertambah.

Penglihatan memburuk bisa jadi Anda memakai resep kacamata yang salah

Kacamata adalah alat bantu optik eksternal guna memberikan penglihatan yang lebih jelas kepada orang-orang dengan penglihatan kabur yang disebabkan oleh gangguan fokus mata. Salah resep kacamata adalah kesalahan yang cukup umum ditemukan selama pemeriksaan mata, biasanya sebagai akibat dari tulisan tangan yang sulit dibaca. Ketika perhitungan lensa sedikit saja meleset satu-dua derajat, Anda akan memiliki kacamata yang berlensa buram dan menyebabkan penglihatan semakin kabur.

Namun, pandangan buram juga bisa terjadi saat Anda menyesuaikan diri dengan kacamata yang memiliki resep akurat. Penglihatan yang kabur selama penyesuaian resep kacamata baru umumnya bertahan selama paling lama dua minggu. Jika penglihatan tak kunjung membaik setelahnya, ada kemungkinan bahwa Anda memiliki resep yang salah atau lensa kacamata Anda tidak sesuai dengan apa yang diresepkan.

Gejala lain yang harus Anda perhatikan untuk benar-benar menentukan apakah keluhan mata buram Anda diakibatkan oleh salah resep kacamata adalah pemudaran pandangan ekstrem dan kesulitan fokus yang diikuti oleh sakit kepala kambuhan dan vertigo. Jika Anda menutup mata dan menemukan bahwa pandangan Anda tetap kabur, maka kacamata Anda tidak memiliki resep yang tepat. Jika Anda mengalami sakit kepala atau pusing akibat ketegangan mata berlebihan maka resep kacamata Anda bukan yang seharusnya.

Tapi, penglihatan juga semakin memburuk seiring bertambahnya usia

Di sisi lain, kesulitan untuk memfokuskan penglihatan pada gambar atau tulisan adalah tanda penuaan yang sulit dielak. Kondisi ini disebut presbiopia dan bisa menyerang kita semua, sehingga sebagian besar dari kita akhirnya harus memakai kacamata. Presbiopia berbeda dari masalah mata minus (rabun jauh/miopia), plus (rabun dekat), maupun silinder (astigmatisme) yang terkait dengan bentuk bola mata dan disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan.

Presbiopia umumnya mulai muncul di pertengahan usia 40-an, diyakini berasal dari penebalan dan hilangnya fleksibilitas lensa alami di dalam mata Anda secara bertahap akibat usia. Lensa yang kekurangan fleksibilitas alaminya membuat mata Anda kehilangan kemampuan untuk cepat fokus terhadap pada suatu obyek. Banyak kondisi mata, termasuk presbiopia, yang memburuk dengan sendirinya dari waktu ke waktu — dengan atau tanpa kacamata. Dengan kata lain, jika Anda mengeluhkan semakin sulit untuk membaca koran tanpa kacamata Anda, karena memang begitulah prosesnya. Cepat atau lambat, suka tidak suka, Anda akan mengalaminya dan tidak banyak yang bisa Anda lakukan terhadap proses penuaan alami ini.

Jadi, perlu pakai kacamata atau tidak?

Kacamata Anda tidak bisa disalahkan. Kacamata justru membantu Anda melihat lebih jelas. Jadi, penglihatan yang memburuk setelah Anda melepas kacamata sebenarnya hanyalah Anda yang kembali dalam mode penglihatan asli Anda, tampak semakin diperjelas karena Anda sudah sangat terbiasa dengan penglihatan yang lebih tajam berkat bantuan lensa kacamata Anda.

Namun, kedua situasi ini akan berbeda pada anak-anak yang memakai kacamata untuk membantu meluruskan mata atau memperbaiki penglihatan dari mata juling (strabismus) atau mata malas (amblyopia). Tidak memakai kacamata yang tepat atau tidak memakainya sama sekali malah dapat memiliki dampak jangka panjang pada penglihatan mereka.

BACA JUGA:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca