Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Mungkin Anda panik ketika melihat kelopak mata bengkak tiba-tiba. Padahal, Anda tidak baru saja menangis. Kondisi tersebut umumnya akan cepat sembuh, tapi terkadang mungkin butuh waktu lebih lama. Cepat lambatnya kesembuhan ini tergantung dengan apa yang menyebabkan mata membengkak. Lalu apa yang menyebabkan kelopak mata bengkak? Dapatkah diobati agar cepat sembuh?

Penyebab kelopak mata bengkak

Kondisi mata bengkak memang terkadang dapat mengganggu aktivitas Anda. Bengkak bisa muncul di bagian sebelah mata atau keduanya.

Berikut adalah beberapa kondisi yang bisa jadi penyebab mata bengkak, mulai dari yang bersifat ringan hingga parah:

1. Alergi mata

Bila mata Anda yang bengkak diiringi dengan gejala seperti mata berair dan memerah, bisa jadi hal ini disebabkan karena Anda alergi terhadap sesuatu hal. Alergi bisa disebabkan oleh debu, angin, atau serbuk sari bunga yang mengenai mata.

Alergi mata tidak hanya menimbulkan bengkak, namun terkadang disertai dengan gejala-gejala lain, seperti bersin, hidung tersumbat, serta mata terasa gatal.

2. Bintitan

Anda mungkin sering menjumpai fenomena bintitan di sekitar Anda. Bintitan atau stye adalah benjolan bengkak yang muncul di sudut kelopak, tengah-tengah kelopak, atau bahkan kelopak bawah mata Anda. Benjolan tersebut biasanya berisi nanah menyerupai jerawat dan terasa sakit bila disentuh.

Bintitan disebabkan oleh infeksi bakteri staphylococcus yang menyerang kelenjar minyak di dalam kelopak mata. Selain bengkak pada kelopak, mata Anda akan memerah dalam beberapa waktu.

Untungnya, bintitan adalah kondisi yang biasanya akan mereda dengan sendirinya dalam beberapa hari atau seminggu.

3. Kalazion

Kalazion adalah pembengkakan pada kelopak mata yang menyerupai bintitan. Namun, biasanya ukuran bengkak pada kalazion sedikit lebih besar dan terasa lunak bila disentuh.

Selain itu, apabila bintitan terasa sakit jika disentuh, kalazion biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Kalazion juga disebabkan oleh penyumbatan kelenjar minyak pada kelopak mata, sehingga menimbulkan bengkak.

4. Infeksi mata (konjungtivitis)

Infeksi mata, atau yang dikenal juga dengan istilah konjungtivitis, menyebabkan timbulnya pembengkakan dan kemerahan di kelopak serta bagian putih (sklera) mata Anda. Tidak hanya bengkak, infeksi juga dapat menimbulkan rasa sakit.

Konjungtivitis umumnya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, seperti staphylococcus, streptococcus, bahkan virus influenza. Karena itu, konjungtivitis adalah infeksi yang menular.

5. Blefaritis

Blefaritis adalah peradangan pada kelopak mata. Kondisi ini umum ditemukan pada orang-orang dengan kulit berminyak, berketombe, atau menderita rosacea.

Blefaritis dapat menyebabkan gejala-gejala seperti mata merah, membengkak, timbul sensasi terbakar, serta terasa sakit.

Hampir serupa dengan bintitan dan kalazion, blefaritis juga disebabkan oleh adanya bakteri. Bedanya, bakteri tersebut biasanya berkembang di dasar bulu mata, sehingga akan menimbulkan serpihan-serpihan yang menyerupai ketombe.

6. Selulitis orbital

Dilansir dari American Academy of Ophthalmology, selulitis orbital adalah infeksi yang menyerang orbital septum, sebuah jaringan tipis yang memisahkan kelopak mata dan kantung mata.

Gejala yang ditimbulkan dari selulitis orbital berupa pembengkakan mata, kemerahan, serta rasa sakit. Bengkak biasanya dapat timbul di kelopak mata bagian atas maupun bawah.

Kondisi ini memerlukan penanganan medis segera karena tergolong dalam infeksi yang cukup serius.

7. Penyakit Graves

Penyakit Graves adalah penyakit autoimun yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh berbalik menyerang kelenjar tiroid yang terletak di leher. Akibatnya, penyakit ini menimbulkan gejala yang menyerupai gondok, yaitu pembengkakan di leher.

Namun, penyakit Graves ternyata tidak hanya memengaruhi leher saja. Sistem kekebalan tubuh juga dapat menyerang otot dan jaringan lemak di sekitar mata, menyebabkan mata bengkak.

Selain pembengkakan pada mata, penyakit ini juga bisa menyebabkan peradangan yang meningkatkan tekanan pada bola mata. Pembengkakan dan peradangan yang terjadi juga turut melemahkan fungsi otot-otot penggerak mata yang disebut otot ekstraokular. Gejala-gejala seperti penglihatan ganda dan bola mata menonjol juga bisa terjadi.

8. Kanker mata

Meski sangat jarang terjadi, pembengkakan mata bisa jadi merupakan gejala kanker mata.

Apabila bengkak memang benar disebabkan oleh kanker, Anda mungkin juga kaan merasakan gejala-gejala lain, seperti kemampuan melihat menurun, penglihatan kabur, serta adanya floater atau bercak-bercak yang seolah mengikuti ke mana pun Anda melihat.

Bagaimana cara mengatasi mata bengkak?

Untuk menghilangkan kondisi mata bengkak, penanganan yang dilakukan akan bergantung pada penyebabnya. Maka dari itu, terkadang cara mengatasinya bisa berbeda-beda.

Berikut adalah berbagai langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi pembengkakan pada mata:

  • Bilas dengan air bersih. Hal ini penting, terutama jika pembengkakan disertai dengan gejala mata belekan atau berair. Sebaiknya, gunakan air dingin untuk membilas.
  • Kompres mata Anda. Gunakan handuk yang dibasahi dengan air untuk mengompres mata Anda.
  • Pakai obat tetes mata. Anda bisa memakai obat tetes mata dengan kandungan antihistamin jika bengkak disebabkan oleh alergi. Hindari pemakaian obat tetes dengan kandungan steroid tanpa resep dan anjuran dokter.
  • Lepas lensa kontak. Apabila Anda memakai lensa kontak, lepas sesegera mungkin jika timbul bengkak di kelopak mata Anda.
  • Tidur dengan posisi yang baik. Ketika tidur, tinggikan kepala Anda agar tidak ada air yang menumpuk di sekitar mata.

Jika kelopak mata bengkak dibarengi dengan gejala rasa sakit, maka bisa jadi penyebabnya adalah infeksi. Pengobatan akibat infeksi akan dilakukan tergantung dengan jenis infeksi yang dialami.

Pembengkakan pada mata yang harus diwaspadai adalah yang disertai dengan gejala-gejala berikut:

  • Penglihatan buram
  • Melihat bercak-bercak putih (floaters)
  • Ada rasa mengganjal di dalam mata

Oleh karena itu, sebaiknya Anda segera periksakan diri ke dokter demi menjaga kesehatan mata Anda. Selain itu, usahakan untuk menjauhi hal-hal yang dapat membuat area mata Anda iritasi, seperti makeup dan sering-sering untuk mencuci muka dengan sabun khusus pencuci muka.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Jangan Digaruk! Ini 2 Jenis Obat Infeksi Jamur Vagina untuk Meredakan Gejala

Vagina gatal akibat infeksi jamur tentu sangat mengganggu aktivitas. Redakan dengan berbagai obat infeksi jamur vagina, mulai dari krim sampai obat minum.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Wanita, Infeksi Jamur Vagina 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Mengenal Jenis-Jenis Pijat dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Badan pegal bisa jadi lebih segar setelah dipijat. Ada beragam jenis pijat yang memberikan manfaat yang berbeda-beda. Anda lebih suka yang mana?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Pengobatan Alternatif, Pengobatan Herbal dan Alternatif 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Micellar water populer di kalangan makeup artist dan pencinta produk skincare. Namun, apakah produk ini aman dan bermanfaat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

Lutut manusia bertugas untuk menopang aktivitas Anda sehari-hari. Yuk, cari tahu berbagai fakta menarik soal kesehatan lutut berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit dari tikus

Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
keluar air mani

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
efek bleaching gigi

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
mie instan atau nasi

Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit