5 Mitos yang Salah Tentang Aturan Makan Penyandang Diabetes

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Diabetes merupakan salah satu dari berbagai penyakit yang membutuhkan penanganan khusus. Itu sebabnya, baik penderita ataupun keluarga penderita diabetes harus cermat dalam menerapkan pola makan yang tepat.

Sayangnya, masih cukup banyak mitos yang beredar seputar pola makan untuk diabetes. Apa saja, ya? Dan bagaimana kebenarannya? Simak semuanya dalam ulasan berikut ini.

Beragam mitos mengenai pola makan untuk diabetes

1. “Penyandang diabetes harus menghindari sarapan”

sarapan untuk diabetes

Faktanya: Kadar gula darah yang tinggi bukan menjadi alasan untuk Anda melewatkan sarapan. Dituturkan lebih lanjut oleh Kelly O’Connor, RD dari Mercy Medical Center, Baltimore, bahwa mengawali pagi dengan sarapan bermanfaat untuk memberikan bahan bakar yang optimal bagi kelancaran kerja tubuh.

Ketika Anda tidak sarapan, maka tidak ada asupan gula untuk mendukung kerja sel-sel tubuh sehingga tubuh akan memproduksi gula sendiri dari cadangan gula di tubuh yang akhirnya justru menghasilkan gula darah yang terlalu tinggi. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa tidak makan pagi justru meningkatkan risiko obesitas dan resistensi insulin.

Oleh karena itu, usahakan untuk sarapan di waktu yang sama setiap harinya, demi menjaga kadar gula darah dalam jumlah yang konsisten. Salah satu alternatif untuk sarapan yang sehat adalah hindari makanan gorengan, tinggi lemak, namun pilih yang tinggi serat dan tinggi protein.

2. “Penyandang diabetes tidak boleh makan manis”

makanan manis diabetes

Penyandang diabetes memang harus membatasi konsumsi makanan manis atau makanan lain yang mengandung gula. Namun, bukan berarti penyandang diabetes tidak boleh mengonsumsi makanan manis sama sekali.

Penyandang diabetes masih boleh sesekali makan manis, akan tetapi porsi kecil dan batasi misal hanya satu kali dalam seminggu. Atau jika ingin makan manis setiap hari, pilih makanan manis tetapi mengandung nutrisi lain yang baik, misalnya buah, buah memiliki rasa manis tetapi tinggi serat dan nutrisi lainnya.

Anda boleh makan buah tiap hari, tetapi sebaiknya pilih juga buah yang rendah indeks glikemik, seperti apel, anggur, jeruk, atau buah pear. Dan selalu ingat untuk mkemperhatikan porsi, jangan sampai berlebih. Selain itu, Anda bisa menggunakan pemanis rendah kalori sebagai alternatif pengganti gula.

3. “Penyandang diabetes tidak boleh ngemil”

resep camilan

Faktanya: Mungkin selama ini banyak orang berpendapat kalau ngemil justru bisa memicu kenaikan kadar gula darah dan berat badan. Sehingga, kedua hal ini sangat dihindari oleh penderita diabetes. Faktanya, Anda sebenarnya tetap bisa ngemil meskipun telah didiagnosis memiliki diabetes.

Kuncinya, pilihlah snack yang sehat sekaligus aman bagi diabetesi sehingga tidak membuat gula darah naik secara drastis. Salah satu yang bisa Anda coba yakni snack bar dengan bahan dasar kedelai. Pasalnya, kedelai tidak hanya kaya akan protein dan serat, tapi juga memiliki indeks glikemik (IG) yang rendah.

Makanan dengan indeks glikemik yang rendah seperti kedelai ini, mengandung serat dalam jumlah yang cukup sehingga dicerna perlahandi dalam tubuh. Akhirnya, gula darah yang naik pun tidak langsung melonjak tajam. Tidak hanya itu, makanan dengan indeks glikemik rendah ini juga bisa membuat Anda kenyang lebih lama sehingga mencegah makan berlebihan bila dikonsumsi sebelum makan besar.

4. “Penyandang diabetes tak boleh makan karbohidrat”

sumber karbohidrat

Faktanya: Karbohidrat tidak selalu buruk dan berbahaya bagi penderita diabetes. Yang terpenting, Anda tetap memperhitungkan jumlah dan jenis karbohidrat yang Anda konsumsi. Pasalnya, tidak semua karbohidrat itu harus dihindari.

Masih ada karbohidrat dengan indeks glikemik rendah, yang tentunya baik untuk penderita diabetes, di antaranya kacang kedelai, , beras merah, oatmeal, hingga gandum utuh. Konsumsi makanan tersebut dengan porsi pas bisa bantu menjaga kadar gula darah Anda tetap stabil.

5. “Pola makan yang sehat bisa menyembuhkan diabetes“

pola makan saat puasa

Faktanya: Diabetes sampai saat ini belum bisa disembuhkan. Pola makan yang tepat memang tidak bisa menyembuhkan penyakit diabetes, akan tetapi bisa membantu mengendalikan gula darah supaya tidak terjadi komplikasi diabetes.

Jika Anda penyandang diabetes, khususnya diabetes tipe dua, maka insulin yang diproduksi dalam tubuh tidak dapat berfungsi secara optimal untuk mengubah gula dari makanan, menjadikan energi bagi kerja sel-sel dalam tubuh.

Akibatnya, apabila Anda mengonsumsi gula berlebih, akan menumpuk di dalam darah, yang membuat gula darah Anda melonjak pesat. Solusinya, patuhi aturan pola makan untuk diabetes, dengan makan makanan yang sehat seperti snack bar berbahan dasar kedelai dan membatasi makanan yang bisa memicu kenaikan kadar gula darah berlebih seperti minuman tinggi gula, kue atau keik yang terlalu manis, dll.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Makanan yang Disarankan untuk Penderita Jantung Lemah (Kardiomiopati)

Pasien jantung lemah (kardiomiopati) perlu menerapkan pola makan sehat. Makanan apa saja yang baik untuk pasien jantung lemah dan apa pantangan makanannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 23/06/2020 . Waktu baca 7 menit

False Hunger: Membedakan Lapar Asli dan Lapar Palsu

“Kok, sering banget merasa lapar?” Hati-hati, mungkin Anda salah mengartikan lapar yang Anda rasakan. Bisa saja itu merupakan lapar palsu atau false hunger.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Anda sering merasa lapar atau ingin mengunyah sesuatu meski sudah makan? Sudah saatnya mencoba menu makanan berikut ini agar Anda tidak cepat lapar.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 21/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

diabetes insipidus adalah

Diabetes Insipidus

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 12 menit
sering buang air kecil

8 Kondisi yang Menjadi Penyebab Sering Buang Air Kecil

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
prostatitis

Prostatitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 10 menit
makanan sehat untuk orang sibuk

13 Tips Makan Sehat untuk Orang yang Super Sibuk

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22/07/2020 . Waktu baca 12 menit