Diabetesi Butuh Kaus Kaki dan Sepatu Khusus, Begini Cara Tepat Memilihnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kondisi diabetes melitus yang tidak terkontrol bisa merusak beberapa bagian organ tubuh, termasuk saraf dan pembuluh darah di bagian kaki. Karena kondisi ini, banyak pasien diabetes yang memiliki masalah dengan kesehatan kakinya. Maka dari itu, menggunakan sepatu, atau kaos kaki tidak bisa sembarangan. Untuk membantu menjaga kesehatan kaki para diabetesi, sebaiknya pilih kaos kaki dan sepatu khusus diabetes sesuai dengan kebutuhan Anda.

Apa perlu sepatu khusus diabetes?

gejala diabetes kesemutan

Sebenarnya jika diabetes terkendali dan tidak memiliki masalah pada kaki, Anda cukup pilih sepatu yang pas dipakai serta nyaman di kaki. Namun, bila Anda punya masalah pada kaki akibat komplikasi diabetes, sebaiknya pilih kaus kaki dan sepatu khusus diabetes.

Ada beberapa kriteria sepatu khusus diabetes yang sebaiknya dipilih, antara lain:

Sepatu yang dalam

Sepatu khusus diabetes sebaiknya punya ruang yang lebih di dalamnya. Pilih sepatu dengan 0,6-1,2 cm lebih dalam dari sepatu biasanya. Ruang tambahan ini diberikan untuk menyesuaikan perubahan bentuk kaki agar tidak terasa terlalu ketat.

Sepatu untuk pemulihan

Sepatu khusus ini biasanya digunakan saat Anda baru pulih dari luka atau setelah operasi. Sepatu ini ada yang terbuka bagian ujung jarinya dan ada yang tertutup. Umumnya, sepatu yang ujungnya terbuka tidak disarankan untuk penderita diabetes kecuali direkomendasikan oleh dokter.

Sepatu yang menyesuaikan bentuk kaki

Selain itu ada juga sepatu yang dibuat khusus mengikuti cetakan kaki Anda. Sepatu ini tepat untuk para diabetesi yang mengalami kelainan bentuk kaki.

Sepatu  yang dibuat khusus ini dirancang khusus sebagai sepatu terapeutik atau ortopedi. Efek terapeutik diberikan bagi Anda yang mengalami neuropati, kerusakan saraf, atau cedera kaki.

Sepatu ortopedi dirancang untuk memberikan kenyamanan kepada diabetes yang mengalami bunion (kelainan bentuk jempol kaki), corn atau mata ikan. Tidak semua orang yang memakai sepatu ortopedi adalah diabetesi.

Tips memilih sepatu khusus diabetes

sepatu menyebabkan gemuk

Jika memang tidak ada sepatu khusus yang bisa Anda temukan, Anda bisa memilih sepatu dengan kriteria:

  • Carilah sepatu yang ringan dengan bahan fleksibel, seperti kulit atau kanvas
  • Pilih sepatu yang talinya bisa Anda kendorkan atau kencangkan, sehingga bisa disesuaikan dengan kondisi kaki
  • Sepatu harus memiliki bagian belakang yang kuat tapi sol yang empuk dan menyerap keringat.
  • Sebaiknya belilah sepatu di malam hari sebab ukuran kaki relatif melebar seiring berjalannya hari.
  • Jangan pilih sepatu yang sempit, berikan jarak sekitar setengah sentimeter dari ujung jari ke ujung sepatu.

Tips memilih kaus kaki diabetes

tidur pakai kaus kaki

Selain memilih sepatu dengan tepat, pada diabetesi sebaiknya juga memilih kaus kaki yang baik agar tidak menambah luka atau masalah baru di bagian kaki.

Bila Anda tak mengalami gangguan saraf atau masalah pada kaki, cukup gunakan kaus kaki yang paling nyaman. Namun, jika Anda punya masalah di bagian kaki sebaiknya langsung temui dokter dan konsultasi dahulu sebelum menggunakan kaus kaki ataupun sepatu.

Nah, kaus kaki yang paling cocok bagi diabetesi dengan masalah kaki adalah yang punya bahan lembut, tidak mudah lembab, dan hangat.  Hal ini diperlukan agar Anda lebih nyaman dan sirkulasi udara serta peredaran darah di daerah kaki tetap baik.

Pilih juga kaos kaki yang bahannya mulus tidak ada hiasan yang atau bagian jahitan yang mengganjal. Sebab bagian tersebut bisa menggosok kulit dengan mudah dan membuat luka baru.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Makan untuk Orang yang Punya Riwayat Diabetes

Risiko diabetes pada orang dengan riwayat keluarga akan meningkat sehingga perlu upaya untuk mencegah diabetes dengan menjaga dan memilih makanan sehat.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Diabetes, Health Centers 23/04/2020 . 4 mins read

Apakah Neuropati pada Diabetesi Bisa Disembuhkan?

Meski belum ada pengobatan untuk menyembuhkan neuropati diabetik, pengidap diabetes dapat meringankan gejala dan menghambatnya menjadi lebih parah.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Diabetes, Health Centers 20/04/2020 . 4 mins read

Ini Pentingnya Vitamin B untuk Diabetesi

Peluang komplikasi neuropati atau gangguan saraf dapat dicegah melalui konsumsi vitamin B untuk para penderita diabetes (diabetesi).

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Diabetes, Health Centers 17/04/2020 . 4 mins read

Pemanis Buatan dan Karbohidrat Ternyata Memengaruhi Sensitivitas Insulin

Ternyata perpaduan pemanis buatan dan karbohidrat dapat menjadi pengaruhi tingkat sensitivitas insulin seseorang. Seperti apa penjelasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Diabetes, Health Centers 31/03/2020 . 4 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit kulit diabetes

5 Penyakit Kulit yang Umum Menyerang Pasien Diabetes

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . 4 mins read
diabetesi

Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020 . 4 mins read
manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . 4 mins read
camilan untuk penderita diabetes

Apa Saja Camilan yang Boleh Dimakan Penderita Diabetes dalam Sehari?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020 . 3 mins read