home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Hammertoe

Definisi hammertoe |Tanda & gejala hammertoe|Penyebab & faktor risiko hammertoe |Komplikasi hammertoe |Pengobatan hammertoe |Pencegahan hammertoe
Hammertoe

Definisi hammertoe

Hammertoe adalah masalah kelainan bentuk kaki yang terjadi karena ketidakseimbangan otot, tendon, dan ligamen. Selain hammer toe, kondisi mallet toe juga umum terjadi.

Kedua kondisi ini dapat dipicu oleh jenis sepatu yang Anda gunakan, struktur kaki, trauma, dan beberapa masalah kesehatan tertentu.

Hammertoe ditunjukkan dengan sendi di pertengahan jari kaki yang bengkok, mallet toe justru memengaruhi sendi yang berada di dekat kuku jari kaki. Kedua kondisi ini biasanya terjadi pada jari kaki kedua, ketiga, dan keempat.

Untuk mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh hammertoe dan mallet toe, Anda mungkin harus mengganti model sepatu yang digunakan. Bahkan, jika rasa sakit tak kunjung reda karena kondisi yang dialami sudah cukup parah, Anda mungkin harus menjalani operasi.

Tanda & gejala hammertoe

Gejala paling utama dari hammertoe adalah sendi di tengah jari kaki yang bengkok. Awalnya, Anda masih bisa berusaha untuk meluruskannya kembali. Namun seiring berjalannya waktu, rasa sakitnya akan bertambah semakin parah.

Gangguan sistem gerak manusia yang fokus pada area kaki ini ditunjukkan oleh beberapa gejala, seperti:

  • Rasa sakit atau iritasi yang menyerang jemari kaki saat sedang menggunakan sepatu.
  • Muncul koreng dan kapalan di sela-sela jari kaki atau di bagian dasar kaki.
  • Peradangan yang ditandai dengan kemerahan dan sensasi panas.
  • Kontraksi jari kaki.
  • Terbentuknya luka terbuka, khususnya pada kasus yang sudah parah.

Penyebab & faktor risiko hammertoe

Hammertoe dan mallet toe sering kali dikaitkan dengan beberapa penyebab, seperti berikut.

1. Penggunaan sepatu tertentu

Penggunaan sepatu hak tinggi dan sepatu lain yang ukurannya terlalu kecil untuk kaki Anda mengharuskan jemari kaki berimpitan di dalam ruang yang sempit. Hal ini membuat jari kaki tidak bisa berada pada posisi normal.

Jari-jemari kaki yang harus terus-menerus berdesakan di dalam sepatu akhirnya menimbulkan kebiasaan pada jari kaki, sehingga posisinya akan tetap bengkok dan tidak beraturan meski Anda sedang tidak mengenakan sepatu.

Selain itu, jari kaki yang terus-terusan berdempet di dalam sepatu menyebabkan kaki kapalan dan berkoreng yang dapat memperparah hammertoe dan mallet toe.

2. Trauma

Selain penggunaan sepatu yang salah, hammertoe dan mallet toe juga dapat disebabkan oleh trauma dari cedera yang mungkin pernah Anda alami. Sebagai contoh, kaki Anda pernah terinjak, atau Anda pernah terpeleset hingga retak atau patah pada kaki, terutama jari.

Ya, kondisi-kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko mengalami kedua masalah sendi yang terjadi pada jemari kaki ini.

3. Otot jari kaki yang tidak normal

Anda mungkin juga mengalami ketidakseimbangan pada otot jari kaki, sehingga memicu jemari kaki untuk berkontraksi karena tidak dapat stabil.

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko hammertoe

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami gangguan muskuloskeletal ini, yaitu:

  • Usia. Potensi mengalami hammertoe dan mallet toe akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia.
  • Jenis kelamin. Wanita lebih rentan mengalami kedua kondisi ini dibanding pria.
  • Panjang jari kaki. Jika jari telunjuk kaki lebih panjang dibanding jempol kaki, risiko mengalami hammertoe dan mallet toe akan lebih besar.
  • Masalah kesehatan tertentu. Sebagai contoh, arthritis dan diabetes yang meningkatkan risiko Anda mengalami gangguan sendi.

Komplikasi hammertoe

Awalnya, jari kaki Anda masih bisa digerakkan meski mengalami hammertoe. Namun, jika jari kaki dibiarkan dalam keadaan hammertoe untuk waktu yang lama, tendon jari kaki bisa mengencang karena tak bisa diregangkan lurus ke ukuran penuhnya. Lama kelamaan, jari kaki akan bengkok permanen.

Jika tidak ditangani, hammertoe ringan bisa berubah menjadi cacat jari kaki yang permanen, menyebabkan kapalan dan luka setiap bagian dalam sepatu bergesekan dengan bagian jari kaki yang mengalami hammertoe.

Pengobatan hammertoe

Ada beberapa pengobatan yang bisa dijalani, tergantung pada seberapa parah kondisi Anda, di antaranya:

  • Penggunaan bebat untuk menahan jari kaki agar tetap lurus, jika jari yang mengalami hammertoe atau mallet toe masih tergolong fleksibel.
  • Latihan khusus untuk menggerakkan jari kaki Anda agar sendi tetap lentur dan fleksibel.
  • Jika jari kaki terasa begitu sakit, kompres dengan es baru beberapa kali dalam sehari.
  • Penggunaan obat golongan nonsteroidal anti-inflammatory disease (NSAID) seperti ibuprofen atau naproxen yang dapat meredakan rasa sakit.

Pada kasus yang sudah tergolong parah, Anda mungkin harus menjalani operasi untuk kembali meluruskan persendian di area jemari kaki.

Pencegahan hammertoe

Jika tidak ingin mengalami masalah persendian semacam ini, Anda bisa memastikan beberapa hal berikut saat sedang membeli sepatu:

  • Pastikan ada ruang yang cukup untuk jari-jari kaki saat mengunakan sepatu.
  • Pilih sepatu dengan hak yang rendah, karena menggunakan sepatu hak tinggi dapat meningkatkan risiko mengalami sakit punggung.
  • Pertimbangkan sepatu bertali karena lebih mudah diatur.

Selain itu, Mayo Clinic juga memberikan beberapa tips tambahan saat hendak membeli sepatu demi menghindari hammertoe dan mallet toe:

  • Beli sepatu saat sore menjelang malam, karena pada saat itu kaki Anda berukuran lebih besar.
  • Pastikan kembali ukuran sepatu Anda, karena seiring bertambahnya usia, bisa jadi ukuran sepatu ikut berubah.
  • Belilah sepatu yang ukurannya pas untuk kaki Anda, karena sepatu yang tidak pas dengan ukuran kaki dapat menyebabkan rasa tak nyaman. Apalagi jika ukurannya terlalu kecil.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Hammertoe and mallet toe. Retrieved 12 November 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hammertoe-and-mallet-toe/symptoms-causes/syc-20350839

Hammertoe. Retrieved 12 November 2020, from https://familydoctor.org/condition/hammer-toe/

Hammer Toe. Retrieved 12 November 2020, from https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases–conditions/hammer-toe

Hammertoe. Retrieved 12 November 2020, from https://www.foothealthfacts.org/conditions/hammertoe

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Tanggal diperbarui 01/12/2020
x